Pemprov Jatim Terjunkan Tim Investigasi Dalami Kejadian Hilangnya Batu Nisan Menaksopal

Created on 07 February 2019

Kejadian hilangnya Batu Nisan dan Tabung Jenar Makam Menaksopal Januari 2019 lalu, segera direspon oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kamis (7/2/2019), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jatim menurunkan tim untuk melakukan investigasi dilapangan.

 

Tiga orang, yang terdiri dari Kabid Cagar Budaya dan Sejarah, Dra. Endang Prasanti, MM, bersama dengan dua orang stafnya Riana Indrawati dan Aruna Priyayudanta datang ke Trenggalek untuk melakukan peninjauan.

 

Ditemani Kabid Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Drs. Surjono, dan beberapa staf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek maupun juru kunci, tim dari Provinsi ini melakukan pencatatan dan menggali informasi dilapangan.

Endang Prasanti, Kabid Cagar Budaya dan Sejarah Provinsi Jatim ini menuturkan menindaklanjuti laporan dari Disparbud Trenggalek terkait dengan kasus hilangnya batu nisan tabung jenar makam Menaksopal yang terjadi pada awal Januari lalu, kami mendapatkan perintah dari Kepala Dinas untuk melihat kebenaran dari berita ini, dan ternyata itu benar, ungkapnya.

 

Kabar gembiranya kasus ini telah ditangani oleh Kepolisian Resort Trenggalek, terang Endang.

 

Yang menjadi pokok permasalahan menurut kami, sebetulnya bukan hanya pencurian ini, namun lebih jauh lagi saat ini sudah waktunya masyarakat bekerja sama dengan instansi terkait baik pemerintah maupun pihak kepolisian, untuk mulai sangat serius menjaga barang peninggalan yang bersifat arkeologi.

 

Artinya harus diakui bawasanya kita sekarang ini tidak lepas dari sejarah. Apa yang terjadi saat ini itu tidak lepas dari apa yang dilakukan oleh nenek moyang kita dahulu dan apa yang kita lakukan sekarang ini akan bermanfaat bagi masa depan.

 

Perlu adanya keseriusan dari semua pihak untuk menjaga peninggalan sejarah, salah satunya seperti Makam Menaksopal ini.

 

Kabid Cagar Budaya dan Sejarah ini menambahkan, sebenarnya saya kaget dengan peristiwa ini, karena pencurian batu nisan makan itu sesuatu peristiwa diluar nalar dan tidak lazim. Menurutnya kejadian ini kuat dihubungkan dengan aktifitas klenik atau ilmu hitam.

 

Dihimbau Endang, Nisan adalah sebuah batu atau barang yang dibuat oleh manusia, jangan percaya bila batu itu bertuah atau ada kekuatan didalamnya. Bila ingin meminta janganlah kepada benda, melainkan mintalah kepada Sang Pencipta, tuturnya.

 

Selain itu Endang juga menghimbau kepada Pemerintah Daerah perlunya untuk membentuk Tim Cagar Budaya yang bertugas menetapkan obyek di daerahnya sebagai cagar budaya.

 

Bila obyek tersebut sudah ditetapkan sebagai cagar budaya dengan ditetapkan melalui SK Bupati atau Walikota, Pemerintah Daerah bisa bekerjasama dengan Pemerintah Pusat untuk maintenance pemanfaatannya sesuai dengan sifat dari cagar budaya itu sendiri

 

Lebih lanjut, Kabid Cagar Budaya dan Sejarah ini menjelaskan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada makam ini masuk kedalam situs, artinya disitu ada peristiwanya dan juga ada artefaknya.

 

Sedangkan bila tidak diketemukan Endang menyarankan untuk tidak dibuatkan replika, karena tidak mempengaruhi struktur bangunan. Bila tidak dibuatkan tidak mempengaruhi bangunan intinya, tidak rusak.

 

Namun bila itu dianggap perlu Kabid Cagar Budaya dan Sejarah Provinsi Jatim ini mempersilahkan kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk membuat. Namun menurutnya perlu adanya catatan-catatan yang menjelaskan terkait hal ini, pungkasnya. (Humas)

 

Persiapan Dilantik, Emil Dardak Mulai Berkemas

Created on 08 February 2019

Kabar resmi beredar, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim terpilih Kofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak akan dilantik di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (13/2/2019) mendatang.

 

Mendengar kabar jadwal pelantikan ini, Emil Elestianto Dardak yang masih menjabat sebagai Bupati Trenggalek mulai berkemas. Jum'at (8/2/2019), nampak terlihat Wagub Jatim terpilih ini mulai mengepaki barang barang di ruang kerjanya.

 

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Bupati Trenggalek menuturkan "saya baru mendapatkan kabar dari Pakde Karwo kemarin siang, disusul dengan informasi Pak Sekda Provinsi kepada Ibu Kofifah, beliau menyampaikan bahwa sudah final pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Jawa Timur itu dilakukan hari Rabu tanggal 13 Februari jam 3 sore di Istana Negara di Jakarta, sehingga saatnya saya mendahului mulai berkemas hari ini," terang Emil kepada awak media.

 

Efektif saat ini tanggal 8 Februari, kita tadi melaksanakan apel pengamanan Pilkades. Sedangkan besok coblosan Pilkades serentak dan saya akan kawal.

 

Kemudian tanggal 10 saya hadir disini ada kegiatan tamah dengan DPRD Provinsi di malam hari. Sedangkan tanggal 11 ada perpisahan dengan Pakde Karwo di waktu malam. Jadi sementara bolak-balik dulu dan terakhir tanggal 12.

 

Jadi kalau dihitung tinggal empat setengah hari lagi saya aktif menjadi seorang Bupati. Bahkan tanggal 12 malam saya sudah harus ada di Jakarta sehingga efektif cuma setengah hari, sehingga kalau cuma setengah hari efektif bisa dikatakan tinggal 4 hari saja.

 

Saya ingin memanfaatkan sisa waktu 4 hari ini dengan sebaik-baiknya untuk Trenggalek, meskipun menjadi Wakil Gubernur ini juga mengabdi untuk Trenggalek, tuturnya.

 

Resmi akan meninggalkan Trenggalek pada tanggal 13 Februari nanti, Emil Dardak tentunya sangat terkesan dengan tanah kelahirannya keluarganya tersebut. "Trenggalek ini benar-benar ada kedekatan emosional yang tidak akan putus dengan saya maupun keluarga," imbuhnya.

 

Selain itu saya sangat terkesan sekali karena masyarakat Trenggalek sangat progresif, mereka mau diajak melihat dan menerapkan hal-hal baru.

 

Seperti halnya kemarin pimpinan salah satu perusahaan terbesar di Jepang, Marubeni saat kita ajak ke Galeri Gemilang tertarik dan memuji kemasan kripik tulang lele kok bisa sebagus ini.

 

Ternyata masyarakatnya hebat dan birokrasinya mau berkembang. Selain itu kemarin SAKIP kita juga naik menjadi BB, bahkan dari 24 daerah yang dievaluasi Pemprov kita yang nomor satu.

 

Adalagi memang 14 yang memang sudah duluan maju, namun kita dijadikan nomor satu dari 24 yang dievaluasi dan katakanlah bisa naik progresnya. Menurut saya ini adalah suatu prestasi yang dilakukan oleh teman-teman dan juga dimasyarakat ada.

 

Ditambahkan oleh suami Arumi Bachsin ini, berada di Trenggalek kita benar-benar ada di urat nadi masyarakat. Bagaimana petani itu bisa tidak panen bila kita tidak berikan pupuk yang tidak sesuai dengan kondisi cuaca, artinya yang seharusnya palawija ternyata ditanam padi.

 

Terus kita langsung mengurusi banjir dan tanah longsor. Meskipun semuanya belum selesai, namun yang besar-besar itu relatif bisa kita selesaikan dengan ilmu pengetahuan.

 

Banyak pengalaman di Trenggalek yang tentunya bisa menjadi bekal dan pengalaman yang sangat luar biasa bagi saya dan keluarga. Kenapa keluarga, karena anak saya yang yang kedua mulai hamil dan besar sejak masa kampanye, tukas Emil kala itu. (Humas)

 

Susi Pudjiastuti : Kalau Ikan Yang Kecil Ditangkap, Apa Mungkin Ada Ikan Besar Nantinya

Created on 05 February 2019

Masih maraknya pengunaan jaring kecil yang menyebabkan anakan ikan ikut terjaring menjadikan pusat perhatian Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Lakukan kunjungan kerja di Kabupaten Trenggalek sejak tanggal 3 hingga 6 Februari 2019, Menteri yang getol akan ilegal fishing ini sangat konsen terhadap kebersihan pantai serta perkembang biakan ikan dan biota laut.

 

Kepada nelayan Trenggalek, Susi Pudjiastuti tegaskan "kalau ikan yang kecil diambil mana ada ikan yang gede". Himbauan ini dilontarkan karena masih maraknya penggunaan jaring kecil yang menyebabkan anak ikan ikut tertangkap.

Menurut menteri ini kita perlu bicarakan tentang keberlanjutan laut kita dan kesejahteraan nelayan, sedangkan tentang kedaulatan laut, sekarang kan pencuri sudah tidak ada lagi. Kurang lebih 480 kapal nelayan asing kita tenggelamkan, himbaunya saat bertemu dengan para nelayan di halaman Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Prigi, Selasa (5/2/2019).

 

Ditambahkan Susi, "mbok ya baby tuna jangan ditangkap, jaringnya dibesarkan supaya baby tuna tidak ikut terjaring. Baby tuna kan bisa tumbuh sampai 100 kg per ekornya, kalau yang kecil diambil mana ada ikan yang gede."

Di Trenggalek, Susi juga menyikapi mengenai kebersihan pantai dan masih maraknya penggunaan tas plastik untuk wadah ikan.

 

Menteri Susi menghimbau untuk penggunaan wadah yang bisa digunakan berulang, kalau menggunakan kantong plastik takutnya dibuang sembarangan ke laut sehingga dapat mencemari dan mengganggu ekosistem laut. "Perlu anda tahu, sampah plastik ini bisa terurai dan lenyap bila sudah berumur 400 tahun, jadi hindari penggunaannya," himbaunya kepada nelayan.”(Humas)

 

Geram Penangkapan Benih Lobster, Susi Pudjiastuti Mau Aktivitas ini Berhenti dan Disikat Habis

Created on 05 February 2019

Maraknya penangkapan benih (benur) lobster di perairan Trenggalek, tentunya menjadi pusat perhatian dari Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Tidak hanya prihatin, salah satu Menteri terbaik dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo ini juga geram akan aktivitas ini.

 

Menurutnya banyak yang menangkap benih lobster di Trenggalek, kalau ini terus berlanjut maka lobster yang besar tidak ada. Dicontohkan olehnya Sidat yang saat ini sudah mulai punah di Trenggalek. Hal yang sama bisa juga terjadi pada lobster, bila benihnya terus ditangkap.

 

"Saat masih berkecimpung dalam usaha ini, saya ingat Trenggalek mampu memasok kurang lebih satu ton perhari Lobster dalam ukuran besar, sekarang seratus kilo saja sulit," ungkanya kepada nelayan.

Dijelaskan Susi Pudjiastuti, "kalau Bupati kurang paham masalah laut wajar, karena dia tidak pernah ke laut. Tapi kalau orang laut lebih bodoh dari orang darat ya kebangetan. Kalau bibit lobster diambil yang besar di mana, lobster besar tidak datang dari buih ombak," ungkapnya.

 

Lobster tidak seperti tuna yang bisa bermigrasi dari jauh sehingga keberadaannya bisa terus ada. Sedangkan Lobster hanya tumbuh kembang disekitaran tempat itu saja, maka bila diambil bisa punah.

Kepada nelayan Menteri ini menjelaskan, "sekarang ini nelayan menjual benih lobster cuma Rp 30 ribu sampai Rp. 100 ribu saja. Padahal saat ini untuk lobster mutiara dengan ukuran 8 ons sudah mencapai harga Rp 4 juta, paling murah Rp 2,5 juta. Bagaimana tidak bodoh, tidak perlu memberi makan, merawat, tinggal menunggu sebentar sudah bisa bisa menghasilkan Rp 1 juta hingga Rp 2 juta," imbuhnya. 

Ditanya mengenai permasalahan ini, Menteri Kelautan dan Perikanan ini menegaskan, "solusinya harus berhenti dan sikat," jawab Susi mengakhiri sesi wawancara dengan para awak media.”(Humas)

 

Susi Pudjiastuti : TPI Harus Berfungsi Untuk Tampung Tangkapan Nelayan dan Hidupkan Nelayan Kecil

Created on 05 February 2019

Menanggapi permintaan nelayan untuk mengembalikan fungsi Tempat Pelelangan Ikan (TPI), agar berfungsi dengan baik, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat berkunjung ke Trenggalek, Selasa (5/2/2019) menegaskan "TPI memang harus berfungsi, kalau tidak ya percuma".

 

Menurutnya TPI bertujuan untuk menampung tangkapan nelayan dan juga untuk menghidupkan nelayan-nelayan kecil. Pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan ini langsung disambut sorak dan antusias para nelayan di Trenggalek.

 

Untuk mewujudkan hal tersebut Menteri Susi Pudjiastuti menghimbau kepada Kepolisian maupun Angkatan Laut untuk serius mengawasi, sedangkan kepada Pemerintah Daerah diminta untuk segera membuat buat perda tentang pelelangan.

"undang pengusaha, bisa BUMN atau BUMD untuk membicarakan hal ini. Kelewatan bila harga ikan Rp 2 ribu perak, masak ikan harganya cuma Rp 2 ribu perak, kan ada cool storage," himbaunya.

 

Gantian bertanya Menteri Kelautan ini menyebutkan, bila TPI sudah dikembalikan fungsinya, namun pemilik kapal tidak mau bongkar harus diapain. Kalau tidak mau ya tenggelamkan, ucap Susi kala itu.

 

Pernyataan Susi ini dijawab setuju oleh nelayan dan sorak riuh dari tamu undangan yang hadir dalam kegiatan sosialisasi dan penyerahan batuan bagi para nelayan.

 

Ditambahkan Menteri ini bila TPI sudah dihidupkan jangan sampai nelayan, kapal besar tengah malam bongkar diam-diam, tidak masuk ke TPI.

Permintaan nelayan sudah saya tulis, namun saya butuh komitmen dari semua pihak, karena Presiden Joko Widodo beromitmen penuh membaut misi laut harus menjadi masa depan bangsa kita dan Indonesia harus menjadi poros maritim dunia.

 

Dalam sambutannya, Menteri Kelautan dan Perikanan ini juga menyampaikan keengganannya berkunjung ke Selatan, "sebenarnya saya nggak mau melakukan kunjungan kerja ke Selatan, karena masih banyaknya pelanggaran terhadap peraturan menteri," lanjut terang Susi Pudjiastuti.

"Saya heran aturan saya jelas, KKP tidak boleh ngasih bantuan sama daerah yang masih melakukan pelanggaran peraturan menteri. Namun Karena Bupati dan Wakil Bupatinya yang kalem dan lemah lembut jadi tidak sampai hati jadinya," tukas menteri ini saat menyampaikan sambutannya di depan para nelayan Trenggalek dan segenap tamu undangan yang hadir.”(Humas)

 

Page 8 of 29

BERITA LAINNYA

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
Prev Next
Lakukan Penyegaran di Awal Tahun, Bupati Trenggalek Lantik 77 Pejabat

07 JANUARI

Lakukan Penyegaran di Awal Tahun, Bupati Trenggalek Lantik 77 Pejabat

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, lakukan penyegaran di awal tahun dengan melantik 77 pejabat di lingkup Pemkab Trenggalek, Selasa (7/1/2019). Sebanyak 77 pejabat yang diambil...

Bupati Trenggalek Tinjau Kondisi Longsor di Desa Karangtengah Panggul

04 JANUARI

Bupati Trenggalek Tinjau Kondisi Longsor di Desa Karangtengah Panggul

Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan menyebabkan bencana alam di beberapa wilayah di Kabupaten Trenggalek. Curah hujan tinggi mengakibatkan tanah longsor yang merusak tiga rumah warga...

Ijin Habis, 15 Swalayan Berjejaring di Trenggalek Dihentikan Operasionalnya

04 JANUARI

Ijin Habis, 15 Swalayan Berjejaring di Trenggalek Dihentikan Operasionalnya

Sesuai Perda nomor 29 tahun 2016 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, khususnya pada Pasal 5 ayat 3, menyebutkan bahwa...

Tancap Gas, Bupati Nur Arifin Safari Insfrastruktur di Awal Tahun

02 JANUARI

Tancap Gas, Bupati Nur Arifin Safari Insfrastruktur di Awal Tahun

Usai memberikan pengarahan kepada ASN Pemkab Trenggalek di awal tahun serta melakukan penanaman pohon di Hutan Kota, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, melanjutkan agenda meninjau...

Semangat Baru 2020, Bupati Trenggalek Ajak ASN Tanam Kebaikan untuk Masa Depan

02 JANUARI

Semangat Baru 2020, Bupati Trenggalek Ajak ASN Tanam Kebaikan untuk Masa Depan

Memacu semangat kinerja di tahun 2020, Bupati Trenggalek mengajak seluruh ASN di Pemkab Trenggalek untuk melakukan kegiatan positif. Usai memberikan pengarahan, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur...

Awali Kinerja di Tahun Baru, Bupati Trenggalek Inginkan Keberadaan ASN Lebih Dirasakan Masyarakat

02 JANUARI

Awali Kinerja di Tahun Baru, Bupati Trenggalek Inginkan Keberadaan ASN Lebih Dirasakan Masyarakat

Mengawali kerja di tahun 2020, Bupati Trenggalek berikan pengarahan sekaligus mengajak ASN di Pemkab Trenggalek melakukan kegiatan penghijauan, Kamis (2/1/2020). Dalam kegiatan itu Bupati Trenggalek...

Bupati Trenggalek: Orang Lain Boleh Meragukan Kita, Namun Kita Jangan Meragukan Diri Sendiri

31 DESEMBER

Bupati Trenggalek: Orang Lain Boleh Meragukan Kita, Namun Kita Jangan Meragukan Diri Sendiri

Menandai detik-detik pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar panggung hiburan bertajuk Munajat Cinta 2020, Selasa (31/12/2019). Acara semakin meriah karena masyarakat dihibur dengan berbagai pertunjukan....

Jelang Pergantian Tahun, Bupati Nur Arifin Minta Doa Para Tokoh Lintas Agama

31 DESEMBER

Jelang Pergantian Tahun, Bupati Nur Arifin Minta Doa Para Tokoh Lintas Agama

Menjelang detik-detik pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar doa bersama dan temu tokoh lintas agama di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Selasa (31/12/2019).   Dalam kesempatan tersebut, Bupati...

Soft Launching Pujasera Pantai Prigi, Bupati Trenggalek Titip Pesan Kepada Para Pedagang

30 DESEMBER

Soft Launching Pujasera Pantai Prigi, Bupati Trenggalek Titip Pesan Kepada Para Pedagang

Pembangunan pujasera di kawasan Pantai Prigi oleh Kementrian PUPR telah selesai. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, berharap pedagang segera dapat menempatinya. Sehingga dapat merasakan kesejahteraan...

Tinjau Tanah Gerak di Desa Melis, Bupati Nur Arifin Minta Segera Ada Langkah Antisipasi

28 DESEMBER

Tinjau Tanah Gerak di Desa Melis, Bupati Nur Arifin Minta Segera Ada Langkah Antisipasi

Menanggapi musibah tanah gerak yang terjadi di Desa Melis Kecamatan Gandusari, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui OPD terkait segera bergerak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten...

Berwisata Sekaligus Konservasi Terumbu Karang Ala Bupati Trenggalek dan Dirut BPJS Ketenagakerjaan

28 DESEMBER

Berwisata Sekaligus Konservasi Terumbu Karang Ala Bupati Trenggalek dan Dirut BPJS Ketenagakerjaan

Musim liburan di penghujung tahun 2019, BPJS Ketenagakerjaan menggelar kegiatan peduli lingkungan sekaligus berwisata di Pantai Mutiara Watulimo, Sabtu (28/12/2019). Kedatangan Dirut BPJS Ketenagakerjaan bersama...

Kembali Ngantor di Desa, Bupati Nur Arifin Sampaikan Fokus Pemkab Trenggalek di Tahun 2020

27 DESEMBER

Kembali Ngantor di Desa, Bupati Nur Arifin Sampaikan Fokus Pemkab Trenggalek di Tahun 2020

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, kembali melakukan kegiatan Ngantor di Desa. Kali ini di Balai Desa Ngadirejo Kecamatan Pogalan, Jumat (27/12/2019). Kegiatan Ngantor di Desa...

100 Event di Tahun 2020, Dukung Pariwisata dan Jaminan Masuknya Investasi di Trenggalek

27 DESEMBER

100 Event di Tahun 2020, Dukung Pariwisata dan Jaminan Masuknya Investasi di Trenggalek

Sektor pariwisata benar-benar menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Trenggalek di tahun 2020 mendatang, disamping dalam hal e-government. Akan ada 100 event menarik yang disiapkan untuk...

Bupati Nur Arifin Salurkan Bantuan Kepada Korban Angin Kencang di Wilayah Kecamatan Gandusari

26 DESEMBER

Bupati Nur Arifin Salurkan Bantuan Kepada Korban Angin Kencang di Wilayah Kecamatan Gandusari

Puluhan rumah di tiga Desa di Kecamatan Gandusari mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang. Selain rusak akibat diterjang angin, beberapa rumah warga juga ada yang...

Pemkab Trenggalek Segera Beri Stiker Bagi Rumah Penerima PKH

26 DESEMBER

Pemkab Trenggalek Segera Beri Stiker Bagi Rumah Penerima PKH

Menggelar rapat koordinasi Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PPKH), Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Ir. Joko Irianto, M.Si., menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan segera memasang stiker...

Istri Bupati Trenggalek, Novita Hardini Umumkan Hasil Evaluasi 10 Program Pokok PKK

26 DESEMBER

Istri Bupati Trenggalek, Novita Hardini Umumkan Hasil Evaluasi 10 Program Pokok PKK

Dalam acara Family Gathering memperingati Hari Ibu di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Nur Arifin, sekaligus mengumumkan hasil evaluasi...

Novita Hardini Tekankan Pentingnya Penanaman Pendidikan Karakter Sejak Dini

26 DESEMBER

Novita Hardini Tekankan Pentingnya Penanaman Pendidikan Karakter Sejak Dini

Penanaman pendidikan karakter sejak dini adalah hal penting karena dapat menyeimbangkan kecerdasan kognitif yang dimiliki dengan kecerdasan emosinal yang baik pada anak.   Hal itu disampaikan oleh...

Gelar Family Gathering, Ketua TP PKK Trenggalek Ingin Berikan Energi Positif di Penghujung Tahun

26 DESEMBER

Gelar Family Gathering, Ketua TP PKK Trenggalek Ingin Berikan Energi Positif di Penghujung Tahun

Memperingati Hari Ibu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek menggelar Family Gathering bersama dengan Gabungan Organisasi Wanita di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (26/12/2019). Dalam acara...

Hadiri Majelis Dzikir Al-Hikmah, Bupati Trenggalek Sampaikan Beberapa Hal

25 DESEMBER

Hadiri Majelis Dzikir Al-Hikmah, Bupati Trenggalek Sampaikan Beberapa Hal

Ribuan jamaah majelis dzikir Al-Hikmah padati halaman parkir Pantai Prigi Kecamatan Watulimo, Rabu (25/12/2019). Ribuan jamaah dari berbagai wilayah tersebut datang mengikuti doa bersama untuk...

Tinjau Perayaan Natal, Bupati Nur Arifin Titip Doa untuk Trenggalek dan Indonesia

25 DESEMBER

Tinjau Perayaan Natal, Bupati Nur Arifin Titip Doa untuk Trenggalek dan Indonesia

Memastikan perayaan Hari Raya Natal berjalan aman, Forkopimda Trenggalek lakukan cek pengamanan serta meninjau beberapa gereja di Kabupaten Trenggalek, Rabu (25/12/2019). Bupati Trenggalek, Kapolres Trenggalek,...

Sikapi  Rencana Pengembangan Selingkar Wilis, Bupati Trenggalek dan Ponorogo Lakukan Penjajakan Kerjasama

22 DESEMBER

Sikapi Rencana Pengembangan Selingkar Wilis, Bupati Trenggalek dan Ponorogo Lakukan Penjajakan Kerjasama

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlisoni, bersama jajaran mencoba jalur Selingkar Wilis ruas Ponorogo-Trenggalek yang telah masuk ke dalam rencana proyek strategis Nasional, sekaligus mengenali potensi yang...

Jelang Natal, Forkopimda Trenggalek Terus Memastikan Masyarakat Bisa Beribadah dengan Rasa Aman

22 DESEMBER

Jelang Natal, Forkopimda Trenggalek Terus Memastikan Masyarakat Bisa Beribadah dengan Rasa Aman

Pastikan kondusifitas jelang natal dan tahun baru, Forkopimda Kabupaten Trenggalek lakukan kegiatan monitoring di beberapa gereja, Minggu (22/12/2019). Di antaranya adalah Gereja Kristen Jawi Wetan...

Rekor MURI Kenakan Kain Shibori Terbanyak Dipecahkan di Kabupaten Trenggalek

21 DESEMBER

Rekor MURI Kenakan Kain Shibori Terbanyak Dipecahkan di Kabupaten Trenggalek

Di penghujung tahun 2019, Kabupaten Trenggalek kembali berhasil memecahkan rekor dunia versi Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kali ini, rekor dunia mengenakan kain Shibori terbanyak...

Jadi Bintang Tamu di Live Talkshow, Novita Hardini Bicara Tentang Peran Perempuan dalam Keluarga di Era Sekarang

18 DESEMBER

Jadi Bintang Tamu di Live Talkshow, Novita Hardini Bicara Tentang Peran Perempuan dalam Keluarga di Era Sekarang

Istri Bupati Trenggalek yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Nur Arifin, diundang untuk menjadi bintang tamu dalam acara live talkshow Indonesia...

Raih Predikat Kinerja Terbaik Penyaluran Dana Desa, Bupati Nur Arifin Harapkan Konvergensi Penanganan Stunting Hingga Tingkat Desa

18 DESEMBER

Raih Predikat Kinerja Terbaik Penyaluran Dana Desa, Bupati Nur Arifin Harapkan Konvergensi Penanganan Stunting Hingga Tingkat Desa

Pemerintah   Kabupaten Trenggalek dinobatkan sebagai Pemerintah Daerah dengan predikat kinerja terbaik dalam penyaluran Dana Desa oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kediri. Penghargaan tersebut diterima...

Bupati Trenggalek Bangga BPR Jwalita Menjadi BPR Terbaik Ketiga di Jawa Timur

17 DESEMBER

Bupati Trenggalek Bangga BPR Jwalita Menjadi BPR Terbaik Ketiga di Jawa Timur

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jwalita Trenggalek dinobatkan menjadi BPR terbaik ketiga di Jawa Timur. Penghargaan untuk BPR Jwalita tersebut diterima langsung oleh Bupati Trenggalek dalam...

Buka Raimuna Cabang, Bupati Trenggalek Ajak Pramuka Lestarikan Lingkungan

17 DESEMBER

Buka Raimuna Cabang, Bupati Trenggalek Ajak Pramuka Lestarikan Lingkungan

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, membuka kegiatan Raimuna Cabang yang digelar di bumi perkemahan Umbul Karang Desa Jajar Kecamatan Gandusari, Selasa (17/12/2019). Pada kesempatan itu,...

Bupati Nur Arifin Kembali Tekankan Communal Branding

17 DESEMBER

Bupati Nur Arifin Kembali Tekankan Communal Branding

Untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM), Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Trenggalek menggelar Focus Group Discussion tentang...

Tingkatkan Kewaspadaan, Tiga Pilar Gelar Apel Siaga Bencana

16 DESEMBER

Tingkatkan Kewaspadaan, Tiga Pilar Gelar Apel Siaga Bencana

Tiga Pilar (Pemerintah, TNI, POLRI) gandeng instansi terkait dengan kebencanaan dan masyarakat untuk tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana saat musim penghujan di Trenggalek dengan melakukan...

Menjadi Narasumber di Talkshow Televisi, Bupati Arifin Berbicara Tentang Pemberdayaan Perempuan

13 DESEMBER

Menjadi Narasumber di Talkshow Televisi, Bupati Arifin Berbicara Tentang Pemberdayaan Perempuan

Peran kaum ibu harus diangkat karena dampaknya tidak hanya masalah sosial, tetapi juga terhadap perekonomian. Menurut survei, ketika kaum ibu memiliki penghasilan, maka 90 persen...

Novita Hardini Terima Penghargaan HIMPAUDI Award dalam Ajang Kreativitas Pejuang PAUD 2019

13 DESEMBER

Novita Hardini Terima Penghargaan HIMPAUDI Award dalam Ajang Kreativitas Pejuang PAUD 2019

Memperingati HUT XIV, Himpunan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) gelar Apresiasi Kreativitas Pejuang PAUD (AKPP) III di Jakarta Convention Center Jakarta Pusat, Jum'at...

50 Pelaku UMKM Trenggalek Dapatkan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Usaha

12 DESEMBER

50 Pelaku UMKM Trenggalek Dapatkan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Usaha

Bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek berikan pelatihan kepada sebanyak 50 pelaku UMKM yang bergerak dibidang...

Bupati Nur Arifin: Ide Kawasan Inklusif Sangat Menginspirasi Pemerintah

11 DESEMBER

Bupati Nur Arifin: Ide Kawasan Inklusif Sangat Menginspirasi Pemerintah

Coba mewujudkan kawasan inklusif, Yayasan Naeema membangun perumahan bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Trenggalek. Keberadaan perumahan tersebut juga bertujuan untuk mendekatkan kelompok disabilitas dengan lingkungan...

Bupati Trenggalek Ajak Peran Masyarakat untuk Tingkatkan Cakupan Air

11 DESEMBER

Bupati Trenggalek Ajak Peran Masyarakat untuk Tingkatkan Cakupan Air

Bencana kekeringan yang terjadi sepanjang tahun serta kurangnya pemenuhan air bersih ketika musim kemarau, membuat Bupati Trenggalek mengajak peran masyarakat untuk dapat meningkatkan cakupan air....

Trenggalek Terima Penghargaan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia

11 DESEMBER

Trenggalek Terima Penghargaan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia

Penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM tahun 2018 diberikan oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek pada puncak peringatan Hari HAM sedunia...

Bersih-Bersih Tempat Wisata, Istri Bupati Trenggalek Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan

11 DESEMBER

Bersih-Bersih Tempat Wisata, Istri Bupati Trenggalek Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan

Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial di Trenggalek diwarnai dengan aksi bersih-bersih kawasan wisata di Kecamatan Watulimo, Rabu (11/12/2019). Aksi bersih-bersih yang juga diikuti oleh istri Bupati...

Dukung OPOP, Ketua Dekranasda Trenggalek: Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

10 DESEMBER

Dukung OPOP, Ketua Dekranasda Trenggalek: Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Nur Arifin, menyampaikan tentang perlunya penguatan ekonomi pesantren saat menjadi salah satu narasumber dalam workshop...

Novita Hardini Ajak Perempuan Jadi Agen Perubahan

09 DESEMBER

Novita Hardini Ajak Perempuan Jadi Agen Perubahan

Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, mengajak kaum perempuan di Trenggalek menjadi agen perubahan di tengah masyarakat....

Cara Unik Bupati Nur Arifin Ajak Masyarakat Sadar Kebersihan di Lokasi Kegiatan

08 DESEMBER

Cara Unik Bupati Nur Arifin Ajak Masyarakat Sadar Kebersihan di Lokasi Kegiatan

Ada hal menarik saat Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, hadir dalam penyerahan Piala Kartasura Karang Taruna Desa Sukorejo Kecamatan Gandusari, Minggu (8/12/2019). Secara spontan, Bupati...

Bupati Nur Arifin: Pertahankan NKRI dengan Ahlussunnah wal Jama'ah

08 DESEMBER

Bupati Nur Arifin: Pertahankan NKRI dengan Ahlussunnah wal Jama'ah

Saat ini paham radikalisme mulai masuk dan mempengaruhi komunitas-komunitas terkecil di tanah air. Untuk itu perlu kewaspadaan dalam membentengi masyarakat dari hal tersebut.   Hal itu disampaikan...