Emil Dardak: Indonesia Butuh Orang yang Mau Sukses Bersama, Bukan yang Ingin Sukses Sendiri

Created on 01 November 2018

Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, kembali menggelar Leadership Camp bagi para mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari Bank BI (GenBI) dari 11 Perguruan Tinggi Negeri yang tersebar di Jatim. Leadership Camp and Gathering GenBI tahun 2018 digelar di Jambuluwuk Resort Batu, selama tiga hari mulai tanggal 1 hingga 3 November mendatang.

 

Menjadi keynote speaker dalam acara tersebut, Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, menyampaikan bahwa Indonesia butuh orang yang mau sukses bersama, bukan orang yang ingin sukses sendiri.

Berikan motivasi kepada mahasiswa penerima beasiswa dari Bank Indonesia tersebut, Bupati Emil Dardak juga juga menyampaikan bahwa generasi muda harus berani mengambil sikap yang didasari oleh akal pikiran dan ilmu pengetahuan.

 

"Etos kerja, rajin, bekerja keras, pantang menyerah, kreatif, bisa bekerja dengan team dan fresh itu saja tidak cukup dalam bekerja," ujar Emil Dardak.

Etos kerja tersebut, menurut Emil, harus dibarengi dengan budi pekerti yang baik untuk memberikan nilai tambah. Artinya yaitu diimbangi dengan hati nurani yang baik dan mau berbuat baik terhadap orang lain.

 

"Pintar orangnya, namun kelakuannya buruk akan menjadi sia-sia. Sesorang sukses secara individu namun secara team tidak sukses, tentunya akan merusak kebersamaan. Indonesia butuh orang yang mau sukses bersama, bukannya orang yang ingin sukses sendiri," tandas Bupati lulus Harvard University tersebut.

Leadership Camp and Gathering GenBI sendiri merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk menjalin kekompakkan, kebersamaan dan solidaritas serta meningkatkan kapasitas dan kualitas bagi para GenBI.

 

Diharapkan melalui GenBI, tidak hanya sekedar penerima beasiswa, namun juga GenBI dapat menjadi agen komunikasi berbagai kebijakan dan program Bank Indonesia. (Humas)

 

Jadi Pembicara di UK Alumni Thematic Dinner, Emil Dardak Paparkan Bagaimana Teknologi Menjawab Keterbatasan

Created on 30 October 2018

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, menjadi keynote speaker dalam acara “UK Alumni Thematic Dinner 2018: Unlocking East Java Smart Vision” yang digelar Kedutaan Besar Inggris di Surabaya, Selasa (30/10/2018).

 

Bersama para alumni dari berbagai universitas di Inggris (United Kingdom/UK), Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, Bupati Trenggalek yang sekaligus Wakil Gubernur Jatim terpilih ini menegaskan pentingnya menerapkan kebijakan publik yang tepat di era digital ini. Ditegaskan Emil yang terpenting bagaimana tehnologi bisa menjawab keterbatasan kita.

 

Diceritakan olehnya, baru-baru ini bangsa ini merayakan hari dokter nasional. "Saya datang ke rumah sakit dan membawa kue ulang tahun. Tujuan saya, saya ingin menyampaikan pesan kepada kedua pihak, baik kepada dokter maupun konsumen dalam hal ini masyarakat," terang Emil kala itu.

Kenapa ini kita lakukan, karena masyarakat sering mengeluh atau komplain tentang dokter, sedangkan ketemu dokter kita mendapatkan komplain dokter tentang masyarakat.

 

Komplainnya tentang masyarakat kadang tidak mau mengerti bahwasannya dokter punya waktu yang terbatas dan tangan yang cuma dua, terang Emil.

 

Disini ada dua komunikasi yang tidak saling ketemu dan sering kali sebagai kepala daerah mendapatkan keluhan ini. Bukannya membela salah satu pihak, tapi perlu saya tekankan dokter juga seorang manusia yang juga memiliki keterbatasan, dan perlu pengembangan profesinya.

Dalam perkara ini saya mengambil kebijakan dengan meningkatkan jam pelayanan Senin sampai dengan Jum'at, sedangkan hari Sabtu mereka free untuk pengembangan profesinya.

 

Yang menjadi pertanyaan sekarang, apakah sakit harus menunggu hari biasa, sedangkan Sabtu atau weekend tidak boleh sakit.

 

Mengaca kepada Kabupaten tetangga, Tulungagung yang rumah sakitnya menjadi rumah sakit rujukan. Tulungagung menjadi salah satu dari 27 Kabupaten/ Kota se-Indonesia yang akan menerapkan call center 119 Emergency medical servis yang terintegrasi secara nasional sebagai program publik servis center dari Kementrian Kesehatan.

27 ini terdiri dari Kota-kota besar, seperti Surabaya, Denpasar dan kota-kota besar lainnya dan Trenggalek menjadi salah satunya. Kenapa kok bisa, karena saya bilang kepada Pimpinan Telkom di Surabaya waktu itu bahwasannya Trenggalek punya problem kadang-kadang ada yang WA atau mengunggah di media sosial panik karena keluarganya atau kerabatnya sakit dan harus ditangani akan tetapi tidak tahu harus menghubungi siapa.

 

Telepon Puskesmas mungkin tidak ada yang ngangkat atau telepon dokternya mungkin saja sudah tidur. Tidak ada yang stanby 24 jam, padahal orang sakit tidak kenal waktu.

 

Pas banget pada waktu itu, Pimpinan Telkom ini menyampaikan kita akan meluncurkan program 119. Walaupun sarananya masih terbatas, kita sampaikan untuk ikutan program ini.

 

Apa yang kita pelajari dalam sistem ini, bila Sabtu tidak ada dokter spesialis yang stanby, konsekuensinya orang tidak lagi takut sakit di hari Sabtu, Minggu atau hari libur. Tidak perlu harus bertatap muka langsung face to face dengan para dokter spesialis, karena ada dokter emergency.

 

Menurut suami Arumi Bachsin, ini hanyalah sebuah snapshot, yang terpenting bagaimana tekhnologi bisa menjawab keterbatasan kita.

 

Para dokter ini stanby pada hati Senin hingga Jumat, terus bagaimana dengan hari Sabtu, weekend maupun saat emergency, tentunya kita harus cari tekhnologi yang bisa menyelesaikan permasalahan ini, terangnya.

 

Pria jebolan Oxford University ini juga berbagi banyak pengalaman ketika mengenyam pendidikan di universitas kenamaan ini. Termasuk juga dengan salah satu program yang akan diterapkan dalam pemerintahan Provinsi Jawa Timur nantinya mengenai Informasi Super Koridor.

 

Diharapkan oleh bapak dua anak ini kebijakan publik ini nantinya dapat membantunya daerah mengenai informasi super koridor sehingga antar satu daerah dengan daerah lain tidak mengembangkan hal yang sama.

 

Dicontohkan oleh Emil kalau di Nganjuk sedang menanam bawang merah, tentunya di daerah lain jangan menanam hal yang sama sehingga membuat stock bawang merah melimpah dan membuat harga bawang merah menjadi anjlok, tandas Emil. “(Humas)

 

Kejaksaan Negeri Trenggalek Sosialisasikan Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa Sebagai Upaya Mencegah Kerugian Negara

Created on 30 October 2018

Kejaksaan Negeri Trenggalek lakukan sosialisasi peraturan pemerintah sebagai upaya mencegah kerugian negara dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa, Selasa (30/10/2018) di Gedung Bhawarasa Trenggalek.

 

Menurut M. Taufiq, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Trenggalek, "sosialisasi ini merupakan rangkaian kegiatan anti korupsi yang bertujuan untuk menghindari kerugian negara atas kegiatan pengadaan barang dan jasa," terangnya.

 

Kejaksaan Negeri Trenggalek menganggap perlu melakukan sosialisasi, sebagai bentuk upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

Selain itu, dengan sosialisasi ini diharapkan pelaku kegiatan pengadaan barang dan jasa bisa paham dan mengerti perubahan apa yang mendasar dalam peraturan ini sehingga dapat terhindar dari kegiatan menyimpang yang dapat mengakibatkan kerugian negara.

 

Sedangkan Kajari Trenggalek, Lulus Mustofa, SH., MH., menambahkan kita harus saling memberikan informasi keterkaitan rel, aturan atau prosedur yang harus kita pahami dan jalankan. Dalam hal ini mengenai peraturan pemerintah mengenai pengadaan barang dan jasa," terangnya.

 

Dibenarkan oleh Lulus, bahwasanya yang mendasari diadakannya sosialisasi ini lebih dikarenakan terjadi perubahan hingga berkali-kali. Mulai Perpres 84 tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah hingga Perpres nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah sudah berganti 14 kali.

Pergantian regulasi peraturan ini perlunya kita pahami dan laksanakan, karena bila tidak diindahkan dan dilaksanakan akan menjadi perbuatan yang melanggar hukum, terang Lulus kepada peserta sosialisasi.

 

Diingatkan olehnya jangan sampai dalam pelaksanaan barang khususnya kegiatan fisik, ada penyimpangan secara administrasi maupun fisik kegiatan karena tidak sesuai dengan rel, aturan maupun juklak/ juknis kegiatan.

 

Sekali menyimpang, berarti ada tindakan melawan hukum. Kalau itu pelanggaran administrasi bisa dikoordinasikan dengan APIP, sedangkan untuk kegiatan yang menyebabkan kerugian negara tentunya bisa dijerat dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Harapan kami, jangan sampai kejadian di daerah lain karena tidak paham proses dan tidak paham aturan terjadi di Kabupaten Trenggalek baik pada instansi pemerintahan maupun instansi vertikal lainnya.

 

Pentingnya upaya pencegahan ini Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, hadir langsung dalam kegiatan ini. Bahkan dirinya melibatkan beberapa pejabat senior maupun pejabat yang berkompeten untuk serius mengikuti sosialisasi ini.

 

Diharapkan Emil, dengan mengikuti sosialisasi ini, jajarannya kedepan dapat mengerti dan paham akan regulasi peraturan yang baru dan terhindar dari jeratan perkara hukum. “(Humas)

 

Bupati Trenggalek Hadirkan Pejabat Senior dan Kompeten dalam Sosialisasi Mencegah Kerugian Negara

Created on 30 October 2018

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, hadirkan beberapa pejabat senior dan pejabat yang berkompeten dalam sosialisasi mencegah terjadinya kerugian negara dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Trenggalek, Selasa (30/10/2018) di Gedung Bhawarasa Trenggalek.

 

Dihadirkannya beberapa pejabat senior dan berkompeten dalam kegiatan ini, karena Bupati Trenggalek menganggap kegiatan ini sangat penting.

Diharapkan jajarannya dapat paham dan mengerti hal-hal yang dapat menyebabkan kerugian negara dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

 

"Kenapa buat saya penting sekali, karena hal ini bukan main-main. Sebagai pimpinan saya sangat prihatin klau tim saya ada yang terjerat masalah," terang Emil Dardak.

 

Bupati Trenggalek ini sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh Kejaksaan Negeri Trenggalek dalam upaya pencegahan tindak pidana kurupsi yang mengakibatkan kerugian negara.

"Kejaksaan sudah membuka diri, tentunya kita perlu menyambut baik langkah ini," terang bapak dua anak ini.

 

Kita telah banyak membebani Kejaksaan, dengan banyaknya permohonan pendampingan melalui TP4D, baik dalam pelaksanaan pekerjaan fisik, pembebasan tanah maupun beberapa kegiatan lainnya, untuk menjaga kualitas hasil dari pekerjaan kita.

 

Tentunya komitmen baik ini, perlu kita sambut dengan baik dengan melaksanakannya dengan sebaik-baiknya, tegas Bupati Trenggalek.

 

Kajari Trenggalek, Lulus Mustofa, SH., MH., menerangkan, "kita harus saling memberikan informasi keterkaitan rel, aturan atau prosedur yang harus kita pahami dan jalankan. Dalam hal ini mengenai peraturan pemerintah mengenai pengadaan barang dan jasa," terangnya.

 

Ditambahkan olehnya, yang mendasari diadakannya sosialisasi ini lebih dikarenakan terjadi perubahan peraturan pengadaan barang dan jasa hingga berkali-kali.

 

Mulai Perpres 84 tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah hingga Perpres nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah peraturan ini sudah berganti 14 kali.

 

Pergantian regulasi peraturan ini perlunya kita pahami dan laksanakan, karena bila tidak diindahkan dan dilaksanakan akan menjadi perbuatan yang melanggar hukum, terang Lulus kepada peserta sosialisasi.

 

Sekali menyimpang, berarti ada tindakan melawan hukum. Kalau itu pelanggaran administrasi bisa dikoordinasikan dengan APIP, sedangkan untuk kegiatan yang menyebabkan kerugian negara tentunya bisa dijerat dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Harapan kami, jangan sampai kejadian di daerah lain karena tidak paham proses dan tidak paham aturan terjadi di Kabupaten Trenggalek baik pada instansi pemerintahan maupun instansi vertikal, tukasnya. (Humas)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mulai Perpres 84 tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah hingga Perpres nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah peraturan ini sudah berganti 14 kali.

Pergantian regulasi peraturan ini perlunya kita pahami dan laksanakan, karena bila tidak diindahkan dan dilaksanakan akan menjadi perbuatan yang melanggar hukum, terang Lulus kepada peserta sosialisasi.

 

Sekali menyimpang, berarti ada tindakan melawan hukum. Kalau itu pelanggaran administrasi bisa dikoordinasikan dengan APIP, sedangkan untuk kegiatan yang menyebabkan kerugian negara tentunya bisa dijerat dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Harapan kami, jangan sampai kejadian di daerah lain karena tidak paham proses dan tidak paham aturan terjadi di Kabupaten Trenggalek baik pada instansi pemerintahan maupun instansi vertikal, tukasnya. (Humas)

 

Hadiri Santri of The Year 2018, Emil Dardak Serukan Aktualisasi Resolusi Jihad di Era Sekarang

Created on 29 October 2018

Santri of The Year 2018 digelar di Sport Center UIN Sunan Ampel Surabaya, Senin (29/10/2018). Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, yang hadir dalam acara tersebut merasa bangga menjadi bagian dari ajang inspiratif bagi para santri.

 

"Saat ini lagi fresh Hari Santri lanjut dengan Sumpah Pemuda 28 Oktober dan sebentar lagi Hari Pahlawan 10 November yang benar-benar menggambarkan semangat nasionalisme," tutur Bupati Emil Dardak.

 

Pada puncak penganugerahan Hari Santri Nasional tersebut, Emil Dardak menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda merupakan momentum bersejarah dimana para pemuda berjanji berbahasa, berbangsa dan bertanah air satu Indonesia. Sedangkan Hari Pahlawan merupakan wujud aksi mempertahankan kemerdekaan yang didalamnya terdapat para santri dan ulama.

 

"Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan berada di Jombang dengan konteks pembahasan aktualisasi resolusi jihad di era saat ini. Kalau dulu perjuangannya mempertahankan kemerdekaan, karena ternyata menjadi bangsa yang merdeka adalah sesuatu yang dicita-citakan oleh kaum santri dan para kyai. Namun apa konteks aktualisasi resolusi jihad era saat ini?" tutur Emil.

 

"Kalau dulu negara barat ingin berdagang dengan China, namun China menganggap tidak butuh apa-apa dengan negara barat. Akhirnya negara barat menggunakan berbagai macam cara untuk bisa berdagang dengan China.  Akhirnya muncul satu kelemahan yaitu dengan opium, sehingga negara barat mengekploitasi dengan sangat luar biasa opium ini sehingga China sempat merasakan tekanan dari mereka," terangnya.

Dirinya menjelaskan, bahwa dari kejadian tersebut dapat dianalogikan, pada saat ini suatu bangsa tidak perlu menggunakan senjata, melainkan dengan menggunakan opium atau sejenisnya seperti narkoba untuk bisa menghancurkan bangsa lainnya.

 

Banyak hal yang dipaparkan oleh Bupati Trenggalek tersebut, terkait aktualisasi resolusi jihad di era sekarang termasuk diantaranya perlunya mengapresiasi inovasi dari generasi bangsa. Selain itu   bagaimana mengisi dan menjaga martabat bangsa kita di era sekarang dengan tetap perpegang teguh pada Pancasila.

 

Santri of the Year sendiri merupakan penganugerahan bagi tokoh yang telah memberikan sumbangsih prestasi mereka dalam bentuk gagasan inovatif dan sekaligus kerja dan karya juga prestasi bagi pembangunan bangsa dan negara.

 

Termasuk bagi mereka yang membangkitkan motivasi dan dapat memberikan teladan bagi generasi muda serta masyarakat untuk lebih giat membangun bangsa dan negara. Penganugrahan ini diberikan kepada tokoh-tokoh santri dan pesantren yang terpilih berdasarkan vote terbanyak melalui polling yang diakses di web resmi INC. (Humas)

 

Page 1 of 38

BERITA LAINNYA

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
Prev Next
Gus Ipin Ajak Pelawak Topan Promosikan Obyek Wisata Coban Wono Asri

16 MEI

Gus Ipin Ajak Pelawak Topan Promosikan Obyek Wisata Coban Wono Asri

Dari swadaya masyarakat, menjadi sebuah obyek wisata yang layak dinikmati. Air terjun atau Coban Wono Asri terletak di Desa Bangun Kecamatan Munjungan. Dinamakan Wono Asri...

Gus Ipin Ajak Topan Pelawak Merasakan Nginap di Rumah Warga

15 MEI

Gus Ipin Ajak Topan Pelawak Merasakan Nginap di Rumah Warga

Menginap di rumah warga menjadi salah satu agenda rutin yang dilakukan oleh Plt. Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin. Selain bertujuan merasakan langsung kehidupan warga kurang...

Safari Ramadhan di Kecamatan Munjungan, Gus Ipin Sempatkan Menginap di Rumah Warga

15 MEI

Safari Ramadhan di Kecamatan Munjungan, Gus Ipin Sempatkan Menginap di Rumah Warga

Usai dari Desa Sobo, Safari Ramadhan Plt. Bupati Trenggalek kemudian menuju Masjid Al Affan di Desa Ngulung Wetan Kecamatan Munjungan. Di lokasi ini, Plt. Bupati...

Dari lokasi  Shalat Tarawih di Munjungan, Plt. Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin beranjak menuju Dusun Kempong Desa Ngulung Wetan, Kecamatan Munjungan.

15 MEI

Dari lokasi Shalat Tarawih di Munjungan, Plt. Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin beranjak menuju Dusun Kempong Desa Ngulung Wetan,…

Bapak tiga anak ini mengagendakan menginap di rumah Slamet (40) warga RT. 1 RW. 1 Dusun Kempong Desa Ngulung Wetan. Bapak tiga anak ingin merasakan...

Pemkab Trenggalek Alokasikan 36,7 M untuk Kecamatan Munjungan

15 MEI

Pemkab Trenggalek Alokasikan 36,7 M untuk Kecamatan Munjungan

Mewakili masyarakat Munjungan, Rudianto Camat Munjungan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Pasalnya keperpihakan anggaran APBD untuk daerahnya cukup besar capai angka Rp. 36,737 miliar.   Pernyataan...

Ada-ada Saja Ulah Gus Ipin, Dari Kerjai Warga Hingga Data Masyarakat Miskin Yang Belum Tersentuh Program

14 MEI

Ada-ada Saja Ulah Gus Ipin, Dari Kerjai Warga Hingga Data Masyarakat Miskin Yang Belum Tersentuh Program

Kalau tidak usil bukan Moch. Nur Arifin, Plt. Bupati Trenggalek ini kerjai warga saat melakukan kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Huda Dusun Kranding, Desa...

Gus Ipin : Tidak Perlu Buat Proposal Menang Adipura, Desa Bisa Berbuat Banyak untuk Daerahnya

14 MEI

Gus Ipin : Tidak Perlu Buat Proposal Menang Adipura, Desa Bisa Berbuat Banyak untuk Daerahnya

Alih-alih memberikan motivasi kepada masyarakat Desa Karanganom, Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek, Plt. Bupati Trenggalek sosialisasikan Lomba Adipura Desa, Selasa (14/5/2019).   "Dengan menang Adipura, desa punya kecukupan...

Lapor Rakyat, Plt Bupati Trenggalek Sampaikan Alokasi APBD tahun 2019 di Kecamatan Durenan

14 MEI

Lapor Rakyat, Plt Bupati Trenggalek Sampaikan Alokasi APBD tahun 2019 di Kecamatan Durenan

Dalam kegiatan safari ramadhan, Plt Bupati Trenggalek kembali lapor rakyat. Sebagai abdi masyarakat dirinya menganggap punya kewajiban untuk melaporkan hasil kerja dan apa yang akan...

Safari Ramadhan Di Karanganom, Plt. Bupati Trenggalek Terima Keluhan Warga

14 MEI

Safari Ramadhan Di Karanganom, Plt. Bupati Trenggalek Terima Keluhan Warga

Hari kedua pelaksanaan safari ramadhan Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyasar Desa Karanganom Kecamatan Durenan. Hadir dalam kegiatan ini, Plt Bupati Trenggalek, H. Moch. Nur Arifin mendapatkan...

Pemkab Trenggalek Mulai Buka Pendaftaran Lelang 7 Posisi Pejabat Tinggi Pratama

14 MEI

Pemkab Trenggalek Mulai Buka Pendaftaran Lelang 7 Posisi Pejabat Tinggi Pratama

Panitia penyelanggara (Pansel) lelang jabatan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Trenggalek, mulai membuka pendaftaran sejak (14/5/2019) hingga (28/5/2019).   Ada 7 posisi Pejabat Tinggi Pratama yang akan dilelang....

Mulai dari Buka Bareng Ibu-ibu, Tarawih Bareng Warga, Himbau Kerukunan Pasca Pemilu, Lapor Rakyat hingga Adipura Desa

13 MEI

Mulai dari Buka Bareng Ibu-ibu, Tarawih Bareng Warga, Himbau Kerukunan Pasca Pemilu, Lapor Rakyat hingga Adipura Desa

Kegiatan safari ramadhan di hari pertama, Senin (13/5/2019) Plt Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin bersama Kapolres Trenggalek AKBP Didit B. W. S., Forkopimda dan segenap...

Gus Ipin Gunakan Safari Ramadhan untuk Lapor Rakyat Penggunaan APBD

13 MEI

Gus Ipin Gunakan Safari Ramadhan untuk Lapor Rakyat Penggunaan APBD

Plt. Bupati Trenggalek, Moch. Nur. Arifin manfaatkan kegiatan safari ramadhan untuk lapor rakyat, Senin (13/5/2019) di Masjid Miftahul Huda Desa Prambon Kecamatan Tugu Trenggalek.   "Sebagai abdi...

Safari Ramadhan, Gus Ipin Ajak Kembali Masyarakat Untuk Membangun Bangsa

13 MEI

Safari Ramadhan, Gus Ipin Ajak Kembali Masyarakat Untuk Membangun Bangsa

"Pesta telah usai, saatnya kita kembali kepada rutinitas kita lagi," ungkap Plt. Bupati Trenggalek, H. Moch. Nur Arifin saat melakukan kegiatan safari ramadhan di Masjid...

Safari Ramadhan di Desa Prambon, Plt Bupati Trenggalek Serahkan Bantuan untuk Masyarakat

13 MEI

Safari Ramadhan di Desa Prambon, Plt Bupati Trenggalek Serahkan Bantuan untuk Masyarakat

Plt. Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin, bersama dengan Forkopimda, beberapa pejabat dilingkup pemkab Trenggalek, dan beberapa Tokoh Agama lakukan safari ramadhan, Senin (13/5/2019).   Pertama Desa...

Plt Bupati Trenggalek Dampingi Dirjen Tata Ruang Tinjau Bendungan Bagong

13 MEI

Plt Bupati Trenggalek Dampingi Dirjen Tata Ruang Tinjau Bendungan Bagong

Dirjen Tata Ruang Kementrian Agraria dan Tata Ruang, Abdul Kamarzuki beserta jajaran lakukan kunjungan lapangan di lokasi rencana pembangunan Dam Bagong di Kecamatan Bendungan, Senin...

Gus Ipin: Jangan Khawatir, Desa Tertinggal Juga Bisa Raih Adipura Desa

13 MEI

Gus Ipin: Jangan Khawatir, Desa Tertinggal Juga Bisa Raih Adipura Desa

Banyak anggapan bahwa program Adipura Desa akan lebih menguntungkan bagi Desa yang sudah maju saja. Anggapan tersebut ditampik oleh Plt. Bupati Trenggalek, H. Moch Nur...

Pemkab Trenggalek Segera Launching Lomba Adipura Desa

13 MEI

Pemkab Trenggalek Segera Launching Lomba Adipura Desa

Pemkab Trenggalek segera launching lomba kebersihan lingkungan Desa dengan hadiah yang cukup besar. Melalui program tersebut, Desa tidak perlu lagi mengajukan bantuan kepada Pemerintah Daerah....

Siapkan Hadiah Cukup Besar, Pemkab Trenggalek Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Adipura Desa

13 MEI

Siapkan Hadiah Cukup Besar, Pemkab Trenggalek Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Adipura Desa

Lingkungan bersih, sehat, aman dan nyaman merupakan dambaan seluruh masyarakat. Begitu juga dengan Plt. Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin (Gus Ipin). Berupaya mewujudkan hal...

Jelang Buka Puasa, Gus Ipin Susuri Kawasan Wisata Sambut Pemudik Saat Libur Lebaran

10 MEI

Jelang Buka Puasa, Gus Ipin Susuri Kawasan Wisata Sambut Pemudik Saat Libur Lebaran

Isu penumpukan sampah di lokasi wisata, penyikapan terhadap perilaku buang sampah sembarangan, keterbukaan harga makanan, hingga event kesenian di lokasi wisata menjadi konsen Gus Ipin...

Pemkab Trenggalek Segera Lelang Tujuh Posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

10 MEI

Pemkab Trenggalek Segera Lelang Tujuh Posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Surat Rekomendasi dari Kementrian Dalam Negeri terkait diperbolehkannya melakukan pengisian kekosongan pejabat, Pemkab Trenggalek segera lakukan lelang jabatan untuk tujuh posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.   Rencana...

Dharma Wanita Persatuan Galang Dana Sosial dengan Menggelar Bazar Murah

10 MEI

Dharma Wanita Persatuan Galang Dana Sosial dengan Menggelar Bazar Murah

Sekda Trenggalek, Ir. Joko Irianto, M.Si, apresiasi upaya pengurus Dharma Wanita  Kabupaten Trenggalek yang menggalang dana sosial dengan menggelar bazar murah di Aula Sekda Trenggalek,...

Gus Najib: Puasa Merupakan Ibadah yang Paling murah

10 MEI

Gus Najib: Puasa Merupakan Ibadah yang Paling murah

Diundang untuk mengisi tausyiah kepada para Aparatur Pemerintahan pada kegiatan santapan rohani di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Jum'at (10/5/2019), KH. Najibud Daroini (Gus Najib) mengatakan...

Santapan Rohani, Upaya Pemkab Trenggalek Tingkatkan Kualitas Sumberdaya Rohani Aparatur Pemerintahan

10 MEI

Santapan Rohani, Upaya Pemkab Trenggalek Tingkatkan Kualitas Sumberdaya Rohani Aparatur Pemerintahan

Selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek rutin menggelar kegiatan santapan rohani Jum'at pagi di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Jumat (10/5/2019), KH. Najibud Dharoini dari Gembleb...

Awas!!! Rekanan Bandel Terancam Blacklist

08 MEI

Awas!!! Rekanan Bandel Terancam Blacklist

Plt. Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin (Gus Ipin), lakukan evaluasi kegiatan fisik pendampingan Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) di tahun...

Plt Bupati Trenggalek Wacanakan Penggunaan Produk Lokal untuk Pengerjaan Marka Jalan

08 MEI

Plt Bupati Trenggalek Wacanakan Penggunaan Produk Lokal untuk Pengerjaan Marka Jalan

Produk lokal diyakini oleh Plt. Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin, lebih ramah lingkungan serta mampu mendorong pemberdayaan masyarakat. Hal itu disampaikan saat melaksanakan audiensi...

ASN Pemkab Trenggalek Ngaji Kitab Kuning Selama Bulan Ramadhan

07 MEI

ASN Pemkab Trenggalek Ngaji Kitab Kuning Selama Bulan Ramadhan

Dalam rangka mempertebal keimanan selama bulan Ramadhan, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek dihimbau untuk mengikuti pengajian kitab kuning bersama Agus Miftahuddin...

Masuki Bulan Ramadhan Pemkab Trenggalek Terapkan Perubahan Jam Kerja

06 MEI

Masuki Bulan Ramadhan Pemkab Trenggalek Terapkan Perubahan Jam Kerja

Melalui Surat Edaran Bupati Trenggalek nomor: 065/1062/406.002.3/2019 tentang penetapan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada bulan Ramadhan 1440 H, jam kerja ASN di lingkup...

Sekda Trenggalek Ikuti Deklarasi Damai Pasca Pemilu dan Tertib Keselamatan Berlalu Lintas

05 MEI

Sekda Trenggalek Ikuti Deklarasi Damai Pasca Pemilu dan Tertib Keselamatan Berlalu Lintas

Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Ir. Joko Irianto, M.Si., turut hadir dalam kegiatan deklarasi damai pasca pemilu 2019 yang digelar oleh Polres Trenggalek, Minggu (5/5/2019). Kegiatan...

Jaga Kondusifitas Usai Pemilu, Polres Trenggalek Gelar Deklarasi Damai

05 MEI

Jaga Kondusifitas Usai Pemilu, Polres Trenggalek Gelar Deklarasi Damai

Dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat pasca Pemilu 2019, Polres Trenggalek menggelar deklarasi damai dalam di Car Free Day (CFD) Alun-Alun, Minggu (5/5/2019).   "Kegiatan...

TAGANA Lakukan Simulasi Kesiapsiagaan di Trenggalek

04 MEI

TAGANA Lakukan Simulasi Kesiapsiagaan di Trenggalek

Kabupaten Trenggalek menjadi tuan rumah Apel Kesiapsiagaan Bencana di Jawa Timur, Sabtu (4/5/2019). Kurang lebih sebanyak 700 personel TAGANA se-Jawa Timur dihadirkan untuk mengikuti Apel...

Trenggalek Menjadi Tuan Rumah Apel Kesiapsiagaan TAGANA

04 MEI

Trenggalek Menjadi Tuan Rumah Apel Kesiapsiagaan TAGANA

Kurang lebih sekitar 700 personil TAGANA di Jawa Timur lakukan apel kesiapsiagaan bencana, Sabtu (4/5/2019). Kabupaten Trenggalek dipilih menjadi tuan rumah apel kesiapsiagaan bencana, setelah...

Bunda Paud Trenggalek : Pendidikan Anak Usia Dini Adalah Momen Yang Paling Berharga

03 MEI

Bunda Paud Trenggalek : Pendidikan Anak Usia Dini Adalah Momen Yang Paling Berharga

Peringatan Gebyar PAUD tahun 2019, di Kabupaten Trenggalek berlangsung cukup meriah, Jum'at (3/5/2019). Ribuan anak usia dini dari 635 Lembaga ikut meriahkan kegiatan yang terpusat...

Peringati Gebyar PAUD 2019, Sekda Trenggalek Sebut Anak Bagian Takterpisahkan Dari Keberlangsungan Hidup Manusia, Bangsa dan Negara

03 MEI

Peringati Gebyar PAUD 2019, Sekda Trenggalek Sebut Anak Bagian Takterpisahkan Dari Keberlangsungan Hidup Manusia, Bangsa dan Negara

Tidak seperti biasa Alun-alun Kabupaten Trenggalek yang biasanya lenggang kini padat dan dipenuhi anak-anak, Jum'at (3/5/2019). Keberadaan anak-anak di pusat kota Trenggalek tersebut dalam rangka...

Diangkat Dari Sebuah Tradisi, Pangiket Sinongkel Tampil Atraktif Dalam Festival Karya Tari Jatim Tahun 2019

02 MEI

Diangkat Dari Sebuah Tradisi, Pangiket Sinongkel Tampil Atraktif Dalam Festival Karya Tari Jatim Tahun 2019

Paduan gerak yang cukup atraktif, dilengkapi dengan kreasi tari yang menarik 'Pangiket Sinongkel' sangat menghibur pengunjung Festival Karya Tari Jawa Timur tahun 2019, Kamis (2/5/2019)...

Sekda Trenggalek Dibuat Puas Dengan Penampilan Pangiket Sinongkel Dalam Festival Karya Tari Jatim Tahun 2019

02 MEI

Sekda Trenggalek Dibuat Puas Dengan Penampilan Pangiket Sinongkel Dalam Festival Karya Tari Jatim Tahun 2019

Sekda Trenggalek, Ir. Joko Irianto, M.Si dibuat takjub dan bangga dengan penampilan Tari ‘Pangiket Sinongkel’ dalam Festival Karya Tari Jawa Timur tahun 2019, Kamis (2/5/2019)...

Ambil Bagian dalam Majapahit International Travel Fair 2019, Pemkab Trenggalek Kenalkan Potensi Desa Wisata Sawahan

02 MEI

Ambil Bagian dalam Majapahit International Travel Fair 2019, Pemkab Trenggalek Kenalkan Potensi Desa Wisata Sawahan

Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan turut berpartisipasi dalam ajang Majapahit International Travel Fair (MITF) 2019. Keikutsertaan Pemkab Trenggalek tentunya untuk mengenalkan potensi...

Diskominfo Trenggalek Sosialisasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

02 MEI

Diskominfo Trenggalek Sosialisasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Trenggalek sosialisasikan Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di gedung Bhawarasa, Kamis (2/5/2019).   Guna memaksimalkan...

Boot Camp Bloomberg Harvard City Leadership Initiative di Trenggalek Lahirkan Inovasi Daerah

02 MEI

Boot Camp Bloomberg Harvard City Leadership Initiative di Trenggalek Lahirkan Inovasi Daerah

Cara-cara lama mulai ditinggalkan, kini lahir cara-cara baru yang diyakini lebih efektif dalam kegiatan coaching Boot Camp Bloomberg Harvard City Leadership Initiative di Trenggalek. Meskipun...

Boot Camp #3, Gus Ipin : Kita Sudah Hampir ke Ujung

02 MEI

Boot Camp #3, Gus Ipin : Kita Sudah Hampir ke Ujung

Coaching pendampingan dari Bloomberg Harvard City Leadership Initiative untuk Kabupaten Trenggalek sudah menginjak yang ketiga kalinya. Kali ini Amanda Nooman datang kembali ke Trenggalek untuk...

Novita Hardini Ajak Anak-Anak Tak Lupakan Budaya Masakan Tempo Dulu

02 MEI

Novita Hardini Ajak Anak-Anak Tak Lupakan Budaya Masakan Tempo Dulu

Istri Plt. Bupati Trenggalek, Novita Hardini, hadir dalam acara Gebyar Kreasi Anak Negeri dan Gebyar Kreasi Tempe Kendil di Kecamatan Tugu yang digelar dalam rangka...