Larung Sembonyo Pantai Prigi, Budaya Eksotis Nelayan

Created on 09 September 2016

Labuh Larung Sembonyo merupakan upacara adat perwujudan rasa syukur nelayan terhadap tangkapan ikan yang melimpah dan permintaan keselamatan bagi nelayan Prigi saat melaut. Tradisi dan budaya yang dilestarikan masyarakat ini lahir dari Mitos atau hikayah yang berkembang dan diyakini oleh masyarakat teluk Prigi. Hikayah ini menceritakan tentang awal dibukanya kawasan atau babad alas teluk Prigi, yang menjadi cikal bakal atau asal usul adanya upacara Larung sembonyo ini. Masyarakat meyakini bahwasanya tradisi yang biasa dilakukan pada Senin Kliwon bulan Selo penanggalan jawa ini merupakan adat budaya yang harus dilestarikan. Akan ada yang kurang dan bila tradisi ini ditinggalkan. Upacara adat larung Sembonyo ini dilakukan oleh masyarakat nelayan dan petani utamanya bagi nelayan yang menggantungkan hidupnya di Teluk Prigi dalam penghormatan pada leluhur yang telah membuka atau babad alas teluk ini yaitu Tumenggung Yudho Negoro dan empat saudaranya. Diyakini bila upacara ini ditinggalkan ditakutkan akan ada gangguan dilaut, kesulitan menangkap ikan, gagal panen, wabah, bencana alam dan beberapa musibah lainnya.

Mengutip buku Informasi Pariwisata dan Budaya Kabupaten Trenggalek yang dikeluarkan dinas pariwisata, upacara Labuh Larung Sembonyo ini mulai tahun 1985 dilaksanakan secara besar-besaran setelah sebelumnya terhenti akibat situasi politik yang tidak memungkinkan. Peringatan Sembonyo saat ini sudah menjadi agenda tradisi budaya masyarakat Kabupaten Trenggalek yang rutin digelar. Pemkab Trenggalek ikut andil dalam rutin terselenggaranya upacara adat nelayan Teluk Prigi ini.

Upacara adat Labuh Larung Sembonyo ini dilaksanakan di Teluk Prigi, Desa Tasik madu atau Karanggongso Kec. Watulimo. Sedangkan upacara adat atau upacara tradisional lainnya tempat pelaksananaannya didesa Tasik madu, Prigi, Margomulyo, Karanggandu, dan Karanggongso itu disebut dengan berbagai istilah sedekah laut, larung sembonyo, upacara adat sembonyo, mbucal sembonyo, bersih laut. Sembonyo sebenarnya berasal dari nama mempelai tiruan, yang berupa boneka kecil dari tepung beras ketan. Adonan tepung ini dibentuk seperti layaknya sepasang mempelai yang sedang bersanding. Boneka ini didudukan diatas perahu lengkap dengan peralatan satang, yaitu alat unutuk menjalankan dan mengemudikan perahu. Penggambaran mempelai tiruan yang bersanding diatas perahu ini dilengkapi pula dengan sepasang mempelai tiruan terbuat dari ares batang pisang. Ares pisang ini dihiasi dengan bunga kenanga dan melati, lecari. Karena sembonyo mengambarkan mempelai, maka perlengkapan upacara adat sembonyo juga dilengkapi dengan seserahan atau sesaji serta perlengkapan lain seperti halnya upacara pernikahan tradisi jawa.

Tiruan mempelai yang disebut Sembonyo itu berkaitan dengan hikayah yang berkembang mengenai terjadinya tradisi larung sembonyo. Tradisi ini berawal dari suatu peristiwa yang diyakini ada dan terjadi pada waktu itu. Hikayah ini menceritakan mengenai pernikahan antara Raden Nganten Gambar Inten, dengan Raden Tumenggung Kadipaten Andong Biru atau Tumenggung Yodho Negoro. Raden Nganten Gambar Inten juga terkenal dengan nama raden Nganten Tengahan. Awal ceritanya ketika terjadinya kejenuhan kerajaan Surakarta ekspansi keluar dan berperang, karena masih banyak wilayahnya yang belum dibuka. Kala itu diceritakan Raja Surakarta memerintahkan Tumenggung Yudho Negoro yang terkenal satrio pinilih yang memiliki kemampuan luar biasa dalam berperang, untuk membuka wilayahnya ke arah Timur. Perluasan ini mulai dari Pacitan, Sumbreng Munjungan, Demuk Kalidawir Tulungagung dan Prigi Watulimo.

Tumenggung Yudho Negoro bersedia menjalankan perintah raja Surakarta itu dengan syarat membawa keempat saudara kandungnya, Raden Yauda yang selanjutnya di suruh mengembangkan wilayah di Lorok Pacitan, Raden Yaudi di Munjungan, Raden Pringo Jayeng Hadilogo di Demuk Kalidawir Tulungagung, dan Raden Prawiro Kusumo di Mbagusan Besuki Tulungagung. Syarat ini diterima raja, tidak menunggu lama berangkatlah kelima kesatria ini ke wilayah Timur untuk mengembangkan wilayah. Selain keempat saudaranya Raden Tumenggung Yudho Negoro didampingi pengikut setianya Hyang Pamong. Awal bersandar rombongan kelima saudara ini di Lorok Pacitan. Setelah terbuka, Raden Tumenggung Yudha Negoro memerintahkan kepada Adik paling tuanya pangeran Yauda untuk mengembangkan. Rombongan melanjutkan perjalanan ke Timur lagi dan mendarat di Sumbreng Munjungan. Di sini Tumenggung Yudho Negoro memerintahkan adiknya Pangeran Yahudi untuk mengembangkan. Ketika perjalanan mau mencapai Teluk Prigi tiba-tiba suasana menjadi gelap gulita dan tidak bisa ditembus. Teluk Prigi waktu itu ditutupi kekuatan gaib yang sulit ditembus. Segala upaya dilakukan rombongan ini namun tidak berhasil.

Karena tidak bisa masuk memaksa Raden Tumenggung Yudo Negoro dan Hyang Pamong duduk bersemedi di Bukit Kambe memohon petunjuk kepada Sang Maha Pencipta. Singkat cerita ketika bersemedi ini Hyang Pamong mendapatkan petunjuk, untuk bisa membuka kawasan Teluk Prigi ini Raden Tumenggung Yudho Negoro harus bersedia menikah dengan Raden Nganten Gambar Inten di Wilayah Tengahan. Mendapatkan petunjuk ini Raden Tumenggung Yudo Negoro segera ke pantai melakukan semedi untuk ketemu Raden Nganten Gambar Inten di wilayah tengahan dan melamarnya. Lamaran ini diterima dengan syarat. Syarat itu antara lain selama pelaksanaan pernikahan, upaya membuka wilayah Prigi baru dimulai, setelah dibuka wilayah baru ini dinamakan Prigi yang nantinya untuk tempat orang mencari nafkah, hari perkawinan supaya diperingati setiap tahun di Bulan Selo, hari Senin Kliwon yang ditandai dengan sedekah laut dan dimeriahkan hiburan Tayub. Hikayah inilah yang mengawali lahirnya tradisi Sembonyo ini.

Pelarungan sembonyo dan berbagai srasrahan dan sesaji ini didorong dengan niat, harapan dan permohonan untuk mendapatkan keselamatan dan memperoleh hasil dari laut dan daratan yang melimpah. Secara garis besar tahap tahap upacara adat Larung Sembonyo dibagi menjadi dua tahap persiapan yang meliputi malam widodaren membuat sembonyo, kembang mayang, menyiapkan encek/ sesaji serta menyiapkan kesenian jaranan untuk pengiring dan tahap pelaksanaan.

Sedangkan tahap pelaksanaan upacara Larung sembonyo adalah arak-arakan diberangkatkan dari kantor kecamatan watulimo menuju tempat pelelangan ikan yang telah dihiasi layaknya pesta pernikahan. Sembonyo diusung yang diriingi para petugas upacara dalam formasi tertentu. Bagian inilah yang menarik dan ditunggu penonton, setelah prosesi yang dilakukan di TPI tersebut, Sembonyo dan segala pelengkapnya dilarung ke tengah laut menggunakan perahu nelayan. Sebagian pengung bisa menaiki perahu yang disediakan panitia kegiatan untuk melihat prosesi di tengah laut. Tradisi ini tetap lestari sampai sekarang dan merupakan agenda tahunan yang menarik dan wajib dikunjungi untuk merasakan sensasinya. (Humas)

BERITA LAINNYA

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
Prev Next
Resmi Dilantik, Nur Arifin Menjadi Bupati Termuda di Tanah Air

28 MEI

Resmi Dilantik, Nur Arifin Menjadi Bupati Termuda di Tanah Air

Mochamad Nur Arifin (MNA), resmi dilantik menjadi Bupati Trenggalek, oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Selasa (28/5/2019). Pelantikan MNA sendiri dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi,...

Dilantik Gubernur, Mochamad Nur Arifin Resmi Jadi Bupati Trenggalek

28 MEI

Dilantik Gubernur, Mochamad Nur Arifin Resmi Jadi Bupati Trenggalek

Mengenakan baju PDU serba putih, Mochamad Nur Arifin diambil sumpah dan pelantikan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa untuk menjadi Bupati Trenggalek sisa masa jabatan...

Dapat WTP Beruntun 3 Kali, Ketua DPRD Apresiasi Pemkab Trenggalek

27 MEI

Dapat WTP Beruntun 3 Kali, Ketua DPRD Apresiasi Pemkab Trenggalek

Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek H. Samsul Anam, SH., MH., Apresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Trenggalek, karena kembali raih dan mempertahankan WTP tiga kali berturut-turut sejak 2016...

Raih WTP ke-3 Secara Beruntun, Gus Ipin Berterima Kasih Kepada Jajarannya

27 MEI

Raih WTP ke-3 Secara Beruntun, Gus Ipin Berterima Kasih Kepada Jajarannya

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur berikan penilaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), atas pemeriksaan laporan keuangan tahun 2018 Kabupaten Trenggalek, Senin (27/5/2019).   Kembali meraih...

Pemkab Trenggalek, Raih WTP ke-3

27 MEI

Pemkab Trenggalek, Raih WTP ke-3

Pemkab Trenggalek kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI atas laporan keuangan tahun anggaran 2018 yang disampaikan. WTP ini menjadi predikat WTP ke-3...

Tanggapi Pujian KPK Terkait Himbauan Gratifikasi, Nur Arifin : Itu Sudah Kewajiban Kita

27 MEI

Tanggapi Pujian KPK Terkait Himbauan Gratifikasi, Nur Arifin : Itu Sudah Kewajiban Kita

KPK memberikan pujian terhadap 37 Pemerintah Daerah, Baik Pemerintah Provinsi, Kabupaten maupun Kota yang telah menindaklanjuti edaran KPK terkait dengan tolak gratifikasi, tidak menerima parsel...

Segera Dilantik Menjadi Bupati, Gus Ipin Akan Aktifkan Kembali Sonjo Pendopo

25 MEI

Segera Dilantik Menjadi Bupati, Gus Ipin Akan Aktifkan Kembali Sonjo Pendopo

Kabar berkembang Mochamad Nur Arifin akan segera dilantik menjadi Bupati Trenggalek dalam kurun waktu dekat ini. Kabar tersebut tidak ditampik oleh pria yang akrab disebut...

Gus Ipin :  Banyak Yang Bisa Dikerjasamakan Antara KEIN maupun Jasa Tirta Energi untuk Trenggalek Lepas Landas

25 MEI

Gus Ipin : Banyak Yang Bisa Dikerjasamakan Antara KEIN maupun Jasa Tirta Energi untuk Trenggalek Lepas Landas

Temui delegasi Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) serta Dirut PT. Jasa Tirta Energi, Plt. Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin sebut banyak yang bisa dikerjasamakan antara...

Sekda Trenggalek : KEIN dan Jasa Tirta Energi Akan Bantu Trenggalek Berdayakan Sumberdaya dan Masyarakat

25 MEI

Sekda Trenggalek : KEIN dan Jasa Tirta Energi Akan Bantu Trenggalek Berdayakan Sumberdaya dan Masyarakat

Terima kunjungan kerja duta dari Komite Ekonomi dan Industri (KEIN), Sekda Trenggalek Ir. Joko Irianto, M.Si sebut KEIN dan Jasa Tirta Energi akan bantu masyarakat...

Plt. Bupati Trenggalek Tutup Kegiatan Safari Ramadhan dengan Nginap di Rumah Warga dan Ngabuburit di Tempat Wisata

24 MEI

Plt. Bupati Trenggalek Tutup Kegiatan Safari Ramadhan dengan Nginap di Rumah Warga dan Ngabuburit di Tempat Wisata

Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul dan Desa Cakul Kecamatan Dongko menjadi tujuan akhir kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Trenggalek tahun 2019. Dengan terkunjunginya dua kecamatan, Panggul...

Plt. Bupati Trenggalek, Tak Canggung Tidur Tidak Nyaman Saat Nginap di Rumah Warga

23 MEI

Plt. Bupati Trenggalek, Tak Canggung Tidur Tidak Nyaman Saat Nginap di Rumah Warga

Demi merasakan keluhan langsung masyarakatnya, Plt. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin tidak canggung nginap di rumah warganya. Tentunya dengan fasilitas minim bahkan jauh dari fasilitas...

Kembali Nginap Di Rumah Warga, Gus Ipin Ingin Merasakan Keluhan Warga

23 MEI

Kembali Nginap Di Rumah Warga, Gus Ipin Ingin Merasakan Keluhan Warga

Tradisi nginap di rumah warga berlanjut, setelah sekian lama terhenti karena menjelang Pilkades serentak di Kabupaten Trenggalek. Plt. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menginginkan kenetralan...

Gus Ipin Himbau Kamtibmas dalam Safari Ramadhan di Kecamatan Panggul

23 MEI

Gus Ipin Himbau Kamtibmas dalam Safari Ramadhan di Kecamatan Panggul

Kejadian persekusi terhadap salah satu warga yang menyebabkan satu nyawa melayang, menjadi pukulan berat serta pembelajaran bagi masyarakat Panggul untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat...

Plt. Bupati Berharap Masyarakat Mau Sedekah Informasi dan Ikut Mengawasi Kegiatan Fisik di Daerahnya

23 MEI

Plt. Bupati Berharap Masyarakat Mau Sedekah Informasi dan Ikut Mengawasi Kegiatan Fisik di Daerahnya

Plt. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin kembali Lapor Rakyat saat mengikuti kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Al Hilal, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Kamis (23/5/2019).   Bapak tiga...

Jelang Hari Raya, Pemkab Trenggalek Tidak Terima Parsel dan Bingkisan

23 MEI

Jelang Hari Raya, Pemkab Trenggalek Tidak Terima Parsel dan Bingkisan

Sebagai bentuk komitmen untuk mencegah tindak pidana gratifikasi, Pemkab Trenggalek berkomitmen untuk tidak menerima parsel maupun bingkisan  jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Himbauan tidak...

Lapor Rakyat, Gus Ipin: Akses Masyarakat Akan Dipermudah

20 MEI

Lapor Rakyat, Gus Ipin: Akses Masyarakat Akan Dipermudah

Memiliki tanggung jawab kepada masyarakat sebagai Kepala Daerah, Plt. Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin (Gus Ipin), melaporkan segala kegiatan Pemerintahannya. Hal itu disampaikan saat...

Serahkan Sertifikat untuk Masyarakat, Plt. Bupati Nur Arifin: Manfaatkan dengan Bijak

20 MEI

Serahkan Sertifikat untuk Masyarakat, Plt. Bupati Nur Arifin: Manfaatkan dengan Bijak

Plt. Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin (Gus Ipin), menyerahkan sebanyak 369 sertifikat kepada masyarakat Desa Watulimo, Senin (20/5/2019). Usai menyerahkan sertifikat, Gus Ipin berpesan...

Plt Bupati Trenggalek Serahkan 369 Sertifikat untuk Warga Desa Watulimo

20 MEI

Plt Bupati Trenggalek Serahkan 369 Sertifikat untuk Warga Desa Watulimo

Bertempat di Balai Desa Watulimo, Kecamatan Watulimo, Plt. Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin (Gus Ipin), serahkan 369 sertifikat kepada warga, Senin (20/5/2019).   Sebanyak 374...

Momentum Kebangkitan, Gus Ipin Ajak Jaga Persatuan Bangsa

20 MEI

Momentum Kebangkitan, Gus Ipin Ajak Jaga Persatuan Bangsa

Dalam Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Senin (20/5/2019), Plt Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin (Gus Ipin) mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan.   "Kita...

Gus Ipin : Pembangunan Bendungan Bagong Ditargetkan Selesai Tahun 2020

20 MEI

Gus Ipin : Pembangunan Bendungan Bagong Ditargetkan Selesai Tahun 2020

Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Kementerian PUPR dan Kementerian terkait kian serius mematangkan pembangunan Bendungan Bagong. Rencananya pelaksanaan pembangunan Tahap I dilaksanakan tahun ini dan target dapat...

Peringati Kebangkitan Nasional, Dorong Persatuan dan Kesatuan

20 MEI

Peringati Kebangkitan Nasional, Dorong Persatuan dan Kesatuan

Pemerintah Kabupaten Trenggalek gelar peringatan hari Kebangkitan Nasional, Senin (20/5/2019) di Alun-alun Trenggalek. Peringatan hari Kebangkitan Nasional ini diikuti oleh semua unsur masyarakat, baik TNI-POLRI,...

Gus Ipin Ajak Masyarakat Ikut Jaga dan Awasi Pekerjaan Fisik

17 MEI

Gus Ipin Ajak Masyarakat Ikut Jaga dan Awasi Pekerjaan Fisik

Plt. Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin (Gus Ipin), mengajak masyarakat untuk mau dan turut berpartisipasi mengawasi pekerjaan fisik Pemerintah di lingkungannya. Penyataan tersebut disampaikan...

Jawab Keluhan Masyarakat, Jalan Ngares-Sengon Akan Dibangun Pada Tahun 2019 Ini

17 MEI

Jawab Keluhan Masyarakat, Jalan Ngares-Sengon Akan Dibangun Pada Tahun 2019 Ini

Plt. Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin (Gus Ipin), kembali melaksanakan Safari Ramadhan bersama Forkopimda dan pimpinan OPD. Safari Ramadhan di Desa Sengon Kecamatan Bendungan,...

Gus Ipin Sapa Masyarakat Munjungan Dalam Safari Ramadhan

17 MEI

Gus Ipin Sapa Masyarakat Munjungan Dalam Safari Ramadhan

Bersurban putih, blangkon di kepala, ditambah beskap Jawa dengan bawahan jarik, Plt. Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin menyapa warga masyarakat Munjungan di Masjid Darul Falah...

Tarawih di Masjid Mujahidin Krandegan, Gus Ipin Berbagi Kecerian Dengan Masyarakat

16 MEI

Tarawih di Masjid Mujahidin Krandegan, Gus Ipin Berbagi Kecerian Dengan Masyarakat

Safari Ramadhan yang menjadi agenda rutin Pemkab Trenggalek, sedikit berbeda di tahun ini. Usai berbuka puasa, tim Safari Ramadhan melanjutkan kegiatan dengan sholat tarawih bersama...

Safari Ramadhan di Desa Senden, Plt Bupati Nur Arifin Dengarkan Aspirasi dan Buka Puasa Bersama Masyarakat

16 MEI

Safari Ramadhan di Desa Senden, Plt Bupati Nur Arifin Dengarkan Aspirasi dan Buka Puasa Bersama Masyarakat

Safari Ramadhan di hari keempat menyasar Desa Senden Kecamatan Kampak. Di Masjid Baiturrahman, Plt. Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin (Gus Ipin), dengarkan aspirasi dari...

Gus Ipin Ajak Pelawak Topan Promosikan Obyek Wisata Coban Wono Asri

16 MEI

Gus Ipin Ajak Pelawak Topan Promosikan Obyek Wisata Coban Wono Asri

Dari swadaya masyarakat, menjadi sebuah obyek wisata yang layak dinikmati. Air terjun atau Coban Wono Asri terletak di Desa Bangun Kecamatan Munjungan. Dinamakan Wono Asri...

Gus Ipin Ajak Topan Pelawak Merasakan Nginap di Rumah Warga

15 MEI

Gus Ipin Ajak Topan Pelawak Merasakan Nginap di Rumah Warga

Menginap di rumah warga menjadi salah satu agenda rutin yang dilakukan oleh Plt. Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin. Selain bertujuan merasakan langsung kehidupan warga kurang...

Safari Ramadhan di Kecamatan Munjungan, Gus Ipin Sempatkan Menginap di Rumah Warga

15 MEI

Safari Ramadhan di Kecamatan Munjungan, Gus Ipin Sempatkan Menginap di Rumah Warga

Usai dari Desa Sobo, Safari Ramadhan Plt. Bupati Trenggalek kemudian menuju Masjid Al Affan di Desa Ngulung Wetan Kecamatan Munjungan. Di lokasi ini, Plt. Bupati...

Dari lokasi  Shalat Tarawih di Munjungan, Plt. Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin beranjak menuju Dusun Kempong Desa Ngulung Wetan, Kecamatan Munjungan.

15 MEI

Dari lokasi Shalat Tarawih di Munjungan, Plt. Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin beranjak menuju Dusun Kempong Desa Ngulung Wetan,…

Bapak tiga anak ini mengagendakan menginap di rumah Slamet (40) warga RT. 1 RW. 1 Dusun Kempong Desa Ngulung Wetan. Bapak tiga anak ingin merasakan...

Pemkab Trenggalek Alokasikan 36,7 M untuk Kecamatan Munjungan

15 MEI

Pemkab Trenggalek Alokasikan 36,7 M untuk Kecamatan Munjungan

Mewakili masyarakat Munjungan, Rudianto Camat Munjungan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Pasalnya keperpihakan anggaran APBD untuk daerahnya cukup besar capai angka Rp. 36,737 miliar.   Pernyataan...

Ada-ada Saja Ulah Gus Ipin, Dari Kerjai Warga Hingga Data Masyarakat Miskin Yang Belum Tersentuh Program

14 MEI

Ada-ada Saja Ulah Gus Ipin, Dari Kerjai Warga Hingga Data Masyarakat Miskin Yang Belum Tersentuh Program

Kalau tidak usil bukan Moch. Nur Arifin, Plt. Bupati Trenggalek ini kerjai warga saat melakukan kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Huda Dusun Kranding, Desa...

Gus Ipin : Tidak Perlu Buat Proposal Menang Adipura, Desa Bisa Berbuat Banyak untuk Daerahnya

14 MEI

Gus Ipin : Tidak Perlu Buat Proposal Menang Adipura, Desa Bisa Berbuat Banyak untuk Daerahnya

Alih-alih memberikan motivasi kepada masyarakat Desa Karanganom, Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek, Plt. Bupati Trenggalek sosialisasikan Lomba Adipura Desa, Selasa (14/5/2019).   "Dengan menang Adipura, desa punya kecukupan...

Lapor Rakyat, Plt Bupati Trenggalek Sampaikan Alokasi APBD tahun 2019 di Kecamatan Durenan

14 MEI

Lapor Rakyat, Plt Bupati Trenggalek Sampaikan Alokasi APBD tahun 2019 di Kecamatan Durenan

Dalam kegiatan safari ramadhan, Plt Bupati Trenggalek kembali lapor rakyat. Sebagai abdi masyarakat dirinya menganggap punya kewajiban untuk melaporkan hasil kerja dan apa yang akan...

Safari Ramadhan Di Karanganom, Plt. Bupati Trenggalek Terima Keluhan Warga

14 MEI

Safari Ramadhan Di Karanganom, Plt. Bupati Trenggalek Terima Keluhan Warga

Hari kedua pelaksanaan safari ramadhan Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyasar Desa Karanganom Kecamatan Durenan. Hadir dalam kegiatan ini, Plt Bupati Trenggalek, H. Moch. Nur Arifin mendapatkan...

Pemkab Trenggalek Mulai Buka Pendaftaran Lelang 7 Posisi Pejabat Tinggi Pratama

14 MEI

Pemkab Trenggalek Mulai Buka Pendaftaran Lelang 7 Posisi Pejabat Tinggi Pratama

Panitia penyelanggara (Pansel) lelang jabatan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Trenggalek, mulai membuka pendaftaran sejak (14/5/2019) hingga (28/5/2019).   Ada 7 posisi Pejabat Tinggi Pratama yang akan dilelang....

Mulai dari Buka Bareng Ibu-ibu, Tarawih Bareng Warga, Himbau Kerukunan Pasca Pemilu, Lapor Rakyat hingga Adipura Desa

13 MEI

Mulai dari Buka Bareng Ibu-ibu, Tarawih Bareng Warga, Himbau Kerukunan Pasca Pemilu, Lapor Rakyat hingga Adipura Desa

Kegiatan safari ramadhan di hari pertama, Senin (13/5/2019) Plt Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin bersama Kapolres Trenggalek AKBP Didit B. W. S., Forkopimda dan segenap...

Gus Ipin Gunakan Safari Ramadhan untuk Lapor Rakyat Penggunaan APBD

13 MEI

Gus Ipin Gunakan Safari Ramadhan untuk Lapor Rakyat Penggunaan APBD

Plt. Bupati Trenggalek, Moch. Nur. Arifin manfaatkan kegiatan safari ramadhan untuk lapor rakyat, Senin (13/5/2019) di Masjid Miftahul Huda Desa Prambon Kecamatan Tugu Trenggalek.   "Sebagai abdi...

Safari Ramadhan, Gus Ipin Ajak Kembali Masyarakat Untuk Membangun Bangsa

13 MEI

Safari Ramadhan, Gus Ipin Ajak Kembali Masyarakat Untuk Membangun Bangsa

"Pesta telah usai, saatnya kita kembali kepada rutinitas kita lagi," ungkap Plt. Bupati Trenggalek, H. Moch. Nur Arifin saat melakukan kegiatan safari ramadhan di Masjid...

Safari Ramadhan di Desa Prambon, Plt Bupati Trenggalek Serahkan Bantuan untuk Masyarakat

13 MEI

Safari Ramadhan di Desa Prambon, Plt Bupati Trenggalek Serahkan Bantuan untuk Masyarakat

Plt. Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin, bersama dengan Forkopimda, beberapa pejabat dilingkup pemkab Trenggalek, dan beberapa Tokoh Agama lakukan safari ramadhan, Senin (13/5/2019).   Pertama Desa...