Pemkab Trenggalek Lakukan Sertifikasi Para Pemandu Wisata

Created on 23 October 2018

Pemerintah Kabupaten Trenggalek lakukan sertifikasi para pemandu wisata di Trenggalek. Sertifikasi ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para pemandu wisata, sekaligus menyiapkan kesiapan sektor pariwisata di Trenggalek.

 

Memiliki beragam destinasi wisata, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menempatkan sektor pariwisata sebagai pengungkit perekonomian daerah.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ir. Joko Irianto, Trenggalek mempunyai banyak kawasan wisata yang beragam, mulai dari wisata alam seperti wisata pantai, gunung, goa, air terjun, wisata kuliner dan masih banyak yang lainnya.

 

Keberadaan pemandu wisata menjadi sangatlah penting untuk menjadi daya tarik obyek wisata. Selain itu pemandu wisata merupakan ujung tombak dalam merepresentasikan obyek wisata sehingga perlu tidak hanya sekedar bisa, melainkan juga harus tersertifikasi dan mengantongi lisensi.

 

Dengan tour guide, wisatawan akan banyak mengetahui referensi obyek wisata dan mengenal lebih dalam, sehingga mendapatkan kesan mendalam.

"Misalkan Goa Lowo, bila ada pemandu wisatanya orang mungkin bisa mengenal batu ini memiliki sifat seperti apa atau punya sejarah apa, sehingga membuat lebih menarik," terang Joko kepada Tim Humas Pemkab Trenggalek.

 

Inilah pentingnya tour guide, apalagi bila kita sudah mengarah kepada wisatawan mancanegara yang tentunya harus didampingi dengan tour guide untuk memudahkan berkomunikasi dan mengenalkan obyek wisata.

 

Sertifikasi pemandu wisata ini akan digelar selama dua hari Oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek. Dimulai tanggal 23 hingga 24 Oktober 2018 di Hotel Bukit Ja'as Permai Trenggalek.

 

Akan ada 20 pemandu wisata dari berbagai destinasi wisata yang ada ikut ambil bagian dalam sertifikasi ini. Sedangkan untuk meningkatkan profesionalitas bagi para pelaku pariwisata ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek juga mendatangkan para pelatih yang berkompeten. “(Humas)

 

GERTAK Raih Piala Emas Good Practice Awards

Created on 22 October 2018

Program GERTAK (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan) mengantarkan Kabupaten Trenggalek meraih Piala Emas Good Practice Awards pada Otonomi Awards 2018 yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Institude of Pro Otonomi (JPIP) dan Pemprov Jatim atas kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Timur. GERTAK bersaing dengan 40 kandidat inovasi lain yang memiliki program kerja sejalan dengan tema OA Tahun 2018 ini "Ayo Inklusif!"

 

Penganugerahan bagi para pemenang diselenggarakan di Ballroom Hotel Shangri-La Surabaya. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Thahjo Kumolo didampingi Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo dan diterima oleh langsung oleh Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc.

 

Sebelumnya, pada Agustus lalu Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Trenggalek yang juga Wakil Bupati Trenggalek, H. Moch. Nur Arifin bersama perwakilan dari beberapa OPD yang membidangi telah mempresentasikan proposal GERTAK di hadapan tim penilai dan tim peneliti Otonomi Award 2018.

Meliputi kondisi ekonomi masyarakat yang mendasari program GERTAK, strategi implementasi melalui cross cutting anggaran pada program strategis daerah. Akhirnya ada lima poin dasar program GERTAK. Pertama, klasifikasi golden standar. Kedua, mekanisme mutasi, meliputi entri data pendaftaran aplikasi MPM, pelatihan petugas pendaftaran, entri data dan verifikasi serta kegiatan dari proses verifikasi itu sendiri.

 

Ketiga, sistem rujukan terpadu, dimulai dari posisi strategis Posko GERTAK dalam upaya mendukung agenda SDG's dan pembangunan nasional. Disampaikan juga tentang integrasi alur layanan dan penanganan keluhan dari masyarakat. Poin keempat, bina ekonomi rakyat, dicontohkan program Japri (Jadi Pengusaha Mandiri) serta kemitraan dengan BAZNAS. Dan kelima pemaparan tentang evaluasi dan redevinisi, disebutkan ada lima strategi utama Kabupaten Trenggalek menuju Kabupaten Inklusi.

Setelah presentasi proposal, penilaian berikutnya kunjungan lapangan untuk mengecek inovasi senyatanya. Inovasi inklusif kandidat Otonomi Award dinilai oleh wakil dari Pemprov Jatim, Universitas Trunojoyo Madura, serta representasi dari difabel.

 

Diketahui bersama jika dari 40 kandidat inovasi publik tersebut, diambil Top 25 pemenang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur, dan Tiga Piala Emas Good Practises Award sektor Pemerintah Daerah, salah satunya diraih Kabupaten Trenggalek melalui Program GERTAK. (Humas)

 

Tidak Unsur Pidana, Polres Akan Tutup Perkara Kebakaran Pasar Pon

Created on 22 October 2018

Tidak ada unsur pidana, Polres Trenggalek akan segera menutup perkara kebakaran Pasar Pon Trenggalek. Sabtu, 25 Agustus 2018 Pasar kebanggan masyarakat Trenggalek ludes dilalap si jago merah. Ratusan los dan kios pedagang luluh lantah rata dengan tanah, menyisakan luka mendalam bagi para pedagang.

 

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang WS, SIK., MH., dalam pers rilisnya, Senin (22/10/2018) menerangkan, "dari kesimpulan penyidik yang dibantu Tim Labfor Polda Jatim, kebakaran Pasar Pon tidak ada unsur kesengajaan dan bukan peristiwa pidana," terangnya.

 

Penyebab kebakaran sendiri berasal dari akumulasi panas kebocoran kabel dari los gerabah utara milik Usman. Terjadi kebocoran arus listrik pada instalasi listrik dengan kabel jenis NYM ukuran 3x2,5 mm2 yang mengakibatkan kabel meleleh.

Dijelaskan AKP Sumi Andana, Kasat Reskrim Polres Trenggalek menuturkan, "menurut Labfor akibat akumulasi panas dari kabel yang di klaim dengan paku mengakibatkan titik api," terangnya.

 

Ditambahkan Sumi Andana, tekukan paku mengakibatkan sedikit kebocoran kabel di kios milik Usman, kios gerabah sebelah Utara.

 

Disimpulkan tidak ada unsur kelalaian dalam kebakaran ini, dengan mempertimbangkan gelar perkara dan mendengarkan keterangan dari 11 saksi.

 

Selain itu menurut perwira Polri ini, kios dalam keadaan terkunci, Tidak ada tanda pengerusakan pada kunci yang ada, ditambah lagi hasil olah TKP dari Labfor yang digelarkan.

 

Tentunya dengan tidak diketemukannya unsur pidana dalam kebakaran ini, dalam waktu dekat Polres Trenggalek akan menutup perkara ini, tegas Sumi Andana kepada awak media.

 

Ditambahkan oleh Sumi, dengan hasil yang telah di umumkan ini bukan berarti status lokasi kebakaran sudah bisa diakses masyarakat, atau masyarakat bisa keluar masuk lokasi kebakaran namun harus menunggu dulu akses ini dibuka dari penyidik, paparannya.

 

Mewakili Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Plt. Kadis Kominfo, Triadi Admono menyambut positif upaya keras yang dilakukan Polres Trenggalek dalam rangka menguak secara gamblang penyebab terjadinya kebakaran Pasar Pon ini.

 

Menurutnya hasil labfor ini, tentunya menjadi jawaban atas sangkaan yang beredar luas, kebakaran ini dihubungkan dengan rencana pembangunan Pasar Pon itu tidak benar.

 

Triadi menambahkan, dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan mengeluarkan surat kepada Polres Trenggalek berkaitan dengan pengaman sekaligus pengambilan barang-barang milik pedagang yang kemungkinan masih bisa dimanfaatkan, terangnya. “(Humas)

 

Emil Dardak Ulas Tuntas Gerakan Tengok Bawah pada Inovation Summit 2018 di Surabaya

Created on 22 October 2018

Menjadi salah satu pembicara dalam Inovation Summit 2018, Ayo Inklusif! di Shangri-La Hotel Surabaya, Senin (22/10/2018), Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, mengulas secara tuntas program pengentasan kemiskinan di daerahnya.

 

Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan (GERTAK) menjadi program rujukan yang diyakini sangat efektif untuk mengentaskan kemiskinan di Trenggalek.

 

Emil Dardak melihat, dari struktur PDRB-nya daerah di Jawa Timur sangat beragam. Untuk kawasan ring satu cukup dominan industri seperti Pasuruan, Gresik, Sidoarjo maupun Surabaya. Sedangkan di Trenggalek hanya mengandalkan pertanian dan peternakan.

Mengandalkan peternakan tantangannya tentunya harus mempunyai ternak dan ketersediaan kandang dan lahan pakan. Sedangkan untuk pertanian tentunya tantangannya adalah memiliki lahan pertanian yang paten.

 

Semua konteks ini memberikan kita sebuah challenge, tantangan besar bahwa masalah kemiskinan di Trenggalek terkait juga dengan kendala-kendala tuntutan kualitas SDM.

 

Diterangkan oleh suami Arumi Bachsin bahwa bicara kemiskinan menjadi sangat penting. "Data tidak bisa ditelan mentah-mentah. Kita banyak terobsesi dengan data pengangguran, padahal kenyataannya jumlah pengangguran sangat fluktuatif," ungkapnya.

 

Menurutnya yang paling penting dari kemiskinan ini adalah under employment. "Banyak sekali yang bekerja akan tetapi masih miskin. Belum lagi yang masuk rentan miskin, artinya 50% kurang diambang garis kemiskinan. Hal ini tentunya menjadi catatan besar kita," terang Emil.

Namun demikian, menurutnya, angka tersebut tetap harus menjadi tolak ukur yang bermanfaat untuk melihat bagaimana kearah yang benar atau tidak.

 

Selain itu, menurut Emil Dardak, kaya dan miskin itu bermula dari pikiran. Pada saat seseorang sudah terjebak pada satu framework atau mental bahwa "saya miskin", maka berat sekali untuk mengangkat dia keluar dari kemiskinan itu sendiri.

 

"Kemiskinan ini kadang kadang tandemnya diwariskan, tidak mengeneralisir semua namun kebanyakan seperti itu akibat dari paradigma belenggu yang melekat. Inilah yang ingin Pemerintah Kabupaten Trenggalek coba putus. Disaat ibu mengandung, kemudian anaknya dalam kandungan tidak mendapatkan asupan yang baik, terus juga dalam golden period tidak mendapatkan asupan yang baik dan pendidikan yang memadai," jelasnya.

Disaat anak sekolah, seharusnya serius belajar namun sudah disibukkan dengan kegiatan mencari nafkah untuk keluarga. Disinilah lingkaran belenggu itu sulit dihilangkan sehingga menyebabkan orang miskin cenderung mengulang lagi kemiskinannya.

 

Hal inilah yang ingin Pemerintah Kabupaten Trenggalek putus, waktu itu dirinya dan wakil bupati berdiskusi apa kira-kira yang sumber kemiskinan. Pasangan Bupati Trenggalek ini masih melihat, mereka yang mampu tidak mau ketinggalan jatah beras untuk masyarakat miskin, dengan mengaku dirinya miskin.

 

Diceritakan Bupati Trenggalek ini, sempat suatu daerah yang agak frustasi dengan trend seperti ini, menetapkan syarat untuk penerima bantuan harus pasang sticker besar di rumahnya "saya miskin", dan hal ini sempat menjadi ramai diperbincangkan.

 

Ternyata hal ini tidak menolong, dengan menerapkan itu penduduk yang miskin akan semakin sadar dirinya miskin dan orang mengantri untuk dianggap miskin. Maka yang pertama harus dilakukan adalah memotong dulu.

 

Dari ini masih mungkin nggak ya orang mau melihat kebawah dan mau mengatakan eh ternyata masih ada yang lebih sulit dari kita, bukannya melihat keatas dan beranggapan oh aku masih layak melainkan bersyukur, ternyata masih ada yang lebih membutuhkan dari saya, papar doktor lulusan Jepang tersebut.

 

Inilah konsep GERTAK (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan), bagaimana seseorang, walaupun kondisinya terbatas masih mau melihat kebawah.

 

Dengan menengok kebawah mungkin akan muncul rasa syukur, gotong royong dan tolong menolong serta akan muncul optimisme bahwasanya bisa lebih baik dari posisi yang sudah dicapai.

 

Pertanyaannya sekarang setelah mendesain sebuah inovasi, apakah hal tersebut cocok dengan kerangka kebijakan publik mau diemplementasikan seperti apa.

 

Sehingga yang kita lakukan adalah menggeser konsep kemiskinan dengan ditentukan oleh diri sendiri bukan ditentukan oleh pemerintah dan pemerintah coba menjembatani.

 

Database kemiskinan selalu menjadi masalah, ada orang yang sebenarnya tidak miskin namun masuk data kemiskinan dan yang miskin tidak masuk data kemiskinan.

 

Memang data ini cukup dinamis, pergeseran orang untuk miskin dan tidak miskin ini sangat dinamis. Bisa saja orang gagal panen sehingga masuk kategori miskin.

 

Inilah realita-realita yang dihadapi sehingga data kemiskinan sangat dinamis. Maka dari dinamis ini, kita inginkan properti kemiskinan itu ditentukan oleh masyarakat sendiri, imbuh Emil.

 

Hal ini coba kita wujudkan dengan program Musdes Gertak, masyarakat bermusyawarah untuk menentukan siapa yang benar-benar miskin dari data kemiskinan yang ada, dan siapa yang berhak untuk diusulkan bagi mereka yang belum masuk data.

 

Strategi kemiskinan ini diawali dengan membedah data PDB dan dimusyawarahkan di tingkat desa secara transparan. Mereka akan sama-sama melihat, tebuka matanya ternyata ada yang lebih miskin dari saya.

 

Selanjutnya kita bangun sistem mutasi, artinya kita harus punya sistem pemutakhiran data yang transparan, dinamis dan real time.

 

Agar hal ini bisa terlaksana dengan baik kita menerapkan sistem sedekah informasi. Masyarakat kita ajak untuk aktif memberikan informasi kepada pemerintah, sehingga penangan kemiskinan ini bisa cepat teratasi.

 

Selain sedekah informasi kita juga memerlukan sistem rujukan terpadu. Banyak sekali program pengentasan kemiskinan yang telah diluncurkan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah maupun pihak lainnya.

 

"Namun semua program tersebut semuanya jalan sendiri-sendiri sehingga terkesan tidak tepat sasaran. Melihat hal ini maka pemerintah Kabupaten Trenggalek perlu memberikan karpet merah bagi orang-orang miskin yang memang benar-benar ingin mentas," tandasnya. (Humas)

 

Inilah Penyebab Pasar Pon Terbakar

Created on 22 October 2018

Setelah menunggu cukup lama, teka-teki penyebab terjadinya kebakaran Pasar Pon Trenggalek, Sabtu 25 Agustus lalu terkuak. Berdasar hasil penyidikan dan hasil Laboratorium Forensik, ternyata api pemicu kebakaran berasal dari kebocoran kabel listrik.

 

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang WS, SIK., MH., dalam pers rilisnya, Senin (22/10/2018) menerangkan, "dari kesimpulan penyidik yang dibantu Tim Labfor Polda Jatim, kebakaran Pasar Pon tidak ada unsur kesengajaan dan bukan peristiwa pidana," terangnya.

 

Penyebab kebakaran sendiri berasal dari akumulasi panas kebocoran kabel dari los gerabah utara milik Usman. Terjadi kebocoran arus listrik pada instalasi listrik dengan kabel jenis NYM ukuran 3x2,5 mm2 yang mengakibatkan kabel meleleh.

 

Kebocoran listrik ini menyulut isolasi yang mengakibatkan titik api, karena disekitar lokasi banyak sekali barang yang mudah terbakar, terang Didit kepada awak media.

 

Ditegaskan lagi oleh Perwira menengah Polri ini, "tidak ada unsur kesengajaan dan tidak benar pemberitaan yang beredar dan mengaitkan kebakaran ini dengan rencana pemerintah yang ingin membangun kembali pasar ini," terangnya.

 

Ditambahkan Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Sumi Andana "kesimpulan penyidik ini didasari oleh pemeriksaan 11 saksi yang melihat, mendengar dan mengalami peristiwa itu, barang bukti yang disita, olah TKP dan hasil dari Tim Labfor," terangnya.

 

Titik api ini muncul menurut Labfor, akibat akumulasi panas dari kabel yang di klaim dengan paku. Tekukan paku mengakibatkan sedikit kebocoran kabel di kios milik Usman Gerabah sebelah Utara.

 

Tidak ada unsur kelalaian setelah mempertimbangkan gelar perkara dengan mendengarkan keterangan 11 saksi yang menyimpulkan titik api dari kios ini.

 

Selain itu kios dalam keadaan terkunci dan tidak ada tanda pengerusakan pada kunci yang ada. Ditambah lagi hasil olah TKP dari Labfor yang kita gelarkan, hasil kesimpulan Labfor ini menjadi salah satu pertimbangan penyidik untuk menentukan perkara ini.

 

Triadi Admono, Kabag Protokol dan Rumah Tangga Sekda Trenggalek mewakili Pemerintah menyambut positif hasil kerja keras Tim Labfor dan Polres Trenggalek ini.

 

Hasil labfor ini tentunya menjadi jawaban atas sangkaan yang beredar luas, kebakaran ini dihubungkan dengan rencana pembangunan Pasar Pon itu tidak benar, terang pria yang juga menjabat sebagai Plt. Kadis Kominfo ini.

 

Ditambahkan Triadi, hasil labfor ini tentunya dapat dijadikan sebagai penguat Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk dapatnya memberikan bantuan kepada para pedagang, tandasnya.”(Humas)

 

Page 4 of 38

BERITA LAINNYA

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
Prev Next
Mitigasi Resiko, 150 Pejabat Pengadaan Trenggalek Ikuti Bimtek PBJ

10 JANUARI

Mitigasi Resiko, 150 Pejabat Pengadaan Trenggalek Ikuti Bimtek PBJ

Untuk menghindari resiko dalam proses Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Bagian Administrasi Pembangunan Setda Trenggalek menggelar bimbingan teknis pengadaan barang dan...

Pengurus ORARI Lokal Trenggalek Dikukuhkan, Wabup Arifin Jadi Warga Orari

09 JANUARI

Pengurus ORARI Lokal Trenggalek Dikukuhkan, Wabup Arifin Jadi Warga Orari

  Ketua Orari Lokal Trenggalek, Ir. Ekanto Malipurbowo, SH, kukuhkan pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) lokal Trenggalek, Rabu (9/1/2019). Pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari musyawarah...

Bantuan Pangan Non Tunai Akan Direalisasi, Wabup Arifin Himbau Kesiapan Agen dan E-Warung

08 JANUARI

Bantuan Pangan Non Tunai Akan Direalisasi, Wabup Arifin Himbau Kesiapan Agen dan E-Warung

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2019 ini akan segera diluncurkan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Sosial, P3A, mulai mensosialisasikan bantuan ini kepada para agen...

Kalaksa BPBD Trenggalek : Kewaspadaan Bencana Tsunami Harus Tetap Terjaga

07 JANUARI

Kalaksa BPBD Trenggalek : Kewaspadaan Bencana Tsunami Harus Tetap Terjaga

Kawasan Selatan harus tetap waspadai bencana tsunami, Kalaksa BPBD Kabupaten Trenggalek, Drs. Djoko Rusianto, M.Si, himbau seluruh warga masyarakat Trenggalek, khususnya yang berada di seputaran...

Presiden Jokowi Shalat Jum'at Di Masjid Baiturrahman Trenggalek

04 JANUARI

Presiden Jokowi Shalat Jum'at Di Masjid Baiturrahman Trenggalek

Presiden Joko Widodo melakukan sholat Jum'at di Masjid Agung Baiturrahman Trenggalek, Jum'at (4/1/2019). Kehadiran Presiden ke-7 ini mengejutkan jama'ah shalat Jum'at di Masjid kebanggaan masyarakat...

Kunjungi Trenggalek, Presiden Jokowi Sosialisasikan Penggunaan Dana Desa

04 JANUARI

Kunjungi Trenggalek, Presiden Jokowi Sosialisasikan Penggunaan Dana Desa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke Trenggalek, Jum'at (4/1/2019). Kedatangannya dalam rangka mensosialisasikan penggunaan dana desa, Desa sebagai pilar terdepan pembangunan bangsa.   Menggenakan kemeja putih,...

Dampingi Kunjungan Presiden RI, Mendes PDT: Dana Desa Jangan Hanya Fokus Pembangunan Fisik

04 JANUARI

Dampingi Kunjungan Presiden RI, Mendes PDT: Dana Desa Jangan Hanya Fokus Pembangunan Fisik

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo ikut hadir mendampingi kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi...

Pesan di Awal Tahun, Bupati Trenggalek Ajak Jajarannya Kejar Target 2019 dan Orientasikan Kinerja untuk Masyarakat

02 JANUARI

Pesan di Awal Tahun, Bupati Trenggalek Ajak Jajarannya Kejar Target 2019 dan Orientasikan Kinerja untuk Masyarakat

Lembaran baru di tahun 2019, Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, awali kegiatan dengan menggelar apel bersama seluruh ASN di halaman Pendopo Manggala Praja...

Bawakan Lagu Seventeen, Vidi Aldiano Ajak Mengenang Korban Tsunami

31 DESEMBER

Bawakan Lagu Seventeen, Vidi Aldiano Ajak Mengenang Korban Tsunami

Pelantun lagu Status Palsu, Vidi Aldiano turut hadir meriahkan pesta malam pergantian tahun di Kabupaten Trenggalek, Senin (31/12/2018). Tampil di Pentas Sejuta Aksi Alon-Alon Trenggalek,...

Pentas Sejuta Aksi Semarakkan Malam Pergantian Tahun di Trenggalek

31 DESEMBER

Pentas Sejuta Aksi Semarakkan Malam Pergantian Tahun di Trenggalek

Ribuan masyarakat padati Alon-alon Trenggalek, Senin (31/12/2018), mengisi malam pergantian tahun. Pada malam pergantian tahun di Kabupaten Trenggalek, Pemkab telah menyiapkan serangkain acara seperti Pentas...

Majukan Waktu Pesta Kembang Api Mendahului Countdown, Cara Unik Trenggalek Rayakan Pergantian Tahun

31 DESEMBER

Majukan Waktu Pesta Kembang Api Mendahului Countdown, Cara Unik Trenggalek Rayakan Pergantian Tahun

Malam pergantian tahun selalu identik dengan pesta kembang api. Namun ada yang unik dalam acara malam pergantian tahun di Trenggalek. Waktu penyalaan kembang api mendahului...

Trenggalek Ganti Pesta Kembang Api dengan Doa Bersama di Countdown Tahun Baru

31 DESEMBER

Trenggalek Ganti Pesta Kembang Api dengan Doa Bersama di Countdown Tahun Baru

Kabupaten Trenggalek gelar perayaan malam pergantian tahun dengan Pentas Sejuta Aksi dengan menghadirkan artis Vidi Aldiano di Alon-Alon, Senin (31/12/2018). Namun yang berbeda, countdown pergantian...

Sambut Tahun Baru 2019 Pemkab Trenggalek Gelar Doa Bersama

31 DESEMBER

Sambut Tahun Baru 2019 Pemkab Trenggalek Gelar Doa Bersama

Sambut tahun baru 2019, Pemerintah Kabupaten Trenggalek, menggelar doa bersama dengan seluruh para pemuka agama di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin (31/12/2018).   Dalam Kesempatan tersebut, Bupati...

Bupati Emil Dardak Serahkan Bantuan Alat Pemindangan dan Pengalengan Ikan

31 DESEMBER

Bupati Emil Dardak Serahkan Bantuan Alat Pemindangan dan Pengalengan Ikan

Dorong pengembangan IKM di Kabupaten Trenggalek, utamanya produk olahan ikan yang sangat melimpah, Bupati Trenggalek,  Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, serahkan bantuan sarana peralatan pengalengan...

Wabup Arifin Buka Muswil ke-7 RAPI Wilayah 28 Trenggalek

30 DESEMBER

Wabup Arifin Buka Muswil ke-7 RAPI Wilayah 28 Trenggalek

Wakil Bupati Trenggalek, H. Mochammad Nur Arifin buka musyawarah wilayah ke-7 Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Minggu (30/13/2018). Selain musyawarah...

Jalan Sehat Semarakkan HUT ke-14 Relawan PMI

30 DESEMBER

Jalan Sehat Semarakkan HUT ke-14 Relawan PMI

Ratusan relawan PMI nampak terlihat memadati jalan di depan Pendopo Manggala Praja Nugraha, Minggu (30/12/2018). Kehadiran para relawan ini untuk mengikuti kegiatan "Jalan Sehat Relawan"...

Pj. Sekda Lantik 6 Pejabat Fungsional Auditor di Penghujung tahun 2018

28 DESEMBER

Pj. Sekda Lantik 6 Pejabat Fungsional Auditor di Penghujung tahun 2018

Penjabat Sekda Trenggalek, Drs. Pariyo melantik sejumlah Pejabat Fungsional Auditor digedung Bhawarasa Pendopo Manggala Praja Nugraha, Jum'at (28/12/2018).   Masing-masing pejabat yang dilantik menjadi pejabat Fungsional Auditor...

Pj. Sekda Buka Sosialisasi Sistem Merit dalam Manajemen ASN

27 DESEMBER

Pj. Sekda Buka Sosialisasi Sistem Merit dalam Manajemen ASN

Penjabat Sekda Trenggalek, Drs. Pariyo buka kegiatan sosialisasi sistem merit dalam manajemen ASN, Kamis (27/12/2018) di Aula Kantor BKD Trenggalek.   Merit merupakan penopang utama bagi...

Taspen Nobatkan Trenggalek Sebagai Instansi Terbaik Dalam Pencapaian Layanan Klaim Otomatis

27 DESEMBER

Taspen Nobatkan Trenggalek Sebagai Instansi Terbaik Dalam Pencapaian Layanan Klaim Otomatis

Kabupaten Trenggalek dinobatkan sebagai instansi terbaik dalam pencapaian layanan klaim otomatis di wilayah koordinasi Kantor Cabang Kediri tahun 2017.   Penghargaan untuk Pemerintah Kabupaten Trenggalek ini...

Peringati HPS 2018, Bijak Manfaatkan Setetes Air dan Sejengkal Tanah untuk Wujudkan Trenggalek Mandiri Pangan

26 DESEMBER

Peringati HPS 2018, Bijak Manfaatkan Setetes Air dan Sejengkal Tanah untuk Wujudkan Trenggalek Mandiri Pangan

Didampingi Forkopimda, Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, buka puncak peringatan hari Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 tahun 2018, Rabu (26/12). Puncak peringatan HPS...

Gelar Apel Sinergitas TNI-POLRI, Polres dan Kodim 0806 Trenggalek Siap Amankan Pemilu 2019

26 DESEMBER

Gelar Apel Sinergitas TNI-POLRI, Polres dan Kodim 0806 Trenggalek Siap Amankan Pemilu 2019

Polres Trenggalek bersama Kodim 0806 Trenggalek gelar apel sinergitas TNI-POLRI di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Rabu (26/12/2018).   Sinergitas TNI-POLRI ini dalam rangka pengamanan Pemilu 2019 yang...

Bupati Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2019

26 DESEMBER

Bupati Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2019

Kabupaten Trenggalek akan melaksanakan pemilihan Kepala Desa serentak pada 9 Februari 2019 yang akan melibatkan 132 Desa di 14 Kecamatan se Kab. Trenggalek. Untuk mengantisipasi...

Serahkan 23 Gerobak "Bang Sodiq", Baznas Trenggalek Dorong Pemberdayaan Masyarakat Miskin Untuk Produktif

26 DESEMBER

Serahkan 23 Gerobak "Bang Sodiq", Baznas Trenggalek Dorong Pemberdayaan Masyarakat Miskin Untuk Produktif

23 Gerobak berjajar di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Rabu (26/12/2018). Bukan bazar atau aksi demo PK-5, puluhan gerobak di halaman Pendopo Kabupaten Trenggalek...

6 UPZ Terbaik, Raih Baznas Award 2018

26 DESEMBER

6 UPZ Terbaik, Raih Baznas Award 2018

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek berikan penghargaan kepada sejumlah Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik yang konsisten menunaikan kewajiban dalam membayar zakat, infak, sedekah...

Pastikan Kelancaran Perayaan Natal, Forpimda Trenggalek Kunjungi Gereja Santa Maria

24 DESEMBER

Pastikan Kelancaran Perayaan Natal, Forpimda Trenggalek Kunjungi Gereja Santa Maria

Guna memastikan kelancaran serta keamanan perayaan natal, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Trenggalek lakukan kunjungan ke beberapa gereja, Senin malam (24/12/2018). Salah satunya di Gereja...

Anjangsana ke Ponpes Gunung Kebo, Wabup Nur Arifin Apresiasi Penanganan ODGJ

20 DESEMBER

Anjangsana ke Ponpes Gunung Kebo, Wabup Nur Arifin Apresiasi Penanganan ODGJ

Menangani masalah kejiwaan tidak hanya cukup dengan obat, namun juga lebih penting lagi adalah melalui terapi maupun komunikasi sosial. Seperti yang dilakukan di Yayasan Ponpes...

Dorong E-government, Wabup Trenggalek Harapkan Kemajuan Teknologi Bisa Permudah Pemerintah Daerah Dalam Memberikan Pelayanan Terhadap Masyarakat

20 DESEMBER

Dorong E-government, Wabup Trenggalek Harapkan Kemajuan Teknologi Bisa Permudah Pemerintah Daerah Dalam Memberikan Pelayanan Terhadap Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Trenggalek, melalui Dinas Kominfo menggelar kegiatan seminar mengenai kebijakan dan strategi pengembangan e-government di Kabupaten Trenggalek, yang digelar di Pendopo Manggala Praja Nugraha...

Humas Pemkab Trenggalek dan Magetan Saling Sharing Pengalaman

20 DESEMBER

Humas Pemkab Trenggalek dan Magetan Saling Sharing Pengalaman

Memegang peranan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat atau corong pemerintah, peran humas dituntut lebih pro aktif dan kreatif, terlebih di era digital ini. Pesatnya...

Peduli Kesetaraan Gender, Trenggalek Raih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2018 Kategori Utama

19 DESEMBER

Peduli Kesetaraan Gender, Trenggalek Raih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2018 Kategori Utama

Pemerintah Kabupaten Trenggalek Raih Penghargaan Parahita Ekapraya (APE) 2018 kategori utama dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak, Rabu (19/12/2018). Penghargaan APE 2018 sendiri merupakan...

Canangkan "Gerakan Trenggalek Membaca", Dorong Masyarakat Gemar Membaca

19 DESEMBER

Canangkan "Gerakan Trenggalek Membaca", Dorong Masyarakat Gemar Membaca

Pemerintah Kabupaten Trenggalek, melaui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, canangkan "Gerakan Trenggalek Membaca", Rabu (19/12/2018) di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Gerakan Trenggalek Membaca ini dicanangkan...

Pemkab Trenggalek Peringati Hari Bela Negara ke-70 dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional tahun 2018

19 DESEMBER

Pemkab Trenggalek Peringati Hari Bela Negara ke-70 dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional tahun 2018

Pemerintah Kabupaten Trenggalek gelar upacara bendera di Alon-alon, Rabu (19/12/2018) dalam rangka memperingati Hari Bela Negara ke-70 dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di tahun...

Wakil Bupati Nur Arifin Ajak Pelajar Jaga Kebersihan Lingkungan dan Aliran Sungai

12 DESEMBER

Wakil Bupati Nur Arifin Ajak Pelajar Jaga Kebersihan Lingkungan dan Aliran Sungai

Wakil Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin, membuka kegiatan lomba mewarnai, melukis dan fotografi bagi pelajar sekaligus menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba Sekolah Adiwiyata tingkat...

Ajak Semua Element, Pemkab Trenggalek Sosialisasikan Pengampu Pelayanan Disabilitas Menuju Trenggalek Bebas Pasung 2019

12 DESEMBER

Ajak Semua Element, Pemkab Trenggalek Sosialisasikan Pengampu Pelayanan Disabilitas Menuju Trenggalek Bebas Pasung 2019

Emil Dardak Sebut Disabilitas Tanggung Jawab Bersama   Disabilitas, maupun korban pasung atau psikotik menjadi permasalahan hampir semua daerah, bahkan permasalahan ini menjadi permasalahan Nasional bahkan...

Bupati Emil Dardak Launching Program PATEN di Kecamatan Panggul

11 DESEMBER

Bupati Emil Dardak Launching Program PATEN di Kecamatan Panggul

Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Panggul resmi dilaunching oleh Bupati Trenggalek, Selasa (11/12/2018). Dengan diluncurkannya program PATEN diharapkan dapat mendorong percepatan Pangul sebagai...

Dua Hari Berturut-turut, 2 Penghargaan Nasional Diraih Trenggalek

11 DESEMBER

Dua Hari Berturut-turut, 2 Penghargaan Nasional Diraih Trenggalek

Trenggalek Dinobatkan Menjadi Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia dari Kementrian Hukum dan Ham   Setelah Kecamatan Panggul mendapatkan Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi dari Kementrian PANRB, Senin (10/12/2018),...

Kecamatan Panggul Trenggalek Raih Penghargaan Unit Kerja Berpredikat WBK dari Kemenpan-RB

10 DESEMBER

Kecamatan Panggul Trenggalek Raih Penghargaan Unit Kerja Berpredikat WBK dari Kemenpan-RB

Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Trenggalek. Adalah Kecamatan Panggul yang menjadi salah satu dari 205 unit kerja yang dianggap berhasil dalam membangun zona integritas,  meraih...

Trenggalek Dolan Bareng 2018, Wisata Otomotif Kenalkan Potensi Wisata Bumi Menaksopal

08 DESEMBER

Trenggalek Dolan Bareng 2018, Wisata Otomotif Kenalkan Potensi Wisata Bumi Menaksopal

Puluhan mobil Off Road terparkir di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha dan Seputaran Alun-alun Trenggalek, Sabtu (8/12/2018). Bukan aksi demo, kendaraan off-road ini merupakan peserta...

Empat Kandidat Sekda Trenggalek Jalani Medical Check Up

07 DESEMBER

Empat Kandidat Sekda Trenggalek Jalani Medical Check Up

Empat pejabat eselon IIb kandidat Sekda Trenggalek dijadwalkan jalani tes kesehatan di RSUD dr Soedomo Trenggalek, Jum'at dan Sabtu 7/ 8 Desember 2018.     Tercatat ada...

Trenggalek Terima Bantuan Dua Bus Sekolah dari Kementerian Perhubungan

06 DESEMBER

Trenggalek Terima Bantuan Dua Bus Sekolah dari Kementerian Perhubungan

Kamis (6/12/2018), 2 Bus sekolah berkapasitas 36 penumpang parkir dihalaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek. Usut punya usut Bus ini merupakan bantuan dari Dirjend Perhubungan...

Emil Dardak Raih Penghargaan INA Bupati Entrepreneur Award 2018 di Bidang Pariwisata

05 DESEMBER

Emil Dardak Raih Penghargaan INA Bupati Entrepreneur Award 2018 di Bidang Pariwisata

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, raih penghargaan Innovation Network of Asia (INA) Bupati Entrepreneur Award 2018 dari Philip Kotler Center for ASEAN Marketing...