WISATA PANTAI

Pantai Blado

Pantai Blado

WISATA ALAM

Error: No articles to display

Pantai Blado

Created on 06 January 2017

Pantai ini berada di Kecamatan Munjungan, sekitar 47 kilometer dari pusat kota Trenggalek. Pantai ini menghadap langsung ke Samudra Indonesia. Pantai Blado berpasir cokelat tanah, membentang sepanjang tiga kilometer dari sisi barat hingga ke timur. Jejeran pohon kelapa tumbuh di tepian pantai, juga pohon bakau di pancer atau sungai berguna sebagai penahan saat air laut pasang serta menjadi tempat tambatan bagi perahu-perahu nelayan.

 

Pantai Blado memiliki ombak yang besar, seperti lazimnya ombak laut di pantai yang menghadap ke samudera, sehingga cocok bagi mereka yang hobi berselancar. Namun, bagi pengunjung tidak dianjurkan untuk mandi di pantai karena besarnya ombak sangat berbahaya. Bagi para penghobi mancing, Pantai Blado juga tempat yang menyenangkan, sekaligus bisa untuk berpetualang.

 

Masyarakat di pantai ini juga memiliki tradisi labuh laut yang dinamakan Longkangan. Longkangan atau labuh laut di Pantai Blado diadakan setiap Jumat Kliwon pada bulan Selo (penanggalan Jawa) atau Dzulqaidah dalam kalender Hijriah.

 

Tradisi Longkangan merupakan perwujudan rasa syukur terhadap hasil tangkapan yang melimpah bagi para nelayan. Tradisi Longkangan sendiri berawal dari legenda rakyat sekitar tentang Roro Puthut, sosok yang oleh sebagian masyarakat Munjungan diyakini mendapat tugas dari penguasa laut selatan (yang populer disebut Nyi Roro Kidul bagi masyarakat Jawa) untuk menjaga laut di kawasan Munjungan. Nelayan biasanya melepas gunungan atau nasi buceng dan aneka uborampe atau sesajen ke tengah laut.

WISATA RELIGI

Error: No articles to display

WISATA BUDAYA

Error: No articles to display