Larung Sembonyo Pantai Prigi, Budaya Eksotis Nelayan

Created on 09 September 2016

Labuh Larung Sembonyo merupakan upacara adat perwujudan rasa syukur nelayan terhadap tangkapan ikan yang melimpah dan permintaan keselamatan bagi nelayan Prigi saat melaut. Tradisi dan budaya yang dilestarikan masyarakat ini lahir dari Mitos atau hikayah yang berkembang dan diyakini oleh masyarakat teluk Prigi. Hikayah ini menceritakan tentang awal dibukanya kawasan atau babad alas teluk Prigi, yang menjadi cikal bakal atau asal usul adanya upacara Larung sembonyo ini. Masyarakat meyakini bahwasanya tradisi yang biasa dilakukan pada Senin Kliwon bulan Selo penanggalan jawa ini merupakan adat budaya yang harus dilestarikan. Akan ada yang kurang dan bila tradisi ini ditinggalkan. Upacara adat larung Sembonyo ini dilakukan oleh masyarakat nelayan dan petani utamanya bagi nelayan yang menggantungkan hidupnya di Teluk Prigi dalam penghormatan pada leluhur yang telah membuka atau babad alas teluk ini yaitu Tumenggung Yudho Negoro dan empat saudaranya. Diyakini bila upacara ini ditinggalkan ditakutkan akan ada gangguan dilaut, kesulitan menangkap ikan, gagal panen, wabah, bencana alam dan beberapa musibah lainnya.

Mengutip buku Informasi Pariwisata dan Budaya Kabupaten Trenggalek yang dikeluarkan dinas pariwisata, upacara Labuh Larung Sembonyo ini mulai tahun 1985 dilaksanakan secara besar-besaran setelah sebelumnya terhenti akibat situasi politik yang tidak memungkinkan. Peringatan Sembonyo saat ini sudah menjadi agenda tradisi budaya masyarakat Kabupaten Trenggalek yang rutin digelar. Pemkab Trenggalek ikut andil dalam rutin terselenggaranya upacara adat nelayan Teluk Prigi ini.

Upacara adat Labuh Larung Sembonyo ini dilaksanakan di Teluk Prigi, Desa Tasik madu atau Karanggongso Kec. Watulimo. Sedangkan upacara adat atau upacara tradisional lainnya tempat pelaksananaannya didesa Tasik madu, Prigi, Margomulyo, Karanggandu, dan Karanggongso itu disebut dengan berbagai istilah sedekah laut, larung sembonyo, upacara adat sembonyo, mbucal sembonyo, bersih laut. Sembonyo sebenarnya berasal dari nama mempelai tiruan, yang berupa boneka kecil dari tepung beras ketan. Adonan tepung ini dibentuk seperti layaknya sepasang mempelai yang sedang bersanding. Boneka ini didudukan diatas perahu lengkap dengan peralatan satang, yaitu alat unutuk menjalankan dan mengemudikan perahu. Penggambaran mempelai tiruan yang bersanding diatas perahu ini dilengkapi pula dengan sepasang mempelai tiruan terbuat dari ares batang pisang. Ares pisang ini dihiasi dengan bunga kenanga dan melati, lecari. Karena sembonyo mengambarkan mempelai, maka perlengkapan upacara adat sembonyo juga dilengkapi dengan seserahan atau sesaji serta perlengkapan lain seperti halnya upacara pernikahan tradisi jawa.

Tiruan mempelai yang disebut Sembonyo itu berkaitan dengan hikayah yang berkembang mengenai terjadinya tradisi larung sembonyo. Tradisi ini berawal dari suatu peristiwa yang diyakini ada dan terjadi pada waktu itu. Hikayah ini menceritakan mengenai pernikahan antara Raden Nganten Gambar Inten, dengan Raden Tumenggung Kadipaten Andong Biru atau Tumenggung Yodho Negoro. Raden Nganten Gambar Inten juga terkenal dengan nama raden Nganten Tengahan. Awal ceritanya ketika terjadinya kejenuhan kerajaan Surakarta ekspansi keluar dan berperang, karena masih banyak wilayahnya yang belum dibuka. Kala itu diceritakan Raja Surakarta memerintahkan Tumenggung Yudho Negoro yang terkenal satrio pinilih yang memiliki kemampuan luar biasa dalam berperang, untuk membuka wilayahnya ke arah Timur. Perluasan ini mulai dari Pacitan, Sumbreng Munjungan, Demuk Kalidawir Tulungagung dan Prigi Watulimo.

Tumenggung Yudho Negoro bersedia menjalankan perintah raja Surakarta itu dengan syarat membawa keempat saudara kandungnya, Raden Yauda yang selanjutnya di suruh mengembangkan wilayah di Lorok Pacitan, Raden Yaudi di Munjungan, Raden Pringo Jayeng Hadilogo di Demuk Kalidawir Tulungagung, dan Raden Prawiro Kusumo di Mbagusan Besuki Tulungagung. Syarat ini diterima raja, tidak menunggu lama berangkatlah kelima kesatria ini ke wilayah Timur untuk mengembangkan wilayah. Selain keempat saudaranya Raden Tumenggung Yudho Negoro didampingi pengikut setianya Hyang Pamong. Awal bersandar rombongan kelima saudara ini di Lorok Pacitan. Setelah terbuka, Raden Tumenggung Yudha Negoro memerintahkan kepada Adik paling tuanya pangeran Yauda untuk mengembangkan. Rombongan melanjutkan perjalanan ke Timur lagi dan mendarat di Sumbreng Munjungan. Di sini Tumenggung Yudho Negoro memerintahkan adiknya Pangeran Yahudi untuk mengembangkan. Ketika perjalanan mau mencapai Teluk Prigi tiba-tiba suasana menjadi gelap gulita dan tidak bisa ditembus. Teluk Prigi waktu itu ditutupi kekuatan gaib yang sulit ditembus. Segala upaya dilakukan rombongan ini namun tidak berhasil.

Karena tidak bisa masuk memaksa Raden Tumenggung Yudo Negoro dan Hyang Pamong duduk bersemedi di Bukit Kambe memohon petunjuk kepada Sang Maha Pencipta. Singkat cerita ketika bersemedi ini Hyang Pamong mendapatkan petunjuk, untuk bisa membuka kawasan Teluk Prigi ini Raden Tumenggung Yudho Negoro harus bersedia menikah dengan Raden Nganten Gambar Inten di Wilayah Tengahan. Mendapatkan petunjuk ini Raden Tumenggung Yudo Negoro segera ke pantai melakukan semedi untuk ketemu Raden Nganten Gambar Inten di wilayah tengahan dan melamarnya. Lamaran ini diterima dengan syarat. Syarat itu antara lain selama pelaksanaan pernikahan, upaya membuka wilayah Prigi baru dimulai, setelah dibuka wilayah baru ini dinamakan Prigi yang nantinya untuk tempat orang mencari nafkah, hari perkawinan supaya diperingati setiap tahun di Bulan Selo, hari Senin Kliwon yang ditandai dengan sedekah laut dan dimeriahkan hiburan Tayub. Hikayah inilah yang mengawali lahirnya tradisi Sembonyo ini.

Pelarungan sembonyo dan berbagai srasrahan dan sesaji ini didorong dengan niat, harapan dan permohonan untuk mendapatkan keselamatan dan memperoleh hasil dari laut dan daratan yang melimpah. Secara garis besar tahap tahap upacara adat Larung Sembonyo dibagi menjadi dua tahap persiapan yang meliputi malam widodaren membuat sembonyo, kembang mayang, menyiapkan encek/ sesaji serta menyiapkan kesenian jaranan untuk pengiring dan tahap pelaksanaan.

Sedangkan tahap pelaksanaan upacara Larung sembonyo adalah arak-arakan diberangkatkan dari kantor kecamatan watulimo menuju tempat pelelangan ikan yang telah dihiasi layaknya pesta pernikahan. Sembonyo diusung yang diriingi para petugas upacara dalam formasi tertentu. Bagian inilah yang menarik dan ditunggu penonton, setelah prosesi yang dilakukan di TPI tersebut, Sembonyo dan segala pelengkapnya dilarung ke tengah laut menggunakan perahu nelayan. Sebagian pengung bisa menaiki perahu yang disediakan panitia kegiatan untuk melihat prosesi di tengah laut. Tradisi ini tetap lestari sampai sekarang dan merupakan agenda tahunan yang menarik dan wajib dikunjungi untuk merasakan sensasinya. (Humas)

BERITA LAINNYA

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
Prev Next
Kompak Pakai Pakaian Adat, Bupati Trenggalek : Kita Ingin Meneguhkan Indonesia Itu Berbeda-beda Namun Tetap Satu

17 AGUSTUS

Kompak Pakai Pakaian Adat, Bupati Trenggalek : Kita Ingin Meneguhkan Indonesia Itu Berbeda-beda Namun Tetap Satu

Segenap tamu undangan yang hadir dalam peringatan HUT RI ke-74 tahun 2019 di Trenggalek kompak mengenakan baju adat nasional, dalam upacara penurunan bendera, Sabtu (17/8/2019).   "Semua...

Terbawa Alur Cerita Sosiodrama  Perburuan, Bupati Trenggalek Sempat Teteskan Air Mata

17 AGUSTUS

Terbawa Alur Cerita Sosiodrama Perburuan, Bupati Trenggalek Sempat Teteskan Air Mata

Sosiodrama 'Kepulangan' sukses menggiring emosi penontonnya. Menyaksikan langsung drama ini, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin sempat meneteskan air mata.   Kepulangan ini merupakan salah satu judul cerita...

Hari Kemerdekaan, Bupati Trenggalek Serahkan Ratusan Remisi Kepada  Penghuni Rutan Kelas II Trenggalek

17 AGUSTUS

Hari Kemerdekaan, Bupati Trenggalek Serahkan Ratusan Remisi Kepada Penghuni Rutan Kelas II Trenggalek

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin serahkan remisi kepada ratusan penghuni Rutan Kelas II Trenggalek pada peringatan HUT RI ke-74 tahun 2019, Sabtu (17/8).   Remisi ini diberikan...

Peringati HUT RI ke-74, Bupati Trenggalek Ajak Generasi Muda Mengambil Peran Untuk 1 Abad Kemerdekaan RI

17 AGUSTUS

Peringati HUT RI ke-74, Bupati Trenggalek Ajak Generasi Muda Mengambil Peran Untuk 1 Abad Kemerdekaan RI

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengajak peran pemuda untuk lebih aktif dan mau mengambil peran dalam pembangunan guna memberikan kado spesial 1 abad bangsa ini...

Peringati Jasa Pahlawan Dengan Apel Kehormatan dan Renungan Suci

17 AGUSTUS

Peringati Jasa Pahlawan Dengan Apel Kehormatan dan Renungan Suci

Sinergi dengan seluruh lintas sektor seperti TNI-POLRI, Pemerintah Kabupaten Trenggalek gelar apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Karangsoko, Jum'at malam, (16/8)...

Gus Ipin : Renungan Suci Upaya Kita Menjiwai Gugurnya Para Pahlawan

16 AGUSTUS

Gus Ipin : Renungan Suci Upaya Kita Menjiwai Gugurnya Para Pahlawan

Hormati jasa para pahlawan yang gugur merebut kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Karangsoko Trenggalek, Jum'at...

Kabag Protokol Gugah Motivasi Petugas Paskibraka Trenggalek Sebelum Jalankan Tugas

16 AGUSTUS

Kabag Protokol Gugah Motivasi Petugas Paskibraka Trenggalek Sebelum Jalankan Tugas

Berikan materi malam kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, Kabag Protokol dan Rumah Tangga Setda Trenggalek, Drs. ST. Triadi Admono, M.Si., menghimbau kepada 72 Pasukan Pengibar...

Hadiri Baksos Pengadilan Agama, Bupati Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Tidak Patah Semangat

16 AGUSTUS

Hadiri Baksos Pengadilan Agama, Bupati Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Tidak Patah Semangat

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin ajak anak yatim dan kaum dhuafa untuk tidak patah semangat menjalani hidup. Hal ini disampaikan olehnya saat menyerahkan santunan anak...

Kompak Gunakan Pakaian Adat Saat Penurunan Bendera, Bupati Trenggalek Ingin Tepis Isu Deintegritas Bangsa

16 AGUSTUS

Kompak Gunakan Pakaian Adat Saat Penurunan Bendera, Bupati Trenggalek Ingin Tepis Isu Deintegritas Bangsa

Menampik isu intoleransi dan deintegritas bangsa, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengajak seluruh undangan upacara penurunan bendera 17 Agustus 2019 mengenakan pakaian adat Nusantara. Dengan...

Tak Kenal Lelah Bupati Trenggalek Terjun Langsung Promosikan Potensi Wisata di Daerahnya

16 AGUSTUS

Tak Kenal Lelah Bupati Trenggalek Terjun Langsung Promosikan Potensi Wisata di Daerahnya

Kegigihan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin untuk mempromosikan daerahnya khusus disektor pariwisata memang tidak perlu diragukan lagi.   Suami Novita Hardini ini sampai rela terjun langsung untuk...

Bupati Trenggalek, Usulkan Beberapa Proyek Strategis Nasional Ke Bappenas dan Kemendes

16 AGUSTUS

Bupati Trenggalek, Usulkan Beberapa Proyek Strategis Nasional Ke Bappenas dan Kemendes

Dorong upaya percepatan pembangunan di daerahnya, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin   Lakukan kunjungan kerja ke Jakarta. Berbagi tugas dengan Sekdanya, Joko Irianto, Bupati termuda ini ingin...

Pimpin Apel Peringatan Hari Pramuka, Bupati Trenggalek Ajak Jaga Lingkungan

14 AGUSTUS

Pimpin Apel Peringatan Hari Pramuka, Bupati Trenggalek Ajak Jaga Lingkungan

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, pimpin apel peringatan Hari Pramuka ke-58 tahun 2019 di Bumi Perkemahan Umbulan Desa Jajar Kecamatan Gandusari, Rabu (14/8/2019). Hadir juga...

Kukuhkan Anggota Paskibraka, Bupati Nur Arifin Ajak Tanamkan Semangat Juang Merah Putih dalam Keseharian

13 AGUSTUS

Kukuhkan Anggota Paskibraka, Bupati Nur Arifin Ajak Tanamkan Semangat Juang Merah Putih dalam Keseharian

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, kukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Trenggalek tahun 2019 di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Selasa (13/8/2019).   Anggota Paskibraka...

Sampaikan Nota Penjelasan PAPBD, Bupati dan DPRD Trenggalek Maksimalkan Waktu di Penghujung Pengabdian

12 AGUSTUS

Sampaikan Nota Penjelasan PAPBD, Bupati dan DPRD Trenggalek Maksimalkan Waktu di Penghujung Pengabdian

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, sampaikan Nota Penjelasan Ranperda Perubahan APBD tahun anggaran 2019 kepada DPRD Kabupaten Trenggalek melalui Sidang Paripurna, Senin (12/8/2019).   "Kita sampaikan rancangan...

Bupati Trenggalek Serahkan Satu Ekor Sapi Qurban Kepada Ta'mir Masjid Agung Baiturrahman

11 AGUSTUS

Bupati Trenggalek Serahkan Satu Ekor Sapi Qurban Kepada Ta'mir Masjid Agung Baiturrahman

Pada hari raya Idul Adha tahun ini, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Gus Ipin), menyerahkan seekor sapi seberat hampir satu ton kepada ta'mir Masjid Agung...

Gus Ipin: Hakikat Qurban Adalah Berbagi dengan Sesama

11 AGUSTUS

Gus Ipin: Hakikat Qurban Adalah Berbagi dengan Sesama

Bersama dengan ribuan jamaah, Bupati Trenggalek dan Sekretaris Daerah serta jajaran pimpinan OPD laksanakan sholat Idul Adha di Masjid Agung Baiturrahman, Minggu (11/8/2019).   Pada sambutannya, Bupati...

Bupati Trenggalek dan Dansatgas TMMD, Sambut Kedatangan Pangdam V Brawijaya di Bumi Sopal

08 AGUSTUS

Bupati Trenggalek dan Dansatgas TMMD, Sambut Kedatangan Pangdam V Brawijaya di Bumi Sopal

Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, Panglima Kodam V Brawijaya Surabaya berkunjung ke Kabupaten Trenggalek, Kamis (8/8/2019). Kedatangan Pangdam ini langsung disambut Bupati Trenggalek,...

Asisten II Sekda Berangkatkan Peserta Gerak Jalan Putri

07 AGUSTUS

Asisten II Sekda Berangkatkan Peserta Gerak Jalan Putri

Semarak peringatan HUT RI ke-74 tahun 2019 cukup terasa di Kabupaten Trenggalek. Berbagai kegiatan dikemas apik untuk memperingati hari yang cukup bersejarah ini.   Rabu, (7/8/2019) Asisten...

Komandan Satgas TMMD Paparkan Pelaksanaan TMMD 105 di Trenggalek

06 AGUSTUS

Komandan Satgas TMMD Paparkan Pelaksanaan TMMD 105 di Trenggalek

Sambut kedatangan Wasev TMMD, Brigjen TNI Sucipto ke Trenggalek, untuk melakukan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan TMMD di Trenggalek, Komandan Satgas TMMD 105 Trenggalek, Letkol Inf...

Sugeng Widodo : Kegiatan Seperti TMMD Masih Sangat Dibutuhkan di Trenggalek

06 AGUSTUS

Sugeng Widodo : Kegiatan Seperti TMMD Masih Sangat Dibutuhkan di Trenggalek

Sangat tepat bila pelaksanaan TMMD dilaksanakan di Kecamatan Bendungan, ungkap Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Trenggalek Sugeng Widodo, SH., yang mewakili Bupati Trenggalek dalam rangka...

Wasev TMMD 105 : Pemerintah Trenggalek Bisa Kombinasikan Sejarah  Untuk Mempromosikan Potensi Wisata

05 AGUSTUS

Wasev TMMD 105 : Pemerintah Trenggalek Bisa Kombinasikan Sejarah Untuk Mempromosikan Potensi Wisata

Wasev TMMD 105, Brigjen TNI Sucipto datang ke Trenggalek untuk melakukan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan TMMD 105 di Kabupaten Trenggalek, Senin (5/8/2019). Kedatangan Wasev TMMD...

Kunjungi Trenggalek, Brigjen Sucipto Akan Lakukan Pengawasan dan Evaluasi TMMD

05 AGUSTUS

Kunjungi Trenggalek, Brigjen Sucipto Akan Lakukan Pengawasan dan Evaluasi TMMD

Wasev TMMD 105, Brigjen Sucipto melakukan kunjungan ke Kabupaten Trenggalek, Senin (5/8/2019). Kedatangannya disambut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Paringgitan Pendopo Manggala Praja Nugraha...

Bupati Trenggalek Sambut Kunjungan Wasev TMMD 105 di Trenggalek

05 AGUSTUS

Bupati Trenggalek Sambut Kunjungan Wasev TMMD 105 di Trenggalek

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin sambut kedatangan kunjungan kerja Wasev TMMD 105, Brigjen TNI Sucipto ke Trenggalek, Senin malam (5/8/2019).   Staf Ahli Kepala Satuan Angkatan Darat...

Tinjau Rumah Jaitun, Bupati Nur Arifin: Kemanunggalan TNI dan Masyarakat Memberikan Secercah Kegembiraan

05 AGUSTUS

Tinjau Rumah Jaitun, Bupati Nur Arifin: Kemanunggalan TNI dan Masyarakat Memberikan Secercah Kegembiraan

Dalam kunjungannya untuk meninjau pelaksanaan TMMD di Kecamatan Bendungan, Bupati Trenggalek bersama Komandan Satgas TMMD 105 mengunjungi beberapa rumah warga penerima bantuan bedah rumah tidak...

Kendarai Kuda Besi, Bupati Trenggalek Coba Rabat Jalan Hasil TMMD

05 AGUSTUS

Kendarai Kuda Besi, Bupati Trenggalek Coba Rabat Jalan Hasil TMMD

Telah selesai 100 persen, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mencoba jalan hasil dari giat TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) di Kecamatan Bendungan, Senin (5/8/2019). Didampingi...

Bupati Nur Arifin Apresiasi Kampanye Lingkungan dalam Trenggalek Pop Culture Parade 2019

04 AGUSTUS

Bupati Nur Arifin Apresiasi Kampanye Lingkungan dalam Trenggalek Pop Culture Parade 2019

Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-825 Kabupaten Trenggalek, Minggu (4/8/2019), Pemkab Trenggalek menggelar pawai kreativitas kostum dan mobil hias...

Bupati Trenggalek dan Istri Jenguk Bayi Malang yang Dibuang di Pasar Gandusari

04 AGUSTUS

Bupati Trenggalek dan Istri Jenguk Bayi Malang yang Dibuang di Pasar Gandusari

Mendengar laporan penemuan bayi yang dibuang di wilayah Kecamatan Gandusari, membuat Bupati Trenggalek beserta istri bergegas menjenguk bayi malang tersebut di RSUD dr. Soedomo, Minggu...

Bupati Nur Arifin Bersama Istri Ikut Gowes dalam TMBA 2019

04 AGUSTUS

Bupati Nur Arifin Bersama Istri Ikut Gowes dalam TMBA 2019

Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali menggelar Trenggalek Mountain Bike Adventure (TMBA) 2019, Minggu (4/8). Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama istri, Novita Hardini, ikut bersepeda dalam...

Bupati Trenggalek Beserta Istri Ikut Ramaikan Trenggalek Ethnic Carnival 2019

03 AGUSTUS

Bupati Trenggalek Beserta Istri Ikut Ramaikan Trenggalek Ethnic Carnival 2019

Trenggalek Ethnic Carnival 2019 kembali digelar, Sabtu (3/8/2019). Kegiatan yang menampilkan beragam seni budaya tradisional tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-74 RI dan...

Kenakan Busana Casual Jawa, Bupati Trenggalek Ajak Kaum Milenial Tak Lupakan Budaya Jawa

03 AGUSTUS

Kenakan Busana Casual Jawa, Bupati Trenggalek Ajak Kaum Milenial Tak Lupakan Budaya Jawa

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama istri, Novita Hardini, dan Sekretaris Daerah, Ir. Joko Irianto, M.Si., turut meriahkan rangkaian pawai pada Trenggalek Ethnic Carnival, Sabtu...

Gagrak Ampak-Ampak Ngalengko Dirojo Curi Perhatian di Trenggalek Ethnic Carnival

01 AGUSTUS

Gagrak Ampak-Ampak Ngalengko Dirojo Curi Perhatian di Trenggalek Ethnic Carnival

Trenggalek Ethnic Carnival memang digelar untuk mendorong kreatifitas siswa siswi dalam melestarikan seni budaya tradisional. Tidak hanya kesenian lokal, namun juga kesenian nusantara seperti wayang...

Terima Peserta Trenggalek Ethnic Carnival, Bupati Nur Arifin : Tidak Hanya Tradisi Trenggalek Tetapi Juga Nusantara

01 AGUSTUS

Terima Peserta Trenggalek Ethnic Carnival, Bupati Nur Arifin : Tidak Hanya Tradisi Trenggalek Tetapi Juga Nusantara

Berbagai macam seni budaya tradisional ditampilkan dalam Trenggalek Ethnic Carnival 2019 dalam rangka memperingati HUT ke 74 Republik Indonesia. Kamis (1/8/2019), Trenggalek Ethnic Carnival diikuti...

Bupati Trenggalek Buka Pelatihan Paskibraka Kabupaten Trenggalek

31 JULI

Bupati Trenggalek Buka Pelatihan Paskibraka Kabupaten Trenggalek

Pengibaran bendera pusaka pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan hal sakral dan tidak bisa dianggap remeh. Untuk itu, Pemkab Trenggalek selalu rutin menggelar pelatihan...

Sholawat Bersama Habib Syech, Bupati Nur Arifin Mohon Doa untuk Kabupaten Trenggalek

30 JULI

Sholawat Bersama Habib Syech, Bupati Nur Arifin Mohon Doa untuk Kabupaten Trenggalek

Kembali berkesempatan untuk bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memohon doa untuk keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat Trenggalek.   Hal...

Bupati Trenggalek Bersama Forkopimda Tandai Dimulainya Pembangunan GOR Tipe B

30 JULI

Bupati Trenggalek Bersama Forkopimda Tandai Dimulainya Pembangunan GOR Tipe B

Pemerintah Kabupaten Trenggalek segera merealisasikan pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) tipe B yang berlokasi di kawasan Jalan Brigjend Soetran. Dengan luas bangunan 45x51 meter persegi...

Sekda Trenggalek Buka Bimtek Pengawasan Internal Kearsipan 2019

30 JULI

Sekda Trenggalek Buka Bimtek Pengawasan Internal Kearsipan 2019

Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Ir. Joko Irianto, M.Si., membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Internal Kearsipan Bagi Tim Audit Kearsipan Kabupaten Trenggalek, Selasa (30/7) di...

Tekan Angka Stunting, Bunda PAUD Trenggalek Dukung Gerakan Sarapan Padat Nutrisi

30 JULI

Tekan Angka Stunting, Bunda PAUD Trenggalek Dukung Gerakan Sarapan Padat Nutrisi

Sebanyak kurang lebih 1500 siswa siswi PAUD se-Kabupaten Trenggelek ikut menyemarakkan Gerakan Sarapan Padat Nutrisi di Alun-Alun, Selasa (30/7/2019).   Gerakan yang dicanangkan oleh HIMPAUDI tersebut bertujuan...

Calon Investor Melihat Banyak Peluang Usaha di Perkebunan Kopi Dilem Wilis

28 JULI

Calon Investor Melihat Banyak Peluang Usaha di Perkebunan Kopi Dilem Wilis

Melanjutkan kegiatan Business Trip di Trenggalek, para calon investor meninjau potensi investasi di area perkebunan kopi Dilem Wilis, Minggu (28/7/2019).   Di lokasi ini terdapat potensi wisata...

Novita Hardini, Buka Kegiatan Grand Final Duta Genre Trenggalek 2019

27 JULI

Novita Hardini, Buka Kegiatan Grand Final Duta Genre Trenggalek 2019

Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Mochamad buka kegiatan grand final Duta Generasi Berencana (Genre) Trenggalek tahun 2019 di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek,...

Bupati Nur Arifin Ajak Para Calon Investor Mengeksplorasi Potensi Investasi di Kabupaten Trenggalek

27 JULI

Bupati Nur Arifin Ajak Para Calon Investor Mengeksplorasi Potensi Investasi di Kabupaten Trenggalek

Melanjutkan kegiatan Business Trip dalam rangka Investment Auction (lelang investasi), Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengajak para calon investor untuk mengeksplorasi beragam potensi investasi di...