Larung Sembonyo Pantai Prigi, Budaya Eksotis Nelayan

Created on 09 September 2016

Labuh Larung Sembonyo merupakan upacara adat perwujudan rasa syukur nelayan terhadap tangkapan ikan yang melimpah dan permintaan keselamatan bagi nelayan Prigi saat melaut. Tradisi dan budaya yang dilestarikan masyarakat ini lahir dari Mitos atau hikayah yang berkembang dan diyakini oleh masyarakat teluk Prigi. Hikayah ini menceritakan tentang awal dibukanya kawasan atau babad alas teluk Prigi, yang menjadi cikal bakal atau asal usul adanya upacara Larung sembonyo ini. Masyarakat meyakini bahwasanya tradisi yang biasa dilakukan pada Senin Kliwon bulan Selo penanggalan jawa ini merupakan adat budaya yang harus dilestarikan. Akan ada yang kurang dan bila tradisi ini ditinggalkan. Upacara adat larung Sembonyo ini dilakukan oleh masyarakat nelayan dan petani utamanya bagi nelayan yang menggantungkan hidupnya di Teluk Prigi dalam penghormatan pada leluhur yang telah membuka atau babad alas teluk ini yaitu Tumenggung Yudho Negoro dan empat saudaranya. Diyakini bila upacara ini ditinggalkan ditakutkan akan ada gangguan dilaut, kesulitan menangkap ikan, gagal panen, wabah, bencana alam dan beberapa musibah lainnya.

Mengutip buku Informasi Pariwisata dan Budaya Kabupaten Trenggalek yang dikeluarkan dinas pariwisata, upacara Labuh Larung Sembonyo ini mulai tahun 1985 dilaksanakan secara besar-besaran setelah sebelumnya terhenti akibat situasi politik yang tidak memungkinkan. Peringatan Sembonyo saat ini sudah menjadi agenda tradisi budaya masyarakat Kabupaten Trenggalek yang rutin digelar. Pemkab Trenggalek ikut andil dalam rutin terselenggaranya upacara adat nelayan Teluk Prigi ini.

Upacara adat Labuh Larung Sembonyo ini dilaksanakan di Teluk Prigi, Desa Tasik madu atau Karanggongso Kec. Watulimo. Sedangkan upacara adat atau upacara tradisional lainnya tempat pelaksananaannya didesa Tasik madu, Prigi, Margomulyo, Karanggandu, dan Karanggongso itu disebut dengan berbagai istilah sedekah laut, larung sembonyo, upacara adat sembonyo, mbucal sembonyo, bersih laut. Sembonyo sebenarnya berasal dari nama mempelai tiruan, yang berupa boneka kecil dari tepung beras ketan. Adonan tepung ini dibentuk seperti layaknya sepasang mempelai yang sedang bersanding. Boneka ini didudukan diatas perahu lengkap dengan peralatan satang, yaitu alat unutuk menjalankan dan mengemudikan perahu. Penggambaran mempelai tiruan yang bersanding diatas perahu ini dilengkapi pula dengan sepasang mempelai tiruan terbuat dari ares batang pisang. Ares pisang ini dihiasi dengan bunga kenanga dan melati, lecari. Karena sembonyo mengambarkan mempelai, maka perlengkapan upacara adat sembonyo juga dilengkapi dengan seserahan atau sesaji serta perlengkapan lain seperti halnya upacara pernikahan tradisi jawa.

Tiruan mempelai yang disebut Sembonyo itu berkaitan dengan hikayah yang berkembang mengenai terjadinya tradisi larung sembonyo. Tradisi ini berawal dari suatu peristiwa yang diyakini ada dan terjadi pada waktu itu. Hikayah ini menceritakan mengenai pernikahan antara Raden Nganten Gambar Inten, dengan Raden Tumenggung Kadipaten Andong Biru atau Tumenggung Yodho Negoro. Raden Nganten Gambar Inten juga terkenal dengan nama raden Nganten Tengahan. Awal ceritanya ketika terjadinya kejenuhan kerajaan Surakarta ekspansi keluar dan berperang, karena masih banyak wilayahnya yang belum dibuka. Kala itu diceritakan Raja Surakarta memerintahkan Tumenggung Yudho Negoro yang terkenal satrio pinilih yang memiliki kemampuan luar biasa dalam berperang, untuk membuka wilayahnya ke arah Timur. Perluasan ini mulai dari Pacitan, Sumbreng Munjungan, Demuk Kalidawir Tulungagung dan Prigi Watulimo.

Tumenggung Yudho Negoro bersedia menjalankan perintah raja Surakarta itu dengan syarat membawa keempat saudara kandungnya, Raden Yauda yang selanjutnya di suruh mengembangkan wilayah di Lorok Pacitan, Raden Yaudi di Munjungan, Raden Pringo Jayeng Hadilogo di Demuk Kalidawir Tulungagung, dan Raden Prawiro Kusumo di Mbagusan Besuki Tulungagung. Syarat ini diterima raja, tidak menunggu lama berangkatlah kelima kesatria ini ke wilayah Timur untuk mengembangkan wilayah. Selain keempat saudaranya Raden Tumenggung Yudho Negoro didampingi pengikut setianya Hyang Pamong. Awal bersandar rombongan kelima saudara ini di Lorok Pacitan. Setelah terbuka, Raden Tumenggung Yudha Negoro memerintahkan kepada Adik paling tuanya pangeran Yauda untuk mengembangkan. Rombongan melanjutkan perjalanan ke Timur lagi dan mendarat di Sumbreng Munjungan. Di sini Tumenggung Yudho Negoro memerintahkan adiknya Pangeran Yahudi untuk mengembangkan. Ketika perjalanan mau mencapai Teluk Prigi tiba-tiba suasana menjadi gelap gulita dan tidak bisa ditembus. Teluk Prigi waktu itu ditutupi kekuatan gaib yang sulit ditembus. Segala upaya dilakukan rombongan ini namun tidak berhasil.

Karena tidak bisa masuk memaksa Raden Tumenggung Yudo Negoro dan Hyang Pamong duduk bersemedi di Bukit Kambe memohon petunjuk kepada Sang Maha Pencipta. Singkat cerita ketika bersemedi ini Hyang Pamong mendapatkan petunjuk, untuk bisa membuka kawasan Teluk Prigi ini Raden Tumenggung Yudho Negoro harus bersedia menikah dengan Raden Nganten Gambar Inten di Wilayah Tengahan. Mendapatkan petunjuk ini Raden Tumenggung Yudo Negoro segera ke pantai melakukan semedi untuk ketemu Raden Nganten Gambar Inten di wilayah tengahan dan melamarnya. Lamaran ini diterima dengan syarat. Syarat itu antara lain selama pelaksanaan pernikahan, upaya membuka wilayah Prigi baru dimulai, setelah dibuka wilayah baru ini dinamakan Prigi yang nantinya untuk tempat orang mencari nafkah, hari perkawinan supaya diperingati setiap tahun di Bulan Selo, hari Senin Kliwon yang ditandai dengan sedekah laut dan dimeriahkan hiburan Tayub. Hikayah inilah yang mengawali lahirnya tradisi Sembonyo ini.

Pelarungan sembonyo dan berbagai srasrahan dan sesaji ini didorong dengan niat, harapan dan permohonan untuk mendapatkan keselamatan dan memperoleh hasil dari laut dan daratan yang melimpah. Secara garis besar tahap tahap upacara adat Larung Sembonyo dibagi menjadi dua tahap persiapan yang meliputi malam widodaren membuat sembonyo, kembang mayang, menyiapkan encek/ sesaji serta menyiapkan kesenian jaranan untuk pengiring dan tahap pelaksanaan.

Sedangkan tahap pelaksanaan upacara Larung sembonyo adalah arak-arakan diberangkatkan dari kantor kecamatan watulimo menuju tempat pelelangan ikan yang telah dihiasi layaknya pesta pernikahan. Sembonyo diusung yang diriingi para petugas upacara dalam formasi tertentu. Bagian inilah yang menarik dan ditunggu penonton, setelah prosesi yang dilakukan di TPI tersebut, Sembonyo dan segala pelengkapnya dilarung ke tengah laut menggunakan perahu nelayan. Sebagian pengung bisa menaiki perahu yang disediakan panitia kegiatan untuk melihat prosesi di tengah laut. Tradisi ini tetap lestari sampai sekarang dan merupakan agenda tahunan yang menarik dan wajib dikunjungi untuk merasakan sensasinya. (Humas)

BERITA LAINNYA

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
Prev Next
Proses Membuka Jalur Kampak - Munjungan Menunjukkan Perkembangan Yang Signifikan

05 FEBRUARI

Proses Membuka Jalur Kampak - Munjungan Menunjukkan Perkembangan Yang Signifikan

Setelah berkoordinasi dengan banyak pihak diantaranya pakar Geologi UGM, BASARNAS, BNPB akhirnya di hari ke 15 proses membuka jalur akibat tanah longsor yang menutup badan...

Bupati Emil Dardak Terus Tinjau Progress Pembersihan Material Longsor Jalur Kampak–Munjungan

03 FEBRUARI

Bupati Emil Dardak Terus Tinjau Progress Pembersihan Material Longsor Jalur Kampak–Munjungan

Proses pembersihan matrial longsor di jalur Kampak–Munjungan terus berlanjut. Sabtu (03/2/2018) Bupati Trenggalek, Dr Emil Elestianto Dardak, M.Sc, kembali meninjau progres upaya pembersihan ini. Didampingi...

Pemerintah Kabupaten Trenggalek Raih Penghargaan SAKIP Predikat B dari KEMENPAN-RB

31 JANUARI

Pemerintah Kabupaten Trenggalek Raih Penghargaan SAKIP Predikat B dari KEMENPAN-RB

Kabupaten Trenggalek pada hari Rabu (31/01/2018) raih penghargaan Sistem Akuntanbilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan predikat B dari Kementerian PAN-RB. Penghargaan ini diberikan secara langsung...

Lintas Sektoral Diskusikan Penanganan Dampak Longsor Jalur Kampak-Munjungan

31 JANUARI

Lintas Sektoral Diskusikan Penanganan Dampak Longsor Jalur Kampak-Munjungan

Satu minggu lebih bencana tanah longsor menutup total jalur utama Kampak-Munjungan. Sejumlah alat berat terus bekerja membersihkan material longsoran guna membuka kembali jalur tersebut. Pihak-pihak...

Wabup Arifin Hadiri Upacara Adat Grebeg Selo Bale

26 JANUARI

Wabup Arifin Hadiri Upacara Adat Grebeg Selo Bale

Masyarakat Dusun Winong Desa Sumurup Kecamatan Bendungan, memiliki cara tersendiri dalam meluapkan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Ungkapan rasa syukur tersebut diwujudkan melalui upacara adat...

Alat Berat Mulai Bersihkan Material Longsor Ruas Jalur Kampak - Munjungan

25 JANUARI

Alat Berat Mulai Bersihkan Material Longsor Ruas Jalur Kampak - Munjungan

  Menindak lanjuti kondisi ruas jalur yang menghubungkan Kampak-Munjungan yang masih tertutup total, Pemkab Trenggalek bersama BNPB, BPBD, BASARNAS dan Dinas PUPR serta stakeholder terkait bergerak...

Emil Dardak Datangkan Ahli Geologi untuk Penanganan Longsor Jalur Kampak-Munjungan

23 JANUARI

Emil Dardak Datangkan Ahli Geologi untuk Penanganan Longsor Jalur Kampak-Munjungan

Bupati Trenggalek, Dr Emil Elestianto Dardak, M.Sc, tidak mau gegabah menangani material longsor yang memutus jalur Kampak-Munjungan, Senin (22/1/2018). Tak ingin membahayakan petugas maupun memicu...

Bupati Emil Dardak Resmikan Bank BTN Kantor Cabang Pembantu Trenggalek

23 JANUARI

Bupati Emil Dardak Resmikan Bank BTN Kantor Cabang Pembantu Trenggalek

Bank BTN Kantor Cabang Pembantu Trenggalek diresmikan oleh Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc., bersama dengan Kepala Kantor Wilayah III Bank BTN, Joni Prasetianto,...

Jalur Kampak-Munjungan Lumpuh, Bupati Emil Pastikan Masyarakat Tak Terisolir

22 JANUARI

Jalur Kampak-Munjungan Lumpuh, Bupati Emil Pastikan Masyarakat Tak Terisolir

Ruas jalur utama yang menghubungkan antara dua Kecamatan yaitu Kampak dan Munjungan yang terputus total, membuat pasokan barang dan BBM terhambat. Menindak lanjuti hal tersebut,...

Jalur Kampak-Munjungan Lumpuh, Bupati Emil Dardak Pastikan Pasokan BBM Aman

22 JANUARI

Jalur Kampak-Munjungan Lumpuh, Bupati Emil Dardak Pastikan Pasokan BBM Aman

Dua hari Material longsor menutup badan jalan Jalur Kampak-Munjungan di KM 16. Material longsor ini melumpuhkan jalur utama ke Kecamatan Munjungan Trenggalek.   Senin (22/1/2018), Bupati...

Tanah Longsor Tutup Ruas Jalur Kampak-Munjungan, Bupati Emil Upayakan Jalur Alternatif

21 JANUARI

Tanah Longsor Tutup Ruas Jalur Kampak-Munjungan, Bupati Emil Upayakan Jalur Alternatif

Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Kampak dengan intensitas tinggi mengakibatkan tebing seluas kurang lebih 4 Ha petak 147 D blok Dusun Watu Kembang dan Suwaru...

Respon Cepat Bupati Emil Tanggapi Tanah Longsor Jalur Kampak-Munjungan

21 JANUARI

Respon Cepat Bupati Emil Tanggapi Tanah Longsor Jalur Kampak-Munjungan

Curah hujan cukup tinggi yang terjadi semalaman di beberapa wilayah di Kabupaten Trenggalek, mengakibatkan bencana tanah longsor pada ruas jalur yang menghubungkan Kecamatan Kampak dan...

Bupati Trenggalek Tinjau Langsung Kondisi Kerusakan Jalan

18 JANUARI

Bupati Trenggalek Tinjau Langsung Kondisi Kerusakan Jalan

Curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di Kabupaten Trenggalek, membuat sejumlah infrastruktur jalan raya mengalami kerusakan. Diantaranya adalah aspal yang...

Dinas Kominfo Trenggalek Gelar FGD Masterplan Pengembangan IT

18 JANUARI

Dinas Kominfo Trenggalek Gelar FGD Masterplan Pengembangan IT

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Trenggalek menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Desk Evaluation tentang Masterplan Pengembangan Teknologi Informasi, Kamis (18/1/2018) di Gedung Bhawarasa...

Wabup Arifin Ajak Anggota PPL Jaga Netralitas

17 JANUARI

Wabup Arifin Ajak Anggota PPL Jaga Netralitas

Wakil Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin menyampaikan kepada anggota Panitia Pengawas Lapangan (PPL) untuk bersikap gentle dalam menghadapi pesta demokrasi. Hal tersebut disampaikan oleh...

Bupati Emil Dardak Penuhi Janji Kepada Kelompok Jurnalis Warga

16 JANUARI

Bupati Emil Dardak Penuhi Janji Kepada Kelompok Jurnalis Warga

Kelompok Jurnalis Warga dari Desa Jombok Kecamatan Pule dan Desa Dongko, masing-masing mendapatkan satu buah laptop yang diberikan langsung oleh Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto...

Gerakan Sejuta Biopori Ditutup Wakil Bupati Trenggalek

16 JANUARI

Gerakan Sejuta Biopori Ditutup Wakil Bupati Trenggalek

Salah satu upaya untuk mengurangi resiko banjir adalah dengan meningkatkan daya resap tanah terhadap air. Hal tersebut dapat dilakukan dengan membuat lubang resapan biopori, yaitu...

Maestro Duren "Ripto" Tutup Usia

15 JANUARI

Maestro Duren "Ripto" Tutup Usia

Trenggalek berduka, Suripto atau Mbah Ripto pemilik sekaligus penemu Durian Ripto tutup usia, Senin (15/1/2018). Mbah Ripto mengembuskan nafas terakhir pada Senin malam dirumahnya dikarenakan...

Sekda  Trenggalek Distribusikan Bantuan Kepada Warga yang Mengalami Rumah Roboh

13 JANUARI

Sekda Trenggalek Distribusikan Bantuan Kepada Warga yang Mengalami Rumah Roboh

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Drs. Kusprigianto, M.M., distribusikan bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami roboh akibat hujan deras disertai angin, Sabtu (13/1/2018).   Bantuan...

BPS, tahun 2017 Angka Kemiskinan Trenggalek Menurun dan Kesejahteraan Masyarakat Cenderung Meningkat

09 JANUARI

BPS, tahun 2017 Angka Kemiskinan Trenggalek Menurun dan Kesejahteraan Masyarakat Cenderung Meningkat

Menanggapi pemberitaan salah satu media masa yang membahas angka garis kemiskinan Kabupaten Trenggalek terus merangkak naik, maka perlu Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengklarifikasi hal ini bersama...

Dilakukan Pembenahan, Beberapa Titik Rawan Genangan Air Mulai Teratasi

09 JANUARI

Dilakukan Pembenahan, Beberapa Titik Rawan Genangan Air Mulai Teratasi

Menghadapi musim hujan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek serius melakukan penanganan pada sistem drainase di beberapa lokasi. Penanganan perbaikan sistem drainase ini dilakukan untuk menghindari genangan air...

Tinjau Luapan Sungai Ngasinan, Emil Dardak Nyebur Air

08 JANUARI

Tinjau Luapan Sungai Ngasinan, Emil Dardak Nyebur Air

Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, tinjau langsung warganya yang sedang dilanda bencana banjir, Senin (8/1/2018). Curah hujan yang cukup tinggi sejak Sabtu pagi...

Tinjau Banjir, Bupati Trenggalek Dapati Beberapa Rumah Warga Belum Dilengkapai Jamban

08 JANUARI

Tinjau Banjir, Bupati Trenggalek Dapati Beberapa Rumah Warga Belum Dilengkapai Jamban

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, tinjau bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Trenggalek, Senin dini hari (8/1/2018). Banjir akibat luapan aliran Sungai...

 Dua Hari Berturut-turut Emil Dardak Tinjau Bencana Banjir

08 JANUARI

Dua Hari Berturut-turut Emil Dardak Tinjau Bencana Banjir

Hujan lebat kembali akibatkan bencana banjir di beberapa titik di Trenggalek, Senin (8/1/2018). Setelah sehari sebelumnya banjir yang melanda Kelurahan Tamanan, Desa Salamrejo dan Sumberingin...

Temu Akrab Dharmawanita Trenggalek Iringi Endah Ali Mustofa Mendampingi Suami Memasuki MPP

05 JANUARI

Temu Akrab Dharmawanita Trenggalek Iringi Endah Ali Mustofa Mendampingi Suami Memasuki MPP

Tiga tahun sudah keakraban Endah Ali Mustofa, Istri Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek bersama Dharmawanita Trenggalek. Tentunya banyak suka duka yang membekas dari seorang Endah Ali...

Kodim 0806 Gelar Gowes Bareng Forkopimda dan Lintas Sektor

05 JANUARI

Kodim 0806 Gelar Gowes Bareng Forkopimda dan Lintas Sektor

Kodim 0806 ajak Forkopimda Trenggalek dan lintas sektor gowes bareng, Jum'at (5/1/2018). Acara bersepeda bareng ini dalam rangka memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat guna menjaga...

Education Fair Trenggalek 2018 Diserbu Calon Mahasiswa

04 JANUARI

Education Fair Trenggalek 2018 Diserbu Calon Mahasiswa

Dalam upaya memberikan informasi perguruan tinggi yang mungkin tepat dan sedang dicari oleh calon-calon Mahasiswa dari Bumi Menaksopal, Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali menggelar ajang Education...

Emil Dardak, Tinjau Pameran Perguruan Tinggi tahun 2018

04 JANUARI

Emil Dardak, Tinjau Pameran Perguruan Tinggi tahun 2018

Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali menggelar Education Fair di awal tahun 2018 ini. Pameran Perguruan Tinggi yang digelar di Hall Majapahit Hotel Hayam Wuruk Trenggalek ini...

Kadisdikpora Trenggalek, Ditunjuk Menjadi Plt. Sekretaris Daerah

02 JANUARI

Kadisdikpora Trenggalek, Ditunjuk Menjadi Plt. Sekretaris Daerah

Kadisdikpora Kabupaten Trenggalek, Drs. Kusprigianto, M.M, ditunjuk menjadi Plt. Sekda Trenggalek, untuk mengisi kekosongan jabatan Sekda Trenggalek yang ditinggalkan Drs. Ali Mustofa, M.Si, yang mengambil...

2018 Pemkab Trenggalek Revitalisasi Pasar Pon

02 JANUARI

2018 Pemkab Trenggalek Revitalisasi Pasar Pon

Pasar Pon merupakan simbol perekonomian rakyat di Trenggalek. Sudah puluhan tahun pasar tradisional yang berada di pusat kota ini tidak tersentuh peremajaan bangunan, sehingga keberadaannya...

Apelkan Pegawai, Setelah Libur Panjang Akhir tahun

02 JANUARI

Apelkan Pegawai, Setelah Libur Panjang Akhir tahun

Pemkab Trenggalek apelkan PNS usai jalani libur panjang akhir tahun, Selasa (2/1/2018) di halaman “Pendopo Manggala Praja Nugraha”. Apel ini menindak lanjuti himbauan KEMENPAN RB...

Buka Pendaftaran Online Pasien RSUD Semakin Dimudahkan

02 JANUARI

Buka Pendaftaran Online Pasien RSUD Semakin Dimudahkan

RSUD Dr Soedomo Trenggalek terus berbenah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Awal tahun 2018 ini, rumah sakit plat merah milik Pemkab Trenggalek membuat gebrakan...

Ambil MPP, Sekda Trenggalek Nikmati Masa Pensiun

02 JANUARI

Ambil MPP, Sekda Trenggalek Nikmati Masa Pensiun

Per tanggal 2 Januari tahun 2018 nanti Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek Drs. Ali Mustofa M.Si, bisa bernafas lega menikmati masa purna tugas sebagai Pejabat Daerah....

Dorong Brand Lokal, Pemkab Trenggalek Resmikan “Galeri Gemilang”

29 DESEMBER

Dorong Brand Lokal, Pemkab Trenggalek Resmikan “Galeri Gemilang”

Tak henti-hentinya Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendorong pertumbuhan perekonomian daerah melalui UMKM. Berbagai brand lokal unggulan didorong kualitasnya sekaligus juga dengan pemasarannya.   Selain bekerja sama dengan Sarinah...

Komunitas Seni Reog Trenggalek Galang Dana Peduli Bencana Pacitan dalam CFD

24 DESEMBER

Komunitas Seni Reog Trenggalek Galang Dana Peduli Bencana Pacitan dalam CFD

Komunitas kesenian Reog Ponorogo asal Trenggalek, tunjukkan rasa empatinya terhadap Kabupaten tetangga Pacitan yang sedang dilanda musibah banjir bandang dan tanah longsor. Dalam Car Free...

Dorong Kemandirian Ekonomi, Pemkab Trenggalek Berikan Pelatihan Bambu Laminasi

22 DESEMBER

Dorong Kemandirian Ekonomi, Pemkab Trenggalek Berikan Pelatihan Bambu Laminasi

Kemandirian ekonomi masyarakat sangat diperlukan untuk menggerakkan sektor ekonomi strategis daerah. Hal inilah yang sedang didorong oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek, dalam beberapa sektor perekonomian unggulan...

Pemerintah Kabupaten Trenggalek Gelar Uji Sertifikasi SKKNI-KJK

22 DESEMBER

Pemerintah Kabupaten Trenggalek Gelar Uji Sertifikasi SKKNI-KJK

Guna meningkatkan daya saing koperasi serta perlunya menstandarisasi pengelolaan usaha koperasi, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menganggap perlu melakukan fasilitasi sertifikasi pengelola koperasi. Jum'at (22/13/2017) melalui Dinas...

Wabup Arifin: Peringatan Hari Ibu Bukanlah Tuntutan Penghormatan

22 DESEMBER

Wabup Arifin: Peringatan Hari Ibu Bukanlah Tuntutan Penghormatan

Pemerintah Kabupaten Trenggalek memperingati Hari Ibu, Jum'at (22/13/2017). Dalam Peringatan Hari Ibu ini Wakil Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin menyatakan bahwa peringatan hari ibu...

Pemkab Trenggalek Peringati Hari Ibu, HKSN dan Bela Negara

22 DESEMBER

Pemkab Trenggalek Peringati Hari Ibu, HKSN dan Bela Negara

Pemerintah Kabupaten Trenggalek peringati Hari Ibu, HKSN dan Bela Negara dalam upacara bendera di Alon-alon Trenggalek, Jum'at (22/12/2017). Bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan ini...

Ambil Sumpah 8 Kepala Desa, Emil Dardak Himbau Jalankan Amanah Penuh Tanggung Jawab

21 DESEMBER

Ambil Sumpah 8 Kepala Desa, Emil Dardak Himbau Jalankan Amanah Penuh Tanggung Jawab

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, ambil sumpah jabatan dan lantik 8 Kepala Desa terpilih dalam Pilkades serentak yang digelar 6 November tahun 2017....