Emil Dardak Paparkan Pengembangan Potensi Hayati Daerah Melalui Penerapan IPTEK

Created on 16 March 2017

Dalam kesempatan koordinasi Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tahun 2017, Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, paparkan pengembangan potensi hayati daerah melalui penerapan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, Kamis (16/3). Paparan ini disampaikan Waketum APKASI kepada ratusan peserta rakor yang terdiri dari unsur Pimpinan dan pegawai LIPI Purwodadi.

 

Rapat koordinasi ini mengambil tema re-Design Program dan Kegiatan LIPI dalam Upaya Peningkatan Kinerja di Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati yang berlangsung di Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi-LIPI Raya Surabaya-Malang Purwodadi Pasuruhan.

 

Bupati Trenggalek, Emil Dardak dihadirkan LIPI sebagai narasumber utama dalam rakor ini bersama Direktur PT. Bunga Wangsa Sedjati, Jatim Park, Rio Imam Sendjojo, B.Com serta Direktur Teknik dan Pengembangan, PT. Petrokimia Gresik, Arif  Fauzan.

 

Dalam paparannya, Emil Dardak menyampaikan  kedatangannya dalam rokor ini diharapkan bisa menjadi awal yang baik, untuk menjalin hubungan kerjasama antara Trenggalek dengan LIPI, pasalnya bila merujuk topografi Trenggalek yang terdiri dari hamparan pegunungan lembah, pesisir laut dan daratan sehingga terdapat banyak komoditas yang bisa dikembangkan dan dikerjasamakan.

 

Dari topografi unik yang ada, beberapa varietas unggul pertanian dihasilkan, mulai dari tanaman pangan, buah-buahan maupun palawija. Saat ini Pemkab Trenggalek sedang mencoba mengembangkan pertanian saint teknopark untuk meningkatkan nilai jual petani.

 

Selain mengolah lahan basah yang ada, di Trenggalek juga tedapat petani "Goplo" yang memanfaatkan sela-sela lahan tanaman hutan sebagai lahan garapan dengan menanam beberapa tanaman sela seperti ketela, nilam dan beberapa tumbuhan lainnya sebagai sumber pendapatan masyarakat.

 

Saat ini Pemkab Trenggalek mencoba menjalin kerjasama dengan Rumah Atsiri Universitas Brawijaya untuk mengembangkan komoditas lokal di Trenggalek. Ternyata beberapa komoditas dasar yang ada di Trenggalek seperti minyak cengkeh, nilam maupun getah pinus yang diolah menjadi beberapa produk, masih dapat diolah lebih jauh lagi menjadi beberapa produk turunan. Sepertihalnya getah pinus yang tidak hanya bisa diolah menjadi gondorukem dan tarpentin saja, melainkan masih bisa diolah menjadi produk turunan lainnya sepertihalnya bahan baku cat, lem maupun bio solar.

 

Saat ini terdapat beberapa perubahan paradigma mengenai pertanian di masyarakat. Dicontohkan oleh Emil Dardak, "pernah saya mengajukan pertanyaan kepada beberapa pemuda, siapa yang bercita-cita bertani. Hampir dari semua yang hadir tidak mengacungkan tangan namun ketika saya tanyakan terkait dengan kecepatan jaringan internet mereka sangat berantusias," ucapnya.

 

"Dari hal ini, nampak jelas bahwasannya ada pergeseran paradikma masyarakat dengan perkembangan pesat tekhnologi saat ini. Sehingga di dunia pertanian perlu adanya inovasi perubahan yang lebih baik kedepannya".

 

"Saat ini petani bisa dengan mudah dan efisien menanam padi menggunakan alat yang namanya planter. Selain jaraknya yang lebih teratur dan cepat, tenaga menanam padi bisa dihemat cukup signifikan. Sistem tanam jajar legowo menunjukkan trafik kenaikan hasil produk padi dibeberapa tempat di Trenggalek," jelas Bapak dua ini.

 

Banyak hal yang dipaparkan oleh Bupati Trenggalek dalam kesempatan rakor ini. Mulai beberapa komoditas unggulan seperti halnya buah Durian yang cukup banyak di Trenggalek, Bahkan Menteri Pertanian sempat mencanangkan Durio forrestry Sawahan, hutan Durian terluas di Asia bahkan Dunia, ada 650 hektare lahan hutan durian di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo.

 

Dengan adanya kegiatan ini dihadapkan kedepan akan ada kerjasama yang bisa dikembangkan oleh LIPI bersama dengan Kabupaten Trenggalek. Pasalnya masih banyak yang bisa dikembangkan dan dimaksimalkan, sepertihalnya Kakau. "Ada lebih dari 500 hektare luasan kebun Kakau rakyat namun produksinya dirasa masih belum bisa maksimal," tandas Emil Dardak. (Humas Kabupaten Trenggalek)

 

Wakil Bupati Trenggalek Menjadi Salah Satu Narasumber dalam Indonesia Berdialog 2017

Created on 16 March 2017

Wakil Bupati Trenggalek, H. Moch. Nur Arifin menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Indonesia Berdialog 2017 yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Malang, Kamis (16/3). Wakil bupati termuda se-Indonesia tersebut menjadi narasumber bersama beberapa tokoh lainnya seperti Walikota Batu, Edi Rumpoko, serta Kepala Badan Perencanaan Kabupaten Malang, Tomie Herawanto.

 

Kegiatan Indonesia Berdialog 2017 mengambil tema "Menopang Strategi Pembangunan Ekonomi Indonesia Berkelanjutan". Pada kegiatan yang digelar di Ruang Dome Universitas Muhammadiyah Malang tersebut, Wakil Bupati Arifin memaparkan prinsip dasar perekonomian berkelanjutan, utamanya adalah persamaan presepsi dari semua pihak.

 

"Kenapa persamaan persepsi, karena dengan persamaan persepsi ini nantinya dapat membawa kita kearah yang lebih, saling mendukung maupun mendorong dan menguntungkan. Kita tidak boleh anti dengan yang namanya kemapanan, namun kemapanan ini juga harus bermanfaat untuk hajat hidup orang banyak, bukannya sebaliknya," ungkap wabup.

 

Menurut Wabup Arifin, semua hal yang bersinggungan dengan hajat hidup orang banyak nantinya akan diharuskan bernaung dalam koperasi. Hal itu termasuk dengan toko modern berjejaring, harus bernaung pada koperasi. Sehingga dalam radius satu kilometer warga di sekitar pasar modern harus masuk kedalam keanggotaan koperasi.

 

"Program ini diilhami dari sering ditolaknya ijin pendirian ijin pasar modern, dan sebaliknya keberadaan pasar modern ini dianggap sangat merugikan karena hasil yang didapatkan hanya menguntungkan pada sekelompok orang bukannya khalayak ramai. Sehingga dengan regulasi ini nantinya tidak ada yang dirugikan, melainkan malah saling menguntungkan antara pengusaha dengan masyarakat sekitar, dan regulasi ini berlangsung untuk jangka 5 tahun," paparnya.

 

Selain itu Pemkab Trenggalek juga menitik beratkan pada pendongkrakan ekonomi melalui sektor pariwisata. Hal tersebut terinspirasi dari beberapa daerah yang telah sukses lebih dulu dalam pengelolaan wisata. Pasalnya dengan pariwisata suatu daerah dapat dengan mudah mengekspor komoditasnya keluar tanpa bersusah payah mendistribusikan barang tersebut.

 

Dengan banyaknya wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang datang berkunjung, saat inilah ekspor ini berlangsung, karena pastinya mereka akan membeli komoditas khas, unik dan baik apa yang ada di tempat tersebut.

 

Dalam kesemptan tersebut, Wabup Arifin juga menyampaikan bahwa saat ini Trenggalek tengah konsentrasi dalam mensukseskan program GERTAK (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan). Program ini difungsikan untuk mengatasi permasalahan kemiskinan yang ada.

 

"Akan dengan mudah orang kaya bisa mendapatkan fasilitas kesehatan atau memilih rumah sakit mana dia mau berobat, sedangkan bagi orang miskin, boro-boro bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit, di Puskesmaspun mereka sangat kesulitan," ujar wabup.

 

"Dengan GERTAK inilah pemerintah Kabupaten Trenggalek ini mencoba mengatasi permasalahan ini, pasalnya Kedua Pemimpin Trenggalek baik Bupati maupun Wakil Bupati sebagai pemimpin Trenggalek melainkan pelayan masyarakat. Artinya esensi kepala daerah merupakan pelayan masyarakat yang dipilih oleh masyarakat, yang dalam tugasnya juga membelanjakan kebutuhan masyarakat," lanjutnya.

 

Demi melayani masyarakat, Wabup peraih Rekor MURI tersebut mengorbankan kantornya menjadi Posko GERTAK, karena dianggap kantor yang lama masih layak digunakan. Posko GERTAK inilah nantinya yang akan mengurai permasalahan kemiskinan yang ada sepertihalnya pemenuhan kesehatan tadi.

 

"Pertanyaannya bagaimana bisa Kabupaten Trenggalek bisa memenuhi hal tersebut, padahal tidak semua warga miskin ini tercatat dalam data pusat. Dijelaskan oleh Bapak dua anak ini "Trenggalek sedang menggalakkan program infaq sodakoh. Kami minta kepada semua pegawai dilingkup Pemkab Trenggalek untuk menginfaqkan gajinya sebesar 1 hingga 2 persen. Dalam satu tahun Trenggalek menggaji PNSnya sebesar Rp. 700 hingga 900 miliar, sehingga dengan menginfaqkan 1 hingga 2 % maka dapat terkumpul Rp. 7 hingga lebih dari 10 miliar yang bisa digunakan membayar iuran BPJS warga miskin yang tidak tercover program pemerintah ataupun kebutuhan bantuan masyarakat miskin lainnya," terang Wabup Arifin.

 

Untuk memberikan contoh kepada Aparatur Sipil Negara yang ada di Kabupaten Trenggalek, Bupati Trenggalek menyumbangkan sebagian gajinya dan bahkan Wakil Bupati Trenggalek telah menyumbang seluruh gaji dan tunjungannya untuk mensukseskan program ini.

 

Selain GERTAK, Moch. Arifin juga memaparkan Program Gemilang, Gerakan Industri Cemerlang, yang didalamnya bertujuan untuk menjaga kualitas produk UMKM agar bisa semakin eksis, berdaya saing dan menjaga kualitasnya.

 

"Dimana didalam program ini, nanti terdapat Lab. Kriya yang bertugas menjaga kualitas produk dan inovasi kemasannya, rumah produksi maupun communal branding," tutur wabup.

 

Wabup termuda ini juga memaparkan beberapa keindahan alam seperti wisata pantai, goa dan yang lainnya maupun destinasi wisata non mainstreem yang digerakkan dari gerakan komunitas masyarakat tanpa menggunakan dana dari APBD, seperti wisata Gunung Prongos, Negeri diatas awan, maupun destinasi wisata lainnya.

 

Menurut Wabup Arifin, Trenggalek berada di tengah-tengah antara koridor Jogja Malang, pasalnya Trenggalek dari Malang membutuhkan waktu tempuh 3 jam perjalanan darat bila JLS selesai dikerjakan. Begitu juga sebaliknya dengan Trenggalek-Jogja. Sehingga bila ingin bermain ke Jogja atau Malang bisa mengambil jalur ini untuk menikmati keindahan alam Trenggalek.

 

Banyak hal yang dipaparkan Wakil Bupati Trenggalek ini kepada ratusan mahasiswa dari berbagai daerah Indonesia di UMM ini. Dengan bahasa anak muda yang luwes dan mudah dipahami membuat jalannya diskusi tersebut berjalan sangat menarik. (Humas Kabupaten Trenggalek)

 

Bupati Emil Dardak Ajak Masyarakat Untuk Mencintai Produk Trenggalek, Sebagai Upaya Mendorong Eksistensi Usaha Mikro dan Terciptanya Lapangan Pekerjaan

Created on 15 March 2017

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Dardak ajak warga masyarakat untuk mencintai produk daerah sendiri dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Dengan pemakain produk asli Trenggalek secara bersama-sama paling tidak bisa menguatkan dan mengembangkan keberadaan Usaha Mikro di Trenggalek, sehingga usaha ini bisa lebih banyak menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Trenggalek.

Ajakan ini disampaikan Emil Dardak usai menyerahkan 6 piagam penghargaan bagi 6 usaha mikro terbaik di Trenggalek, di Aula Dinas Koperasi dan UMKM, Selasa (14/3). Banyak alasan kenapa bupati ini mengajak masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk lokal ini, salah satunya ternyata banyak hasil produksi pelaku UMKM Trenggalek yang ramai dipasarkan keluar namun kurang dikenal di daerah sendiri.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini Bupati Trenggalek Dr Emil Dardak menyatakan, "terus terang waktu itu ketika saya belum dilantik, saya didatangi pelaku UMKM, salah satunya Ibu Siti Marlena yang mendapatkan penghargaan UMKM terbaik di Trenggalek, yang telah memiliki kelompok usaha yang pemasarannya sudah sampai kemana-mana. Saya bilang miris dia sudah eksis kemana-mana, namun di daerah sendiri kok malah kurang terapresiasi," ucapnya.

"Namun setelah lama berjalan saya hubungkan kesana kemari, mungkin saya bilang yang didatangi itu merasa tidak yakin ini siapa. Saya lihat bagaimana kalau pemerintah bisa memberikan dukungan legitimasi dari keberadaan usaha-usaha mikro yang berprestasi," imbuhnya.

"Tentunya saya sebagai Bupati tidak lantas saya bisa menunjuk ayo ambil disini atau dari situ. Itu bisa melanggar aturan. Maka kita melihat, oke mari kita gali siapa yang berprestasi sebenarnya. Makanya tadi digali oleh Dinas Koperasi."

"Perdagangan dan UMKM, ini merupakan momen yang baik untuk mengapresiasi para pelaku UMKM kita bisa eksis dan menjadi unggulan yang baik bagi masyarakat dilapangaan. Karena dapat menciptakan lapangan kerja di Trenggalek. Artinya kita tidak tergantung pada kekuatan ekonomi dari dalam saja melainkan juga melayani yang ada diluar. Dalam kutip ekspor apa yang bisa kita produksi di sini."

"Saya benar-benar berharap siapapun yang telah melihat penyerahan piagam ini, baik itu masyarakat ataupun siapapun yang ada di Trenggalek baik lembaga-lembaga dalam koridor kelembagaannya bisa lebih memberdayakan produk-produk dari usaha-usaha di Trenggalek untuk memenuhi kebutuhannya. Mari kita dorong pejuang-pejuang UMKM ini, ajak Bupati.” (Humas)

 

Bupati Trenggalek Hadiri Sosialisasi Produk Unggulan Bank Jatim dan Tax Amnesty

Created on 15 March 2017

Semangat untuk ikut menggeliakkan pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Trenggalek Bank Jatim Sosialisasikan beberapa produk unggulannya kepada pengusaha, dan pelaku UMKM di Trenggalek dari segi pinjaman permodalan, Selasa (14/3). Selain sosialisasi mengenai produk unggulan Bank kebanggaan Jawa Timur ini, juga dilakukan sosialisasi mengenai Tax Amnesti ketaatan membayar pajak oleh KPP Pratama Tulungagung. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Aula Dinas Koperasi dan UMKM ini dihadiri langsung oleh Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc.

Diharapkan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Trenggalek Ir. Siswanto, dengan adanya sosialisasi ini Pengusaha dan UMKM nantinya tidak lagi kesulitan dalam segi pemodalan untuk mengembangkan usahanya. Sehingga pelaku UMKM ini dapat semakin eksis dan lancar dalam mengelola usahanya.

Beberapa upaya dilakukan pemerintah untuk menggeliakkan pelaku UKMKM ini, sepertihalnya mendorong tumbuhnya industri tekstil di Trenggalek yang kualitasnya tidak kalah dengan kota tetangga. "Kenapa kalau di daerah sendiri ada kita ngambil dari luar," ungkap Kadis Koperasi dan UMKM Trenggalek.

Rencananya untuk menggeliakkan industri tekstil ini pemerintah akan mendorong instansi maupun beberapa sekolah untuk tidak mengambil dari daerah lain melainkan banggalah pada produk daerah sendiri.

Dipaparkan oleh Yayuk Purwaningsih, Ahmad Fanani, Aji Prasetya, Sulistyono Ahmad Tim dari Bank Jatim mengenai optimalisasi Skim Kredit Bank Jatim guna mendukung pemberdayaan UMKM di Kabupaten Trenggalek. Serta tax amnesti kewajiban pembayaran pajak yang disampaikan oleh Teguh Pribadi Prasetyo, SH, MM, dari Kantor KPP Pratama Tulungagung.

Dalam kesempatan kegiatan ini Bupati Trenggalek Dr. Emil Dardak menyampaikan piagam penghargaan terhadap 6 pelaku UMKM unggulan Trenggalek binaan Dinas Koperasi dan UMKM yang telah sukses mengembangkan usahanya dan bahkan telah memasarkan hasil usahanya sampai keluar daerah.

Bupati Emil Dardak mengajak kepada warga masyarakat Trenggalek untuk mencintai produk asli Trenggalek, sehingga perekonomian masyarakat dapat menggelait serta bila berkembang dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Trenggalek kembali, tegasnya. (Humas)

 

Pemkab dan Kejari Trenggalek Sepakati Kerjasama Penyelesaian Permasalahan Hukum Perdata/Tata Usaha Negara

Created on 14 March 2017

Pemkab Trenggalek dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Trenggalek, sepakati kerjasama penyelesaian permasalahan hukum perdata/tata usaha negara, Selasa (14/3). Kerjasama ini ditandai dengan ditandatanganinya nota kesepahaman adendum perjanjian kerjasama antara Pemkab Trenggalek dengan Kejaksaan Negeri Trenggalek.

 

Selain penandatanganan nota kesepahaman ini juga dilakukan rapat koordinasi fasilitasi penyelesaian permasalahan hukum perdata/tata usaha negara di Kabupaten Trenggalek. Hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan cita-cita besar Presiden Joko Widodo yang menitikberatkan pembangunan dimulai dari pemerintahan paling bawah yaitu desa.

 

Desa sebagai unit pemerintahan terkecil, diberikan tanggung jawab besar untuk menjalankan pembangunan nasional. Dana yang cukup besar untuk pembangunan daerah dikucurkan ke desa, dengan harapan bila desanya baik pastinya kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pusat, pembangunannya akan ikut baik juga.

 

Namun tanggung jawab dalam mengelola dana yang cukup besar perlu dibarengi dengan niat yang baik dalam mewujudkan good goverment. Saat ini desa-desa telah membuat info grafik mengenai peruntukan dana desa dan sumber lain desa, sebagai sumber informasi dan transparansi terhadap masyarakat dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan.

 

Diharapkan oleh Bupati Trenggalek, Dr. Emil Dardak dengan adanya kepakatan ini kedepannya, penyelesaian permasalahan hukum perdata/tata usaha negara di Kabupaten Trenggalek dapat diselesaikan dengan baik.

 

Hal tersebut bukan berarti untuk menghentikan suatu perkara melainkan bila terjdi kesalahan administrasi mengenai pengelolaan keuangan negara tak lantas hal tersebut menjadi perkara hukum, melainkan adanya pembinaan hukum untuk membimbing kepada hal yang benar dan sesuai.

 

Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek, Umaryadi, SH, MH, menyambut baik kesepahaman tersebut. Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama Kejaksaan Negeri Trenggalek ini ditandai dengan penandatanganan kesepahaman penyelesaian hukum perdata/tata usaha negara oleh Bupati Trenggalek, Dr. Emil Dardak dengan Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek, Umaryadi, SH, MH.

 

 

Dipaparkan oleh Kajari Trenggalek, "pemahaman pengertian penegakan hukum, secara umum dapat dikatakan sebagai proses dilaksanakannya upaya memfungsikan norma hukum secara nyata sebagai pedoman perilaku dalam bermasyarakat dan bernegara."

 

"Norma hukum yang berlaku di lingkungan pemerintah Daerah adalah semua peraturan perundang-undangan maupun peraturan lain di bawahnya yang berlaku dan mengikat bagi semua subyek dan obyek yang terkena peraturan dalam proses penyelenggaraan pemerintahan di daerah," jelasnya.

 

Kaitan kerjasama ini merujuk kepada beberapa peraturan yang ada, salah satunya Inpres no. 1 tahun 2016 tentang percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional. Dalam Inpres ini, sesuai intruksi keenam (intruksi untuk Jaksa Agung) proses penegakan hukum mendahulukan proses administrasi pemerintahan dalam melakukan pemeriksaan dan penyelesaian atas laporan penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan proyek strategis nasional.

 

Selanjutnya beberapa tahapan akan dilalui seperti halnya meneruskan laporan kepada pimpinan serta pemeriksaan oleh APIP.

 

Dengan kesepakatan ini nantinya diharapkan kedepan tidak lagi terjadi ketakutan Kepala Desa dalam melaksanakan Dana Desa maupun ADD.

 

Bupati Trenggalek menambahkan, dengan adanya kesepahaman ini bukan berarti semua permasalahan dapat diselesaikan dengan pendampingan, melainkan harus dipilah-pilah mana yang bisa dan mana yang tidak.

 

Sedangkan M. Taufik, SH, MH, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Trenggalek menjelaskan, tidak semua permasalahan pemerintahan dapat diselesaikan pendampingan dari TP4D. Pendampingan ini hanya bisa diberikan kepada kegiatan fisik saja, sedangkan untuk kegiatan pemberdayaan tidak diperlukan pendampingan TP4D melainkan hanya tinggal meminta pendapat atau Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan.

 

Kasie Datun Kejaksaan Negeri Trenggalek, Slamet Hariadi, SH, menambahkan, "dalam peraturan yang berlaku pengeloalaan Dana sudah sangat jelas, sehingga bila sudah sesuai dengan peraturan yang ada jangan lagi ada ketakutan dan keragu-raguan dalam melaksanakannya."  (Humas Kabupaten Trenggalek)

 

Page 8 of 15

BERITA LAINNYA

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
Prev Next
Trenggalek Raih Penyaji Terbaik Festival Makanan Khas Jatim 2018

13 OKTOBER

Trenggalek Raih Penyaji Terbaik Festival Makanan Khas Jatim 2018

Kemahiran Chef Andri Setya Waspada owner CW CATERING dalam mengolah bahan makan berbuah manis. Duta Trenggalek ini berhasil menjadi penyaji terbaik Festival Makanan Khas Jatim...

Khofifah Indar Parawansa Hadiri Pelantikan ISNU Trenggalek

13 OKTOBER

Khofifah Indar Parawansa Hadiri Pelantikan ISNU Trenggalek

Ada yang spesial dalam pelantikan Pengurus Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama Kabupaten Trenggalek, Sabtu (13/10/2018). Menjadi special karena pelantikan salah satu Banom NU ini didatangi dan...

Emil Dardak: TAGANA Investasi Asuransi Pemerintah Pada Saat Darurat Bencana

13 OKTOBER

Emil Dardak: TAGANA Investasi Asuransi Pemerintah Pada Saat Darurat Bencana

Berbanggalah menjadi bagian dari TAGANA, sehingga kita berbuat untuk sesama disaat mereka membutuhkan. Kita dilahirkan untuk berbuat baik di dunia.   Begitulah yang disampaikan oleh Bupati Trenggalek,...

Beri Motivasi, Bupati Emil Dardak Dorong TAGANA Terlatih dan Profesional

13 OKTOBER

Beri Motivasi, Bupati Emil Dardak Dorong TAGANA Terlatih dan Profesional

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, beri motivasi kepada relawan Taruna Tanggap Bencana (TAGANA) dalam kegiatan pemantapan, Sabtu (13/10/2018). Dengan pemantapan, diharapkan TAGANA menjadi...

Ary Nurcahyaningsih, Kenalkan Batik Trenggalek hingga Perjuangkan ODHA di AYIMUN 2018, Bangkok Thailand

12 OKTOBER

Ary Nurcahyaningsih, Kenalkan Batik Trenggalek hingga Perjuangkan ODHA di AYIMUN 2018, Bangkok Thailand

Mungkin banyak orang belum mengenal sosok Ary Aryrcahyaningsih, gadis cantik, Asal Dongko, Trenggalek. Aktivis Volunter GenRe di forum duta GenRe Kabupaten Trenggalek ini menjadi delegasi...

Kabupaten Trenggalek Terima Penghargaan dari Gubernur di Hari Jadi Jawa Timur Ke-73

12 OKTOBER

Kabupaten Trenggalek Terima Penghargaan dari Gubernur di Hari Jadi Jawa Timur Ke-73

Pemerintah Provinsi Jawa Timur gelar upacara peringatan HUT ke-73, Jumat (12/10/2018). Upacara peringatan hari jadi yang digelar di halaman Gedung Negara Grahadi tersebut dipimpin langsung...

Wabup Arifin Berangkatkan Kirab Satu Negeri (KSN) Zona Rote

12 OKTOBER

Wabup Arifin Berangkatkan Kirab Satu Negeri (KSN) Zona Rote

Pataka Merah Putih Kirab Satu Negeri (KSN) zona Rote tiba di Trenggalek, Kamis (11/10/2018). Setelah menginap semalam di Bumi Menaksopal, Pataka Merah Putih KSN Zona...

Bupati Emil Minta Masyarakat Waspada Aksi Penipuan yang Mengatasnamakan Dirinya

12 OKTOBER

Bupati Emil Minta Masyarakat Waspada Aksi Penipuan yang Mengatasnamakan Dirinya

Emil Dardak mengambil langkah tegas melaporkan ke polisi akun facebook yang mencatut namanya untuk meminta sumbangan. Hal ini dilakukan Emil, sebagai wujud keseriusan dalam upaya...

Ini Alasan Pemkab Trenggalek Wacanakan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah

11 OKTOBER

Ini Alasan Pemkab Trenggalek Wacanakan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah

Pemerintah Kabupaten Trenggalek wacanakan akan melakukan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Sebelum melakukan revisi, Pemkab Trenggalek melalui BAPEDA LITBANG Trenggalek lakukan sosialisasi dan konsultasi...

Menjadi Kawasan Pengembangan Ekonomi, Pemkab Trenggalek Persiapkan Revisi RTRW

11 OKTOBER

Menjadi Kawasan Pengembangan Ekonomi, Pemkab Trenggalek Persiapkan Revisi RTRW

Terus berbenah, Pemerintah Kabupaten Trenggalek siapkan revisi RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah). Revisi rencana tata ruang wilayah ini dilakukan karena Kabupaten Trenggalek sangat berpotensi menjadi...

Bupati Emil Dardak Terima Kunjungan Sahabat Lamanya, Wakil Walikota Tual

11 OKTOBER

Bupati Emil Dardak Terima Kunjungan Sahabat Lamanya, Wakil Walikota Tual

Bupati Trenggalek, Dr. H Emil Elestianto Dardak, M.Sc, mendapatkan kunjungan dari Wakil Walikota Tual Provinsi Maluku, Abdul Hamid Rahayaan, Kamis (11/10/2018). Kunjungan Wawali Tual yang...

Buka Porkab IV, Bupati Emil Berharap Trenggalek Lahirkan Banyak Atlet Berprestasi

10 OKTOBER

Buka Porkab IV, Bupati Emil Berharap Trenggalek Lahirkan Banyak Atlet Berprestasi

Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Komite Olahraga  Nasional Indonesia (KONI) kembali menggelar PORKAB IV tahun 2018. Diikuti sekitar 1200 atlet, gelaran Pekan Olahraga Kabupaten Trenggalek yang...

Doa Bersama untuk Negeri Demi Menjaga Keutuhan NKRI

10 OKTOBER

Doa Bersama untuk Negeri Demi Menjaga Keutuhan NKRI

Keprihatinan bersama atas musibah yang dialami Bangsa, para ulama, TNI-POLRI, Aparatur Pemerintah, pelajar dan berbagai elemen masyarakat Trenggalek menggelar doa bersama untuk Negeri.   Dengan berdoa...

Jadi Spot Swafoto, Banyak Pengunjung Jatim Fair 2018 Penasaran dengan Goa Lawa

09 OKTOBER

Jadi Spot Swafoto, Banyak Pengunjung Jatim Fair 2018 Penasaran dengan Goa Lawa

Dikemas cantik, bak replika destinasi wisata "Goa Lawa", pengunjung Jatim Fair 2018 penasaran dengan destinasi wisata ini.   "Kapan-kapan mungkin kita bisa main kesana," ungkap Diah...

Goa Lawa Turut Ramaikan Jatim Fair 2018

09 OKTOBER

Goa Lawa Turut Ramaikan Jatim Fair 2018

Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ikut ambil bagian dalam dalam gelaran Jatim Fair 2018 di Grand City Mall Surabaya.   Dalam pameran yang digelar...

Angkat Potensi Wisata, Trenggalek Ikut Ambil Bagian dalam Jatim Fair 2018

09 OKTOBER

Angkat Potensi Wisata, Trenggalek Ikut Ambil Bagian dalam Jatim Fair 2018

Kesembilan kalinya Jatim Fair di gelar, sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Jadi ke-73 Provinsi Jawa Timur di tahun 2018.   Kabupaten Trenggalek, ikut ambil bagian dalam...

Pemkab Trenggalek Bekali Ketrampilan Kerajinan Tangan Bagi Penghuni Panti

08 OKTOBER

Pemkab Trenggalek Bekali Ketrampilan Kerajinan Tangan Bagi Penghuni Panti

Inginkan berikan kemandirian dan berdayakan penghuni panti asuhan dan panti jompo, Pemerintah Kabupaten Trenggalek berikan pelatihan ketrampilan kerajinan tangan kepada 32 penghuni panti asuhan/...

Emil Dardak: HUT ke-73, Jawa Timur Salah Satu Barometer Kemajuan Bangsa

08 OKTOBER

Emil Dardak: HUT ke-73, Jawa Timur Salah Satu Barometer Kemajuan Bangsa

HUT ke-73 Provinsi Jawa Timur jatuh pada tanggal 12 Oktober nanti, namun semaraknya sudah sangat terasa sejak saat ini. Beragam kegiatan dilaksanakan untuk memeriahkan peringatan...

Atasi Kekeringan, Bupati Trenggalek Siagakan Truk Tangki di Beberapa Lokasi

05 OKTOBER

Atasi Kekeringan, Bupati Trenggalek Siagakan Truk Tangki di Beberapa Lokasi

Tidak ingin dianggap Pemerintah tidak hadir ketika warganya sedang mengalami kesusahan akibat bencana kekeringan, Dr. H Emil Elestianto Dardak, M.Sc Bupati Trenggalek akan merubah pola...

Tangani Kekeringan, Emil Dardak Kaji Kembali Penggunaan Biaya Operasional Kepala Daerah

05 OKTOBER

Tangani Kekeringan, Emil Dardak Kaji Kembali Penggunaan Biaya Operasional Kepala Daerah

Meluasnya bencana kekeringan di Trenggalek, membuat Dr. H Emil Elestianto Dardak, M.Sc Bupati Trenggalek akan mengkaji kembali penggunaan biaya operasional kepala daerah, untuk menambah stock...

Anggarkan BTT untuk Perjuangkan Warga Terdampak Kekeringan di  Trenggalek

05 OKTOBER

Anggarkan BTT untuk Perjuangkan Warga Terdampak Kekeringan di Trenggalek

Bencana kekeringan di Trenggalek kian meluas. Sesuai data yang masuk ada sekitar 50 Desa dari 10 Kecamatan yang ada terdampak kekeringan di Trenggalek.   Dijelaskan Bupati Trenggalek,...

73 Tahun, Profesionalisme TNI Untuk Rakyat

05 OKTOBER

73 Tahun, Profesionalisme TNI Untuk Rakyat

Usia 73 tahun pada 5 Oktober tahun 2018 ini tentunya membuat Tentara Nasional Indonesia (TNI) semakin tambah dewasa. 73 tahun bukanlah waktu yang pendek, melainkan...

Jalin Kerjasama dengan Australia, Pemerintah Fokus Kembangkan Perekonomian Lokal

04 OKTOBER

Jalin Kerjasama dengan Australia, Pemerintah Fokus Kembangkan Perekonomian Lokal

Wakil Bupati Trenggalek, H. Mochammad Nur Arifin sangat mengapresiasi, Program kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Australia dalam hal pengembangan ekonomi lokal di Trenggalek. Program yang...

Jama'ah Haji Trenggalek Tasyakuran

04 OKTOBER

Jama'ah Haji Trenggalek Tasyakuran

Sepulang menjalankan rukun islam kelima, Jama'ah Haji Kabupaten Trenggalek tahun 2018 menggelar tasyakuran Haji, Kamis (4/10/2018). Tasyakuran Haji ini sebagai bentuk rasa syukur para jamaah...

"Ngopi Bareng" di Makodim 0806, Momentum Menjaga Sinergitas Stabilisasi Pemilu 2019

03 OKTOBER

"Ngopi Bareng" di Makodim 0806, Momentum Menjaga Sinergitas Stabilisasi Pemilu 2019

Masa kampanye Pemilu tahun 2019 telah bergulir pada 23 September 2018 kemarin. Tidak hanya memilih Presiden dan Wakil Presiden, Pemilu kali ini juga akan menentukan...

Undang Para Pendekar, Empat Pilar Koordinasikan Keamanan Pengesahan Warga PSHT Trenggalek Tahun 2018

03 OKTOBER

Undang Para Pendekar, Empat Pilar Koordinasikan Keamanan Pengesahan Warga PSHT Trenggalek Tahun 2018

Bertempat di Gedung Bhawarasa Pendopo Manggala Praja Trenggalek Rabu (3/10/2018), Empat Pilar (TNI, Polri, Pemerintah dan Kejaksaan) Kabupaten Trenggalek koordinasikan keamanan dan kenyamanan proses pengesahan...

Gempa dan Tsunami di Palu-Donggala, Emil Dardak saat ini Berkabung Bagi Seluruh Bangsa

01 OKTOBER

Gempa dan Tsunami di Palu-Donggala, Emil Dardak saat ini Berkabung Bagi Seluruh Bangsa

Bencana gempa dan tsunami terjadi di Palu dan Donggala pada Jumat (28/9/2018), dengan kekuatan gempa 7,4 magnitudo. Tak lama berselang, setelah gempa mengguncang terjadi tsunami...

1 Oktober, Pemkab Trenggalek Peringati Hari Kesaktian Pancasila

01 OKTOBER

1 Oktober, Pemkab Trenggalek Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Tanggal 1 Oktober, Bangsa Indonesia memperingati hari bersejarah Kesaktian Pancasila, begitu juga dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.   Peringatan Kesakitan Pancasila sendiri berkaitan erat dengan peristiwa peristiwa G30S/PKI...

Founder Markplus, Untuk berkembang Galery Gemilang Harus Banyak Dikunjungi Bisnisman

30 SEPTEMBER

Founder Markplus, Untuk berkembang Galery Gemilang Harus Banyak Dikunjungi Bisnisman

Keberadaan Galery Gemilang di Trenggalek, dianggap ekonom kawakan tanah air, Hermawan Kartajaya sebagai pendongkrak pelaku UKM. Hal ini lebih dikarenakan para pengunjung maupun pengusaha yang...

Hermawan Kartajaya : Ternyata Tempe Enak Yang Saya Makan Itu dari Trenggalek

30 SEPTEMBER

Hermawan Kartajaya : Ternyata Tempe Enak Yang Saya Makan Itu dari Trenggalek

Berkunjung ke Galery Gemilang Kabupaten Trenggalek, Prof. Hermawan Kartajaya, Founder dan CEO Markplus, Inc., berkesempatan mencicipi beberapa produk UKM Trenggalek, dengan ditemani Wakil Bupati Trenggalek,...

Founder Markplus Inc. Terkesan Ide Cemerlang Galery Gemilang Trenggalek

30 SEPTEMBER

Founder Markplus Inc. Terkesan Ide Cemerlang Galery Gemilang Trenggalek

Berkunjung ke Trenggalek, Prof. Hermawan Kartajaya, Founder and CEO Markplus, Inc. berkesempatan mampir di Galery Gemilang Trenggalek, Minggu (30/9/2018). Rencananya ekonom kawakan tanah air ini...

Asisten I, Lepas Peserta Raimuna Trenggalek Dalam Raimuna Daerah XIII Kwarda Jatim

29 SEPTEMBER

Asisten I, Lepas Peserta Raimuna Trenggalek Dalam Raimuna Daerah XIII Kwarda Jatim

Mewakili Wabup Trenggalek, H. Moch. Nur Arifin yang juga Kakwarcab Trenggalek, Asisten I Sekda Trenggalek, Sugeng Widodo, SH, lepas peserta Raimuna Trenggalek dalam Raimuna Daerah...

Buah Kerja Keras Raih WTP, Kabupaten Trenggalek Dapatkan Penghargaan Dari Menteri Keuangan

28 SEPTEMBER

Buah Kerja Keras Raih WTP, Kabupaten Trenggalek Dapatkan Penghargaan Dari Menteri Keuangan

Berhasil menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2017 dengan capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali dapatkan Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI,...

Kabupaten Trenggalek Kembali Raih WTP di Bawah Kepemimpinan Emil-Arifin

28 SEPTEMBER

Kabupaten Trenggalek Kembali Raih WTP di Bawah Kepemimpinan Emil-Arifin

Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali mendapatkan WTP dari BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2017.    Opini Wajar Tanpa pengecualian ini merupakan buah kerja keras...

Emil Dardak : Kesuksesan JAPRI  Menjadi Aset Untuk Bisa Menularkan Virus Positif Kepada Yang Lain

27 SEPTEMBER

Emil Dardak : Kesuksesan JAPRI Menjadi Aset Untuk Bisa Menularkan Virus Positif Kepada Yang Lain

Melihat progres keberhasilan yang sangat luar biasa pada program JAdi pengusaha mandiRI (JAPRI) di Trenggalek, yang diselenggarakan oleh Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) bersama...

Emil Dardak : Linmas Bisa Menjadi Agent Of Change Kesiapsiagaan Tanggap Bencana

27 SEPTEMBER

Emil Dardak : Linmas Bisa Menjadi Agent Of Change Kesiapsiagaan Tanggap Bencana

Memiliki bentuk topografi, dua pertiganya merupakan wilayah pegunungan dengan batuan vulkanik muda yang mudah patah membuat Kabupaten Trenggalek menjadi daerah rawan bencana, utamanya bencana tanah...

Temui Massa Demonstran, Kehadiran Emil Dardak Diwarnai Tangis Haru GTT dan PTT

27 SEPTEMBER

Temui Massa Demonstran, Kehadiran Emil Dardak Diwarnai Tangis Haru GTT dan PTT

Forum GTT dan PTT SD di Kabupaten Trenggalek menggelar aksi turun jalan menolak proses recruitmen CPNS di tahun 2018. Berkumpul di depan Masjid Agung Baiturrahman,...

Carikan Solusi, Emil Dardak, Datangi Massa Unjuk Rasa GTT & PTT

27 SEPTEMBER

Carikan Solusi, Emil Dardak, Datangi Massa Unjuk Rasa GTT & PTT

Pelaksanaan tes CPNS yang akan diselenggarakan serentak di seluruh penjuru tanah air dalam waktu dekat ini, mendapatkan reaksi dari Forum Guru Tidak Tetap dan Pegawai...

Bupati Emil Dardak Bersama Asosiasinya Akan Perjuangkan ke Pemerintah Pusat Status Kepegawaian Yang Terbaik Untuk Tenaga Honorer

27 SEPTEMBER

Bupati Emil Dardak Bersama Asosiasinya Akan Perjuangkan ke Pemerintah Pusat Status Kepegawaian Yang Terbaik Untuk Tenaga Honorer

Temui massa dan perwakilan ujuk rasa Forum GTT dan PTT SD di Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, Bupati Trenggalek diskusikan bersama 8 aspirasi tuntutan...

Ranperda PAPBD Trenggalek Tahun 2018 Disahkan Menjadi Perda

26 SEPTEMBER

Ranperda PAPBD Trenggalek Tahun 2018 Disahkan Menjadi Perda

Setelah melalui pembahasan yang cukup panjang, Ranperda PAPBD tahun anggaran 2018 Kabupaten Trenggalek disahkan menjadi Peraturan daerah melalui sidang Paripurna DPRD, Rabu (26/9/2018).   DPRD Trenggalek setujui...