Gelar Upacara Korpri, Pemkab Trenggalek Peringati Haornas, Harhubnas dan Hari PMI

Created on 17 September 2018

Dalam rangka memperingati Haornas Ke-35, Hari Perhubungan Nasional Ke-47 dan Hari Palang Merah Indonesia Ke-72 tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Trenggalek gelar upacara bendera Korp Pegawai Negeri Sipil, Senin (17/9/2018) di Alon-alon Trenggalek.

 

Bertindak sebagai Pembina upacara dalam Upacara ini, Bupati Trenggalek, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc.

 

Dalam Upacara ini, Bupati Trenggalek Serahkan penghargaan terhadap pendonor darah 100 dan 50 kali

Mengawali Sambutannya Bupati Trenggalek ini tidak lupa mengucapkan rasa syukurnya atas limpahan rahmat serta hidayah Allah SWT, pagi itu dirinya bersama seluruh peserta upacara dapat melaksanakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Olah Raga Nasional ke 35, Hari Perhubungan Nasional dan Hari Palang Merah Indonesia Tahun 2018 yang dilaksanakan secara bersamaan.

Lebih lanjut Emil Dardak menambahkan dalam HAORNAS Tahun 2018 ini Pemerintah mengusung tema “Ayo Olahraga Bangun Indonesia” yang dimaksudkan, melalui olahraga tumbuh kembali semangat cinta tanah air, cinta budaya bangsa, memahami berbagai perbedaan, menyatukan jiwa dan semangat kebangsaan.

 

Olahraga jauh dari sentimen-sentimen suku, agama, ras maupun golongan. Berolahraga akan menguatkan nilai-nilai sportivitas, persaudaraan dan kerjasama, fair play serta rasa saling menghargai dan menghormati.

 

Budaya olahraga tidak dapat tumbuh secara instan tetapi harus melalui proses yang berjenjang dan berkelanjutan dimulai dari lingkungan terkecil (keluarga) sampai ke komunitas masyarakat yang lebih besar.

 

Dalam upaya ini Bupati Trenggalek ini juga menyinggung mengenai suksesnya penyelenggaraan Asian Games Jakarta-Palembang beberapa waktu lalu. Menurutnya kesuksesan Asian Games ini tentu tidak muncul secara tiba tiba. Prestasi lahir karena dipersiapkan secara matang dan sistematik serta dukungan seluruh masyarakat Indonesia.

Bupati Trenggalek ini juga berbangga karena tiga atlet daerahnya ikut membela Tanah air dalam Asian Games, Rini Susanti dari Desa Wonocoyo Pogalan yang ikut dalam cabang Sepak Takraw, Dwi Samsul Arifin dari Desa Prigi Watulimo yang ikut dalam cabang senam artistik nomor gelang-gelang dan Gustin Dwijayanti dari Desa Wonoanti Kecamatan Gandusari yang ikut dalam cabang Tenis Meja.

 

Pada momentum upacara ini Bupati Trenggalek juga mengajak kepada seluruh element masyarakat untuk ikut berpartisipasi mensukseskan perhelatan Asian Para Games 2018 yang digelar beberapa minggu kedepan.

 

Mari kita dukung para atlet difabel yang akan berjuang di Asian Para Games 2018 di Jakarta. Dan melalui peringatan HAORNAS ini mari kita kuatkan lagi olahraga prestasi untuk menuju pentas yang lebih besar yakni di Olympiade nantinya.

Sedangkan melalui peringatan Hari Perhubungan Nasional tahun 2018 ini diharapkan oleh suami Arumi Bachsin ini menjadi momentum yang tepat untuk merenungkan kembali terhadap kinerja kita, dan berbagai peristiwa yang terjadi di sektor perhubungan serta menyatukan persepsi dan tekad kita untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

 

Melalui tema “Guyub Rukun Bangun Bangsa“, Bupati Trenggalek ini mengajak seluruh elemen dalam sektor perhubungan baik Aparatur Sipil Negara maupun swasta untuk bersinergi membangun konektivitas guna mewujudkan transportasi yang handal dan berkeselamatan bagi seluruh rakyat pengguna Transportasi.

 

Dalam kesempatan ini Bupati Trenggalek ini tidak lupa mengapresiasi pergerakan pemuda Kecamatan Munjungan yang sangat kreatif membuat tembok pengaman di Jalur Kampak-Munjungan yang dikenal jalur maut dan sangat rawan Kecelakaan.

 

"Ini wujud nyata peran masyarakat yang sangat luar biasa, Pemerintah perlu mengapresi hal ini," tutur Emil Dardak.

 

Selain itu Bupati Emil juga menegaskan, sektor perhubungan memiliki peranan yang amat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Keberhasilan pembangunan sangat dipengaruhi oleh peranan transportasi sebagai urat nadi kehidupan politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan.

 

Karena peranannya yang teramat strategis, maka segenap Sumber Daya Manusia (SDM) perhubungan dituntut memperkuat kembali komitmen dan dedikasi untuk bekerja keras yang nyata di sektor transportasi, karena hal ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

 

Berkat peran tugas bersama yang optimal, Kabupaten Trenggalek mendapatkan anugrah piala Wahana Tata Nugraha 3 tahun berturut-turut dari tahun 2014, 2015 dan 2016.

 

Penghargaan Wahana Tata Nugraha adalah bukti kinerja sektor perhubungan, ada beberapa indikator penilaian dan terbukti Kabupaten Trenggalek mampu memenuhi indikator tersebut. Bertolak pada hal ini tentu keyakinan kita, bahwa Kabupaten Trenggalek mampu menghadapi tantangan -tantangan transportasi masa depan.

 

Emil Dardak juga tidak lupa memberikan ucapan selamat kepada Atitar Aliwa Kahfi siswa SMAN 1 Trenggalek yang telah mendapatkan juara 1 pelajar pelopor tertib lalu lintas tingkat Propinsi Jawa Timur Tahun 2018. Semoga prestasi ini dapat mendorong semangat generasi muda lainnya untuk bisa menjadi pelopor tertib berlalu lintas.

 

Lebih lanjut Bupati Trenggalek ini menuturkan, hari ini Palang Merah Indonesia yang telah menginjakan usia 73 tahun. Totalitas dalam membantu sesama, itulah kalimat pendek namun sangat bermakna artinya, kalimat itulah yang menggambarkan jiwa dan raga para relawan Palang Merah Indonesia yang tak kenal lelah membantu sesama.

 

Tugas ini tidak mudah, apalagi dalam mengamankan stock darah untuk jangan sampai habis, padahal darah ini tidak bisa disimpan terlalu lama.

 

Bupati Trenggalek juga mengapresiasi para pendonor yang dalam kesempatan upacara ini mendapatkan penghargaan donor ke 50 dan 100. Tentunya konsistensi untuk berbagi tidaklah mudah, namun hal ini bisa dilakukan oleh para pendonor aktif, ini sangat luar biasa, tandas Emil Dardak kala itu. (Humas)

 

Siapkan Regulasi, Pemkab Serius Berikan Ruang Bagi Kelompok Rentan

Created on 17 September 2018

Dapatkan berbagai penghargaan terkait tata kelola pemerintahan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek kian serius mengakomodir dan memberikan ruang bagi kaum perempuan, anak, penyandang disabilitas dan kelompok rentan dalam perencanaan pembangunan.

 

Sebagai bentuk keseriusannya Kabupaten Trenggalek, saat ini tengah mempersiapkan regulasi peraturan terkait hal ini.

 

Senin (17/9/2018), didampingi KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan), Pemkab Trenggalek melakukan konsultasi publik mengenai Pedoman Pelaksanaan Musyawarah Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan dalam Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Trenggalek. Konsultasi Publik ini langsung dipimpin oleh Wakil Bupati Trenggalek, H. Mochammad Nur Arifin di Gedung Bhawarasa Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek.

 

Diharapkan dengan konsultasi publik ini peraturan yang tengah disusun ini bisa semakin tajam dan sesuai harapan masyarakat.

 

Kabid Pusat Pelayanan Terpadu Dinas Sosial dan P3A, Christina menjelaskan selama ini Musrenbang reguler yang sudah ada dianggap masih belum tajam membawa issue-issue perempuan, anak, penyadang disabilitas maupun kelompok rentan. "Musrenbang reguler belum menjawab kebutuhan dan aspirasi mereka," tutur Tina sapaan akrab wanita ini.

 

Lebih lanjut dijelaskan olehnya untuk menjawab hal tersebut maka perlunya disusun sebuah regulasi peraturan, dalam hal ini Peraturan Bupati untuk semakin menajamkan dan mengikat para pengambil kebijakan mulai dari tataran di tingkat Desa, Kecamatan maupun Kabupaten, imbuhnya.

 

Dengan adanya regulasi peraturan ini nantinya diharapkan partisipasi mereka, bisa tercover dengan baik.

Dalam konsultasi publik kali ini kita membicarakan mengenai subtansi arah kebijakan maupun membicarakan tekhnis dalam peraturan Bupati yang akan disusun ini.

 

Dalam subtansi kita akan berbicara mengenai partisipasi perempuan, anak, penyandang disabilitas maupun kelompok rentan, namun devinisi dari hal tersebut sangatlah luas, sehingga perlu ada penjelasan yang sangat detil sehingga jangan sampai masyarakat yang masuk dalam kelompok ini tertinggal, jelas Christina.

Dicontohkan oleh Kabid Unit Pelayanan Terpadu ini, kelompok rentan tersebut meliputi keluarga TKI, eks TKI, mantan narapidana, eks ODGJ, orang yang tadinya sehat kemudian terkena penyakit kronis seperti stroke dan lain sebagainya.

 

Dijelaskan kabid ini masih banyak lagi yang lainnya, tentunya mereka membutuhkan akses-akses layanan seperti halnya ditingkat Pemerintahan Desa.

 

Sedangkan dari sisi dimensi waktu, musrenbang ini dilahirkan bukanya untuk menjadi Musrenbang tandingan, melainkan justru untuk melengkapi daftar usulan pembangunan prioritas dalam musrenbang reguler, agar lebih tajam lagi detil-detil perencanaannya.

 

Dicontohkan lagi oleh Christina, misalnya kita membangun sebuah gedung, OPD terkait harus sudah berbicara mengenai ruang asi, tempat bermain anak, area merokok bidang miring dan yang lainnya, utamanya pada bangunan-bangunan fasilitas pelayanan publik seperti halnya bangunan Dinas Sosial sendiri.

 

Pada intinya dalam pembangunan perlunya dipikirkan akses-akses yang dapat mempermudah bagi mereka tandas, Tina.

 

Lahirnya regulasi peraturan ini, tentu nantinya juga mendukung implementasi Strategi Nasional Percepatan Pengarusutamaan Gender, sebagaimana telah termaktub dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia menjamin hak setiap warga negaranya untuk menikmati dan berpartisipasi dalam pembangunan di berbagai bidang.

 

Sedangkan Didik Purwondanu dari KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan), menambahkan konsultasi publik yang digelar Senin pagi tersebut fokusnya untuk menggali masukan dari publik yang lebih luas.

KOMPAK melihat banyak pihak Desa yang belum terlibat dalam penyusunan awal draft peraturan ini, sehingga setelah draft pedoman pelaksanaan relatif sudah matang maka perlunya kita konfirmasi ulang.

 

Karena itulah kenapa AKD dalam hal ini juga turut kita undang dan kita libatkan dalam penyusunan Pedoman pelaksanaan ini.

 

Ditegaskan oleh Didik, "jadi kegiatan ini lebih mencari legitimasi dari Pemerintah Desa dan Kecamatan, supaya peraturan ini nantinya bisa dijalankan dengan baik," harapnya.

 

Lebih lanjut pendamping dari KOMPAK ini menjelaskan "sebetulnya konsultasi publik ini menjadi menarik karena Desa Pule sudah pernah melakukan uji coba pada dua bulan yang lalu."

 

Pule sendiri telah beberapa kali mengikuti kegiatan penyusunan draft peraturan ini lalu berinisiatif sendiri mengemplementasikan dilapangan, ternyata hasilnya cukup bagus.

 

Desa Pule berani menganggarkan beasiswa untuk penyandang disabilitas kategori miskin, kemudian ada juga anggaran dari Dana Desa untuk membeli alat bantu dengar untuk tuna rungu dan masih banyak keperpihakan yang dilakuakn lainnya.

 

Hal-hal yang muncul ini jadi tampak semacam sharing pembelajaran bagi forum, bahwasanya apa yang sedang digagas tersebut ternyata layak untuk dilakukan, apalagi mengingat proses Musrenbang yang selama ini terjadi tidak melibatkan kelompok rentan kedalam penyusunan usulan.

 

Ditegaskan oleh Didik, kalau peraturan ini nantinya jadi, tentunya keberhasilannya ditentukan oleh itikad para pihak dimasing-masing level. Kalau Pemerintah Desa, sejauh mana mereka akan berpihak tentunya kembali lagi sejauh mana mereka akan menganggarkan Dana Desa untuk keperluan kaum perempuan maupun kelompok rentan," tegasnya.

 

Sedangkan untuk Pemerintah Kabupaten sendiri, selama ini sudah menunjukkan komitmen, lewat adanya sekolah inklusi, Kabupaten inklusi, sekolah layak anak dan keperpihakan lainnya.

 

Diluar itu ternyata kita masih melihat, terdapat celah utamanya dalam proses di hulunya penyusunan rencana pembangunan, kelompok rentan ini ternyata tidak banyak terlibat.

 

Dengan lahirnya peraturan ini tentunya akan semakin melengkapi komitmen dari pemerintah daerah.

 

Keberadaan regulasi ini tentunya diharapkan bisa menjamin keberlanjutan, inisiatif ini bisa berjalan terus kedepannya. Di banyak tempat mungkin sudah ada Musrenbang tematik, sepertihalnya Musrenbang disabilitas, tematik perempuan, namun karena tidak ada landasan hukumnya akhirnya hal ini berjalan setahun dua tahun lalu berhenti.

 

Diharapkan dengan bergulirnya regulasi peraturan ini nantinya inisiatif ini bisa berjalan terus dan bisa dianggarkan , pungkas Didik Purwondanu kepada Tim Humas Pemkab Trenggalek.” (Humas)

 

1 Jama'ah Haji Trenggalek Meninggal, 1 Tertinggal dan 2 Jama'ah Pulang Lebih Awal

Created on 14 September 2018

Pemerintah telah menjadwalkan pemulangan Jama'ah Haji asal Trenggalek pada hari Jum'at (14/9/2018). Pemulangan Jama'ah Haji asal Trenggalek tersebut terbagi kedalam dua tahap, koter 49 dijadwalkan pulang Jum'at pagi dan kloter 52 dijadwalkan pulang Jum'at malam.

 

Tercatat dalam ibadah haji di tahun 2018 ini, 1 jama'ah Haji asal Trenggalek meninggal, 1 jama'ah tertinggal di Tanah Suci Makkah dan 2 jama'ah pulang lebih awal.

 

Jama'ah meninggal ini atas nama Sukinah (72) asal Krandegan Gandusari. Wanita paruh baya ini meninggal di Tanah Suci, dikarenakan sakit.

 

Sedangkan untuk Kadi (77), warga Munjungan harus tertinggal di Arab Saudi, dikarenakan masih mendapatkan perawatan medis atas penyakit yang diderita. Karena dirawat Kadi terpaksa tertinggal dan tidak bisa pulang bersama dengan rekan-rekan di kloter 52 yang dijadwalkan tiba di Kampung halaman pada Jum'at malam.

 

Untuk Suryanto (58) dan istrinya Endah Apiawati (54), warga Karangan Trenggalek harus pulang lebih awal karena Suryanto sakit dan dimungkinkan untuk pulang lebih awal.

Pasangan suami istri ini tidak pulang bersama Jama'ah Kloter 52 asal Trenggalek melainkan pulang lebih awal bergabung dengan kloter 10 rombongan Jama'ah Haji asal Sumenep dan Surabaya.

 

Keberadaan Jama'ah Haji yang meninggal, tertinggal dan pulang lebih awal ini dibenarkan oleh Drs. Mustofa Alchamdani, M.Si, KTU Kemenag Trenggalek.

 

Menurut Mustofa "sesuai dengan catatan yang ada, terdapat 1 Jama'ah Haji asal Trenggalek yang meninggal, 1 Jama'ah Haji yang tertinggal karena masih dirawat dan 2 Jama'ah Haji yang pulang lebih awal," tandas pejabat Kemenag ini kepada Humas Trenggalek. (Humas)

 

Pj. Sekda Trenggalek Lounching Penerima KUR Tani

Created on 14 September 2018

Penjabat Sekda Trenggalek, Drs. Pariyo Lounching KUR bagi para petani, Jum'at (14/9/2018) di halaman Rumah Coklat Karangan.

 

Peluncuran kredit usaha rakyat yang juga dihadiri oleh Dandim 0806 Trenggalek, Letkol Inv. Dodik Novianto dan segenap tamu undangan lainnya, dalam rangka untuk memberikan akses permodalan bagi para petani agar dapat mengembangkan usaha pertaniannya.

 

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Ir. Joko Surono, pembangunan pertanian mempunyai peran yang strategis dalam perekonomian nasional.

 

Namun menurut Kepala Dinas ini pembangunan pertanian kedepan dihadapkan persoalan mendasar keterbatasan akses petani terhadap sumber pembiayaan pertanian, sehingga diperlukan terobosan dalam hal ini sehingga para petani dapat mengembangkan usaha pertaniannya.

 

Salah satu terobosan yang dilakukan oleh Pemkab Trenggalek untuk mendorong pengembangan usaha petani dalam mengakses permodalan tersebut, Pemkab. Trenggalek Lounching program KUR terhadap petani.

Bank BNI 46 selaku pelaksana program ini, menawarkan bunga pinjaman permodalan cukup rendah kepada petani, hanya 7% per tahun.

 

Dalam kegiatan lounching tersebut, Pj. Sekda Trenggalek serahkan kredit KUR kepada 109 KK petani, dengan jumlah nominal Rp. 482.000.000,-.

 

Pj. Sekda Trenggalek, Drs. Pariyo menyambut gembira penyaluran KUR kepada petani tersebut. Menurutnya, "ini momentum awal bagi para petani di Trenggalek untuk mengembangkan usahanya," ungkap Pariyo kepada Humas Trenggalek.

 

Dengan disalurkannya kredit KUR dengan bunga ringan, tentunya dapat menjadi solusi bagi para petani yang terkendala modal dalam mengembangkan usahanya, tandas Pj. Sekda ini. (Humas)

 

56 Jama'ah Haji Kloter 49 Asal Trenggalek Pulang ke Kampung Halaman

Created on 14 September 2018

56 Jama'ah Haji asal Trenggalek yang tergabung dalam kloter 49, pulang ke kampung halaman dengan selamat, Jum'at (14/9/2018). Jamaah Haji kloter ini tiba sekitar pukul 06.45 WIB di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek.

 

Kedatangan Jama'ah Haji ini diterima oleh Asisten I Sekda Trenggalek, Drs. Sugeng Widodo yang mewakili Bupati Trenggalek Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, yang berhalangan hadir karena tugas yang tidak dapat ditinggalkan.

 

Tangis haru nampak terlihat ketika Jamaah Haji asal Trenggalek ini, bertemu dengan keluarga kembali di kampung halaman yang setia menunggu penjemputan sejak pagi.

Drs. Mustofa Alchamdani, M.Si, KTU Kemenag Trenggalek bersyukur pemulangan jama'ah Haji asal Trenggalek sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah, "tidak ada keterlambatan," tuturnya.

 

Ditambahkan oleh Mustofa, kloter 49 ini merupakan jamaah dari KBIH Mabaroq dan Hasan Munahir. "Sedangkan nanti malam juga dijadwalkan pemulangan 501 jama'ah Haji kloter 52, ke Trenggalek," tutur KTU Kemenag Trenggalek ini kepada Tim Humas.

 

Sedangkan Asisten I Sekda Trenggalek, Drs. Sugeng Widodo menambahkan patut disyukuri Jamaah Haji Kloter 49 ini semuanya bisa pulang dengan selamat, ungkap Sugeng.

 

Lebih lanjut Asisten I ini menambahkan, dalam hal ini memang Pemerintah Kabupaten Trenggalek berupaya untuk memfasilitasi kedatangan Jamaah Haji ini dari tahun ketahun untuk bisa kita tingkatkan fasilitasnya, seperti halnya dua Bus yang mengangkut Jama'ah dan juga pengamanan pemulangan jama'ah dengan menggerakkan potensi yang ada mulai dari Pol PP hingga Kepolisian dan pihak-pihak terkait. (Humas)

 

Page 8 of 31

BERITA LAINNYA

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
Prev Next
Trenggalek Raih Penyaji Terbaik Festival Makanan Khas Jatim 2018

13 OKTOBER

Trenggalek Raih Penyaji Terbaik Festival Makanan Khas Jatim 2018

Kemahiran Chef Andri Setya Waspada owner CW CATERING dalam mengolah bahan makan berbuah manis. Duta Trenggalek ini berhasil menjadi penyaji terbaik Festival Makanan Khas Jatim...

Khofifah Indar Parawansa Hadiri Pelantikan ISNU Trenggalek

13 OKTOBER

Khofifah Indar Parawansa Hadiri Pelantikan ISNU Trenggalek

Ada yang spesial dalam pelantikan Pengurus Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama Kabupaten Trenggalek, Sabtu (13/10/2018). Menjadi special karena pelantikan salah satu Banom NU ini didatangi dan...

Emil Dardak: TAGANA Investasi Asuransi Pemerintah Pada Saat Darurat Bencana

13 OKTOBER

Emil Dardak: TAGANA Investasi Asuransi Pemerintah Pada Saat Darurat Bencana

Berbanggalah menjadi bagian dari TAGANA, sehingga kita berbuat untuk sesama disaat mereka membutuhkan. Kita dilahirkan untuk berbuat baik di dunia.   Begitulah yang disampaikan oleh Bupati Trenggalek,...

Beri Motivasi, Bupati Emil Dardak Dorong TAGANA Terlatih dan Profesional

13 OKTOBER

Beri Motivasi, Bupati Emil Dardak Dorong TAGANA Terlatih dan Profesional

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, beri motivasi kepada relawan Taruna Tanggap Bencana (TAGANA) dalam kegiatan pemantapan, Sabtu (13/10/2018). Dengan pemantapan, diharapkan TAGANA menjadi...

Ary Nurcahyaningsih, Kenalkan Batik Trenggalek hingga Perjuangkan ODHA di AYIMUN 2018, Bangkok Thailand

12 OKTOBER

Ary Nurcahyaningsih, Kenalkan Batik Trenggalek hingga Perjuangkan ODHA di AYIMUN 2018, Bangkok Thailand

Mungkin banyak orang belum mengenal sosok Ary Aryrcahyaningsih, gadis cantik, Asal Dongko, Trenggalek. Aktivis Volunter GenRe di forum duta GenRe Kabupaten Trenggalek ini menjadi delegasi...

Kabupaten Trenggalek Terima Penghargaan dari Gubernur di Hari Jadi Jawa Timur Ke-73

12 OKTOBER

Kabupaten Trenggalek Terima Penghargaan dari Gubernur di Hari Jadi Jawa Timur Ke-73

Pemerintah Provinsi Jawa Timur gelar upacara peringatan HUT ke-73, Jumat (12/10/2018). Upacara peringatan hari jadi yang digelar di halaman Gedung Negara Grahadi tersebut dipimpin langsung...

Wabup Arifin Berangkatkan Kirab Satu Negeri (KSN) Zona Rote

12 OKTOBER

Wabup Arifin Berangkatkan Kirab Satu Negeri (KSN) Zona Rote

Pataka Merah Putih Kirab Satu Negeri (KSN) zona Rote tiba di Trenggalek, Kamis (11/10/2018). Setelah menginap semalam di Bumi Menaksopal, Pataka Merah Putih KSN Zona...

Bupati Emil Minta Masyarakat Waspada Aksi Penipuan yang Mengatasnamakan Dirinya

12 OKTOBER

Bupati Emil Minta Masyarakat Waspada Aksi Penipuan yang Mengatasnamakan Dirinya

Emil Dardak mengambil langkah tegas melaporkan ke polisi akun facebook yang mencatut namanya untuk meminta sumbangan. Hal ini dilakukan Emil, sebagai wujud keseriusan dalam upaya...

Ini Alasan Pemkab Trenggalek Wacanakan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah

11 OKTOBER

Ini Alasan Pemkab Trenggalek Wacanakan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah

Pemerintah Kabupaten Trenggalek wacanakan akan melakukan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Sebelum melakukan revisi, Pemkab Trenggalek melalui BAPEDA LITBANG Trenggalek lakukan sosialisasi dan konsultasi...

Menjadi Kawasan Pengembangan Ekonomi, Pemkab Trenggalek Persiapkan Revisi RTRW

11 OKTOBER

Menjadi Kawasan Pengembangan Ekonomi, Pemkab Trenggalek Persiapkan Revisi RTRW

Terus berbenah, Pemerintah Kabupaten Trenggalek siapkan revisi RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah). Revisi rencana tata ruang wilayah ini dilakukan karena Kabupaten Trenggalek sangat berpotensi menjadi...

Bupati Emil Dardak Terima Kunjungan Sahabat Lamanya, Wakil Walikota Tual

11 OKTOBER

Bupati Emil Dardak Terima Kunjungan Sahabat Lamanya, Wakil Walikota Tual

Bupati Trenggalek, Dr. H Emil Elestianto Dardak, M.Sc, mendapatkan kunjungan dari Wakil Walikota Tual Provinsi Maluku, Abdul Hamid Rahayaan, Kamis (11/10/2018). Kunjungan Wawali Tual yang...

Buka Porkab IV, Bupati Emil Berharap Trenggalek Lahirkan Banyak Atlet Berprestasi

10 OKTOBER

Buka Porkab IV, Bupati Emil Berharap Trenggalek Lahirkan Banyak Atlet Berprestasi

Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Komite Olahraga  Nasional Indonesia (KONI) kembali menggelar PORKAB IV tahun 2018. Diikuti sekitar 1200 atlet, gelaran Pekan Olahraga Kabupaten Trenggalek yang...

Doa Bersama untuk Negeri Demi Menjaga Keutuhan NKRI

10 OKTOBER

Doa Bersama untuk Negeri Demi Menjaga Keutuhan NKRI

Keprihatinan bersama atas musibah yang dialami Bangsa, para ulama, TNI-POLRI, Aparatur Pemerintah, pelajar dan berbagai elemen masyarakat Trenggalek menggelar doa bersama untuk Negeri.   Dengan berdoa...

Jadi Spot Swafoto, Banyak Pengunjung Jatim Fair 2018 Penasaran dengan Goa Lawa

09 OKTOBER

Jadi Spot Swafoto, Banyak Pengunjung Jatim Fair 2018 Penasaran dengan Goa Lawa

Dikemas cantik, bak replika destinasi wisata "Goa Lawa", pengunjung Jatim Fair 2018 penasaran dengan destinasi wisata ini.   "Kapan-kapan mungkin kita bisa main kesana," ungkap Diah...

Goa Lawa Turut Ramaikan Jatim Fair 2018

09 OKTOBER

Goa Lawa Turut Ramaikan Jatim Fair 2018

Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ikut ambil bagian dalam dalam gelaran Jatim Fair 2018 di Grand City Mall Surabaya.   Dalam pameran yang digelar...

Angkat Potensi Wisata, Trenggalek Ikut Ambil Bagian dalam Jatim Fair 2018

09 OKTOBER

Angkat Potensi Wisata, Trenggalek Ikut Ambil Bagian dalam Jatim Fair 2018

Kesembilan kalinya Jatim Fair di gelar, sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Jadi ke-73 Provinsi Jawa Timur di tahun 2018.   Kabupaten Trenggalek, ikut ambil bagian dalam...

Pemkab Trenggalek Bekali Ketrampilan Kerajinan Tangan Bagi Penghuni Panti

08 OKTOBER

Pemkab Trenggalek Bekali Ketrampilan Kerajinan Tangan Bagi Penghuni Panti

Inginkan berikan kemandirian dan berdayakan penghuni panti asuhan dan panti jompo, Pemerintah Kabupaten Trenggalek berikan pelatihan ketrampilan kerajinan tangan kepada 32 penghuni panti asuhan/...

Emil Dardak: HUT ke-73, Jawa Timur Salah Satu Barometer Kemajuan Bangsa

08 OKTOBER

Emil Dardak: HUT ke-73, Jawa Timur Salah Satu Barometer Kemajuan Bangsa

HUT ke-73 Provinsi Jawa Timur jatuh pada tanggal 12 Oktober nanti, namun semaraknya sudah sangat terasa sejak saat ini. Beragam kegiatan dilaksanakan untuk memeriahkan peringatan...

Atasi Kekeringan, Bupati Trenggalek Siagakan Truk Tangki di Beberapa Lokasi

05 OKTOBER

Atasi Kekeringan, Bupati Trenggalek Siagakan Truk Tangki di Beberapa Lokasi

Tidak ingin dianggap Pemerintah tidak hadir ketika warganya sedang mengalami kesusahan akibat bencana kekeringan, Dr. H Emil Elestianto Dardak, M.Sc Bupati Trenggalek akan merubah pola...

Tangani Kekeringan, Emil Dardak Kaji Kembali Penggunaan Biaya Operasional Kepala Daerah

05 OKTOBER

Tangani Kekeringan, Emil Dardak Kaji Kembali Penggunaan Biaya Operasional Kepala Daerah

Meluasnya bencana kekeringan di Trenggalek, membuat Dr. H Emil Elestianto Dardak, M.Sc Bupati Trenggalek akan mengkaji kembali penggunaan biaya operasional kepala daerah, untuk menambah stock...

Anggarkan BTT untuk Perjuangkan Warga Terdampak Kekeringan di  Trenggalek

05 OKTOBER

Anggarkan BTT untuk Perjuangkan Warga Terdampak Kekeringan di Trenggalek

Bencana kekeringan di Trenggalek kian meluas. Sesuai data yang masuk ada sekitar 50 Desa dari 10 Kecamatan yang ada terdampak kekeringan di Trenggalek.   Dijelaskan Bupati Trenggalek,...

73 Tahun, Profesionalisme TNI Untuk Rakyat

05 OKTOBER

73 Tahun, Profesionalisme TNI Untuk Rakyat

Usia 73 tahun pada 5 Oktober tahun 2018 ini tentunya membuat Tentara Nasional Indonesia (TNI) semakin tambah dewasa. 73 tahun bukanlah waktu yang pendek, melainkan...

Jalin Kerjasama dengan Australia, Pemerintah Fokus Kembangkan Perekonomian Lokal

04 OKTOBER

Jalin Kerjasama dengan Australia, Pemerintah Fokus Kembangkan Perekonomian Lokal

Wakil Bupati Trenggalek, H. Mochammad Nur Arifin sangat mengapresiasi, Program kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Australia dalam hal pengembangan ekonomi lokal di Trenggalek. Program yang...

Jama'ah Haji Trenggalek Tasyakuran

04 OKTOBER

Jama'ah Haji Trenggalek Tasyakuran

Sepulang menjalankan rukun islam kelima, Jama'ah Haji Kabupaten Trenggalek tahun 2018 menggelar tasyakuran Haji, Kamis (4/10/2018). Tasyakuran Haji ini sebagai bentuk rasa syukur para jamaah...

"Ngopi Bareng" di Makodim 0806, Momentum Menjaga Sinergitas Stabilisasi Pemilu 2019

03 OKTOBER

"Ngopi Bareng" di Makodim 0806, Momentum Menjaga Sinergitas Stabilisasi Pemilu 2019

Masa kampanye Pemilu tahun 2019 telah bergulir pada 23 September 2018 kemarin. Tidak hanya memilih Presiden dan Wakil Presiden, Pemilu kali ini juga akan menentukan...

Undang Para Pendekar, Empat Pilar Koordinasikan Keamanan Pengesahan Warga PSHT Trenggalek Tahun 2018

03 OKTOBER

Undang Para Pendekar, Empat Pilar Koordinasikan Keamanan Pengesahan Warga PSHT Trenggalek Tahun 2018

Bertempat di Gedung Bhawarasa Pendopo Manggala Praja Trenggalek Rabu (3/10/2018), Empat Pilar (TNI, Polri, Pemerintah dan Kejaksaan) Kabupaten Trenggalek koordinasikan keamanan dan kenyamanan proses pengesahan...

Gempa dan Tsunami di Palu-Donggala, Emil Dardak saat ini Berkabung Bagi Seluruh Bangsa

01 OKTOBER

Gempa dan Tsunami di Palu-Donggala, Emil Dardak saat ini Berkabung Bagi Seluruh Bangsa

Bencana gempa dan tsunami terjadi di Palu dan Donggala pada Jumat (28/9/2018), dengan kekuatan gempa 7,4 magnitudo. Tak lama berselang, setelah gempa mengguncang terjadi tsunami...

1 Oktober, Pemkab Trenggalek Peringati Hari Kesaktian Pancasila

01 OKTOBER

1 Oktober, Pemkab Trenggalek Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Tanggal 1 Oktober, Bangsa Indonesia memperingati hari bersejarah Kesaktian Pancasila, begitu juga dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.   Peringatan Kesakitan Pancasila sendiri berkaitan erat dengan peristiwa peristiwa G30S/PKI...

Founder Markplus, Untuk berkembang Galery Gemilang Harus Banyak Dikunjungi Bisnisman

30 SEPTEMBER

Founder Markplus, Untuk berkembang Galery Gemilang Harus Banyak Dikunjungi Bisnisman

Keberadaan Galery Gemilang di Trenggalek, dianggap ekonom kawakan tanah air, Hermawan Kartajaya sebagai pendongkrak pelaku UKM. Hal ini lebih dikarenakan para pengunjung maupun pengusaha yang...

Hermawan Kartajaya : Ternyata Tempe Enak Yang Saya Makan Itu dari Trenggalek

30 SEPTEMBER

Hermawan Kartajaya : Ternyata Tempe Enak Yang Saya Makan Itu dari Trenggalek

Berkunjung ke Galery Gemilang Kabupaten Trenggalek, Prof. Hermawan Kartajaya, Founder dan CEO Markplus, Inc., berkesempatan mencicipi beberapa produk UKM Trenggalek, dengan ditemani Wakil Bupati Trenggalek,...

Founder Markplus Inc. Terkesan Ide Cemerlang Galery Gemilang Trenggalek

30 SEPTEMBER

Founder Markplus Inc. Terkesan Ide Cemerlang Galery Gemilang Trenggalek

Berkunjung ke Trenggalek, Prof. Hermawan Kartajaya, Founder and CEO Markplus, Inc. berkesempatan mampir di Galery Gemilang Trenggalek, Minggu (30/9/2018). Rencananya ekonom kawakan tanah air ini...

Asisten I, Lepas Peserta Raimuna Trenggalek Dalam Raimuna Daerah XIII Kwarda Jatim

29 SEPTEMBER

Asisten I, Lepas Peserta Raimuna Trenggalek Dalam Raimuna Daerah XIII Kwarda Jatim

Mewakili Wabup Trenggalek, H. Moch. Nur Arifin yang juga Kakwarcab Trenggalek, Asisten I Sekda Trenggalek, Sugeng Widodo, SH, lepas peserta Raimuna Trenggalek dalam Raimuna Daerah...

Buah Kerja Keras Raih WTP, Kabupaten Trenggalek Dapatkan Penghargaan Dari Menteri Keuangan

28 SEPTEMBER

Buah Kerja Keras Raih WTP, Kabupaten Trenggalek Dapatkan Penghargaan Dari Menteri Keuangan

Berhasil menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2017 dengan capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali dapatkan Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI,...

Kabupaten Trenggalek Kembali Raih WTP di Bawah Kepemimpinan Emil-Arifin

28 SEPTEMBER

Kabupaten Trenggalek Kembali Raih WTP di Bawah Kepemimpinan Emil-Arifin

Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali mendapatkan WTP dari BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2017.    Opini Wajar Tanpa pengecualian ini merupakan buah kerja keras...

Emil Dardak : Kesuksesan JAPRI  Menjadi Aset Untuk Bisa Menularkan Virus Positif Kepada Yang Lain

27 SEPTEMBER

Emil Dardak : Kesuksesan JAPRI Menjadi Aset Untuk Bisa Menularkan Virus Positif Kepada Yang Lain

Melihat progres keberhasilan yang sangat luar biasa pada program JAdi pengusaha mandiRI (JAPRI) di Trenggalek, yang diselenggarakan oleh Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) bersama...

Emil Dardak : Linmas Bisa Menjadi Agent Of Change Kesiapsiagaan Tanggap Bencana

27 SEPTEMBER

Emil Dardak : Linmas Bisa Menjadi Agent Of Change Kesiapsiagaan Tanggap Bencana

Memiliki bentuk topografi, dua pertiganya merupakan wilayah pegunungan dengan batuan vulkanik muda yang mudah patah membuat Kabupaten Trenggalek menjadi daerah rawan bencana, utamanya bencana tanah...

Temui Massa Demonstran, Kehadiran Emil Dardak Diwarnai Tangis Haru GTT dan PTT

27 SEPTEMBER

Temui Massa Demonstran, Kehadiran Emil Dardak Diwarnai Tangis Haru GTT dan PTT

Forum GTT dan PTT SD di Kabupaten Trenggalek menggelar aksi turun jalan menolak proses recruitmen CPNS di tahun 2018. Berkumpul di depan Masjid Agung Baiturrahman,...

Carikan Solusi, Emil Dardak, Datangi Massa Unjuk Rasa GTT & PTT

27 SEPTEMBER

Carikan Solusi, Emil Dardak, Datangi Massa Unjuk Rasa GTT & PTT

Pelaksanaan tes CPNS yang akan diselenggarakan serentak di seluruh penjuru tanah air dalam waktu dekat ini, mendapatkan reaksi dari Forum Guru Tidak Tetap dan Pegawai...

Bupati Emil Dardak Bersama Asosiasinya Akan Perjuangkan ke Pemerintah Pusat Status Kepegawaian Yang Terbaik Untuk Tenaga Honorer

27 SEPTEMBER

Bupati Emil Dardak Bersama Asosiasinya Akan Perjuangkan ke Pemerintah Pusat Status Kepegawaian Yang Terbaik Untuk Tenaga Honorer

Temui massa dan perwakilan ujuk rasa Forum GTT dan PTT SD di Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, Bupati Trenggalek diskusikan bersama 8 aspirasi tuntutan...

Ranperda PAPBD Trenggalek Tahun 2018 Disahkan Menjadi Perda

26 SEPTEMBER

Ranperda PAPBD Trenggalek Tahun 2018 Disahkan Menjadi Perda

Setelah melalui pembahasan yang cukup panjang, Ranperda PAPBD tahun anggaran 2018 Kabupaten Trenggalek disahkan menjadi Peraturan daerah melalui sidang Paripurna DPRD, Rabu (26/9/2018).   DPRD Trenggalek setujui...