Wabup Arifin Tulis Buku Bung Karno "Menerjemahkan" Al Qur'an

Created on 01 June 2017

Dalam moment Kebangkitan Nasional dan hari lahirnya Pancasila, Wakil Bupati Trenggalek, H. Moch. Nur Arifin menerbitkan sebuah buku dengan judul "Bung Karno 'Menerjemahkan' Al Qur'an". Buku yang memupuk kembali pentingnya nilai-nilai Kebangsaan, Nasionalisme dengan ke Islaman dalam berbangsa dan bernegara dengan keteladanan dan perilaku Proklamator Bangsa Ir. Soekarno, ini terbit pada moment yang tepat.

Buku ini terbit tepat saat hari-hari dimana bangsa ini memperingati hari Kebangkitan Bangsa dan lahirnya Pancasila serta di Bulan Suci Ramadhan, ketika umat Muslim berlomba-lomba meningkatkan ketakwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Saat ini salah satu tantangan serius Bangsa yang sedang dihadapi adalah soal ideologi kebangsaan dan keislaman Indonesia yang dinilainya terjadi upaya pembenturan dan dikesankan sebagai dua hal berbeda. Dikotomi ini, bukan hanya tidak tepat, tapi bertentangan dengan filosofi lahirnya bangsa Indonesia yang lahir dari sintesa antara kebangsaan dan keislaman.

Perlu diingat Indonesia lahir dari perjuangan para nasionalis dan tokoh Islam. Keduanya bahu-membahu membawa Indonesia lepas dari jerat penjajahan.

Dikonfirmasi mengenai buku yang ditulisnya Wakil Bupati termuda ini menyampaikan, "sebenarnya buku ini idenya sudah sejak dua tahun yang lalu, sebelum saya terjun ke kancah politik. Tetapi saya melihat setiap kita sowan atau melihat berita atau apa itu selalu ada dikotomi antara orang yang mengaku nasionalis dan kelompok yang mengaku religius, bahkan seringnya dibentur-benturkan, " ungkapnya.

"Saya akhirnya belajar apa iya sih nasionalis, kita pancasilais itu tidak religius dan yang religius dan mengamalkan agama betul apakah itu tidak nasionalis. Ternyata setelah kita buka sejarah otobiografinya Bung Karno, pidato-pidatonya, kemudian bagaimana Bung Karno menyikapi suatu permasalahan agama, tulis-tulisannya Noto Sutardjo dan segala macam, kemudian saya juga buka-buka Al Qur'an dan tanya kebeberapa Kyai, ternyata saya dapat kesimpulan bahwa kalau orang itu nasionalis maka haruslah dia itu religius," jelasnya.

"Karena nasionalis itu dimensinya adalah bagaimana kita menjaga keberagaman, bagaimana kita menjaga kerukunan, bagamana kita bisa di pilar kebangsaan ini kita saling membantu, saling peduli, bagaimana kita mengabdi kepada tanah air. Mengabdi membantu itu kalau tidak orang religius tidak mungkin. Ngapain saya bantu kalau sudah enak begini, inikan konteksnya spiritualitas atau konteksnya religi. Sebalinya juga begitu, orang ngomong religius tetapi tidak nasionalis juga konyol. Kamu mau beribadah sekusyuk apapun kalau kamu tidak nasionalis atau tidak menjaga kerukunan atau memupuk konflik atau segala macam, beribadahpun akan menjadi bingung. Sholat ada prasangka jangan-jangan ini nanti ada yang ngebom. Religius kita malah jadi konyol," jelasnya.

Penyandang rekor Muri sebagai Wabup Termuda ini menambahkan, "akhirnya saya menyimpulkan kalau religius harusnya nasionalis juga dalam konteks kebangsaan ini. Sebagai penguat itu maka framing-framing kehidupan Soekarno, pemikiran-pemikiran Sukarno baik yang praktis maupun fisi jangka panjangnya saya lekatkan dengan kesamaan sejarah turunnya ayat dan kesamaan, mungkin kondisi, subtansial perjuangan juga yang dilakukan oleh Nabi, makanya saya memberi judul Bungkarno dalam tanda kutip menerjemahkan Al Qur'an."

"Bukan berarti ini kitabnya Bung Karno sebagai Mufasir, nggak. Menerjemahkan itu toh kita sebagai umat beragama diberi kitab suci untuk diterjemahkan. Artinya diterjemahkan itu diamalkan. Dalam setiap pidatonya Bung Karno, dalam garis hidupnya Bung Karno saya melihat banyak sekali kecocokan."

"Saya kasih contoh Trisakti itu juga mewakili ajaran Al Qur'an salah satunya di dalam Surat Al Balak. Kemudian saya mengatakan kalau Nabi Muhammad itu, perintah pertama Iqro', Bung Karnopun juga mengalami fase itu, kemudian ada masa-masa perjuangan yang  mana harus mrlakukan pergerakan, Bung Karnopun juga mengamalkan ayat Yaa Ayuhal Mudasir, Kum Faa Anfir, ya begitu-begitu yang saya tulis."

"Belum lagi secara konkrid Bung Karno dalam sidang PBB itu membacakan Al Hujurad 13, bahwa kita ini diciptakan bersuku-suku, berbangsa-bangsa untuk saling mengenal. Itu disampaiakan oleh Bung Karno dalam sidang PBB. Akhirnya saya menyimpulkan tidak ada alasan bahwa kamu hanya memilih nasionalis tetapi tidak religius, pastinya akan rusak, tidak religius. Tetapi kalau kamu mengaku nasionalis harus juga religius dan kalau kamu mengaku religius harus juga nasionalis."

"Sehingga dari hal tersebut saya mengambil judul Bung Karno "Menerjemahkan" Al Qur'an. Kenapa Bung Karno menerjemahkan Al Qur'an karena begini, semu sejarah NKRI tidak lepas dari oeran beliau, meskipun tanpa kita menisbikan peran-peran ulama dan oeran tokoh-tokoh lain. Contoh Pancasila, kemudian Proklamasi, kalau Sukarnonya dinistakan maka ini pintu untuk menistakan Indonesia. Tapi kita tidak boleh taklit, semua apa yang dilakukan Bung Karno ini 100% benar, mungkin ada juga yang salah, namun tidak harus kita salahkan, namun kita ambil hikmah dan pelajaran."

"Sebagai anak generasi bangsa selanjutnya kita ambil pelajaran dari hal ini. Apa kesalahan-kesalahan dan kekurangan beliau ketika itu, maka itu yang kita ambil pelajarannya."

"Intinya sebenarnya bukan memetologikan Soekarno, namun jangan sampai Soekarno ini sebagai pintu menistakan Indonesia, Menistakan NKRI, menistakan Pancasila, hanya itu saja. Dan Pak Mahfud MD pun, ketika kita mintai endorsment juga menegaskan bahwa, masih banyak yang salah paham, dikatakan Soekarno ini sekuler yang tidak peduli agama, padahal beliau banyak diilhami oleh pesan-pesan keagamaan. Bahkan distatementnya, beliau mengatakan jadilah manusia Indonesia, orang Indonesia, rakyat Indonesia yang berjuang untuk Indonesia dan menjadi perkakasnya Tuhan," tandasnya.

Wakil Bupati Trenggalek ini menyampaikan perlu waktu dua tahun untuk, mencari referensi dan sowan ke pondok-pondok maupun Kyai-Kyai untuk bisa menyelesaikan buku ini. Dirinya juga tidak menampik ada pro kontra terbitnya buku ini.

Saat ini buku hasil karya Wakil Bupati Trenggalek ini telah diterbitkan oleh Mizan dan telah beredar di sekitar Jabodetabek dan rencananya pekan depan sudah bisa tersebar diseluruh pelosok Negeri ini. (Humas)

BERITA LAINNYA

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
Prev Next
Wabup Trenggalek  Ikut Ambil Bagian dalam Kolaborasi Tunas Integritas Nasional ke-II oleh KPK

13 SEPTEMBER

Wabup Trenggalek Ikut Ambil Bagian dalam Kolaborasi Tunas Integritas Nasional ke-II oleh KPK

Kali kedua KPK kembali menggelar kegiatan Kolaborasi Tunas Integritas Nasional. Kegiatan yang diselenggarakan setahun dua kali ini digelar di Kota Jayapura Papua, Selasa (12/9) hingga...

15 Peserta Visitasi  Kepemimpinan Nasional (VKN) Kunjungi Trenggalek

11 SEPTEMBER

15 Peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Kunjungi Trenggalek

Sebanyak 15 peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat II angkatan I tahun 2017 bersama satu pendamping dan tiga panitia melakukan...

Bupati Emil Dardak : Pengembangan Selingkar Wilis Akan Berikan Dampak Konkrit Pengembangan Wilayah

11 SEPTEMBER

Bupati Emil Dardak : Pengembangan Selingkar Wilis Akan Berikan Dampak Konkrit Pengembangan Wilayah

Dalam rapat bersama enam Daerah Tunggal Rogo Mandiri (Tulungagung, Nganjuk, Trenggalek, Ponorogo, Madiun dan Kediri) bersama Kementrian PUPR, Komisi V DPR RI, Bapenas dan beberapa...

Proyeksikan Selingkar Wilis, 6 Kepala Daerah Terus Tingkatkan Koordinasi

11 SEPTEMBER

Proyeksikan Selingkar Wilis, 6 Kepala Daerah Terus Tingkatkan Koordinasi

Enam Kepala Daerah Tunggal Rogo Mandiri (Tulungagung, Nganjuk, Trenggalek, Ponorogo, Madiun dan Kediri) terus rapatkan barisan proyeksikan Selingkar Wilis sebagai proyek Pengembangan Wisata Nasional. Senin...

622 Jamaah Haji Trenggalek Pulang, Pemkab Lakukan Penyambutan

11 SEPTEMBER

622 Jamaah Haji Trenggalek Pulang, Pemkab Lakukan Penyambutan

622 Jama'ah Haji asal Trenggalek tiba kembali di Bumi Menaksopal, Minggu (10/9). Kedatangan Jama'ah Haji asal Trenggalek ini diterima langsung oleh Sekda Trenggalek, Drs. Ali...

Arumi Berikan Suport Pemain Persiga

11 SEPTEMBER

Arumi Berikan Suport Pemain Persiga

Istri Bupati Trenggalek, Arumi Bachcin hadir di Stadion Menaksopal untuk dukung tim kebanggaan lawan Blitar United dalam putaran lanjutan Liga III Zona Jatim. Mantan artis...

Perminan Panas, Pertandingan Persiga Lawan Blitar United Diwarnai Kartu Kuning

11 SEPTEMBER

Perminan Panas, Pertandingan Persiga Lawan Blitar United Diwarnai Kartu Kuning

Minggu (10/9), Tim Gajah Putih jamu Tim Kebanggan Kota Patria, Blitar United dalam putaran lanjutan Liga III Zona Jatim. Pertandingan ini berlangsung panas dan dihujani...

6 Kepala Daerah Tergetkan 3 tahun Selingkar Wilis Terkoneksi

11 SEPTEMBER

6 Kepala Daerah Tergetkan 3 tahun Selingkar Wilis Terkoneksi

Enam Kepala Daerah Tunggal Rogo Mandiri (Tulungagung, Nganjuk, Trenggalek, Ponorogo, Madiun dan Kediri) lakukan rapat koordinasi proyeksi pembangunan Selingkar Wilis sebagai Proyeksi Pengembangan Potensi Wisata...

63 KK Warga Mlinjon Kekeringan, Bupati Emil Dardak Suplai Pasokan Air

09 SEPTEMBER

63 KK Warga Mlinjon Kekeringan, Bupati Emil Dardak Suplai Pasokan Air

63 Kepala Keluarga di RT 43 RW 7 Desa Mlinjon Kecamatan Suruh mengalami kekeringan, pasalnya beberapa sumur warga sudah tidak mengalirkan air. Kekeringan ini sudah...

3 Kali Sehari Pemerintah Suplai Pasokan Air Bersih Gratis ke Dusun Selorejo

09 SEPTEMBER

3 Kali Sehari Pemerintah Suplai Pasokan Air Bersih Gratis ke Dusun Selorejo

Sejak tiga bulan yang lalu 63 KK warga Dusun Selorejo RT. 43 RW. 7 Desa Mlinjon Kecamatan Suruh alami kekeringan. Sumur-sumur warga sudah tidak mengeluarkan...

Trenggalek Kembali Percantik Wajah Kota dan RTH

08 SEPTEMBER

Trenggalek Kembali Percantik Wajah Kota dan RTH

Pemerintah Kabupaten Trengalek terus berbenah. Rencananya Wajah kota dan beberapa Ruang Terbuka Hijau (RTH) akan lebih dipercantik. Beberapa ornamen dan aksesoris dipersiapkan untuk upaya percantikan...

Turun Langsung Layani Distribusi Air ke Desa Kekeringan, Bupati Emil Temukan Wadah Air Berkarat

08 SEPTEMBER

Turun Langsung Layani Distribusi Air ke Desa Kekeringan, Bupati Emil Temukan Wadah Air Berkarat

Ingin tahu kondisi Desa kekeringan Bupati Trenggalek, Emil Dardak terjun langsung distribusikan air bersih ke Dusun Selorejo Mlinjon Kecamatan Suruh, Jum'at (8/9). Tidak canggung Emil...

Wanita Sangat Berperan Dalam Melindungi Atau Bahkan Mendorong Terjadinya Korupsi

07 SEPTEMBER

Wanita Sangat Berperan Dalam Melindungi Atau Bahkan Mendorong Terjadinya Korupsi

Sosok wanita atau Ibu dalam sebuah keluarga sudah sepatutnya bisa menjadi perisai anggota keluarganya berprilaku negatif seperti halnya menghindarkan dari sang suami melakukan korupsi. Namun...

Selamatkan Kars Demi Kelestarian Lingkungan Hidup

07 SEPTEMBER

Selamatkan Kars Demi Kelestarian Lingkungan Hidup

Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur memiliki kawasan Kars yang cukup luas, yang berfungsi sebagai kantong-kantong penampungan air untuk menjaga kelestarian ekosistem lingkungan hidup. Keberadaan Kars sangat...

KPK Inginkan Generasi Integritas Tidak Hanya Sebatas Jargon, Perlu Lahir Peraturan Daerah

05 SEPTEMBER

KPK Inginkan Generasi Integritas Tidak Hanya Sebatas Jargon, Perlu Lahir Peraturan Daerah

Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) getol dorong upaya pencegahan KKN di Trenggalek. Salah satu upaya pencegahan ini dengan membentuk generasi integritas di Daerah. KPK...

KPK Terus Dorong Upaya Pencegahan Korupsi di Trenggalek

05 SEPTEMBER

KPK Terus Dorong Upaya Pencegahan Korupsi di Trenggalek

Banyaknya penindakan tindak pidana korupsi, tidak membuat kasus korupsi di Negeri ini menurun. Operasi tangkap tangan yang sering dilakukan KPK ternyata tidak memberikan efek jera...

Bupati Trenggalek Apresiasi Lahirnya Perda Tentang Bahaya Narkoba dan Perda Tentang Penyakit Menular

04 SEPTEMBER

Bupati Trenggalek Apresiasi Lahirnya Perda Tentang Bahaya Narkoba dan Perda Tentang Penyakit Menular

Senin (4/9) DPRD menyutujui dan mengesahkan lahirnya Peraturan Daerah mengenai Bahaya Narkoba serta Perda tentang penyakit menular. Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, sangat...

Emil Dardak : Ada Alasan Fundamental Yang Mendasari Perubahan APBD

04 SEPTEMBER

Emil Dardak : Ada Alasan Fundamental Yang Mendasari Perubahan APBD

Senin (4/9) bersama wakilnya H. Moch. Nur Arifin, Forkopimda, Sekretaris Daerah dan Seluruh OPD, Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak mendengarkan beberapa pandangan umum fraksi...

Bupati Emil Dardak Dengarkan Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Ranperda PAPBD Yang Diajukan

04 SEPTEMBER

Bupati Emil Dardak Dengarkan Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Ranperda PAPBD Yang Diajukan

Setelah menyampaikan nota penjelasan Ranperda PAPBD dalam sidang paripurna sebelumnya, Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, dan Wakil Bupati Trenggalek H. Moch. Nur Arifin...

Ratusan Warga Rebutkan Tumpeng Agung Hari Jadi Trenggalek Ke 823

31 AGUSTUS

Ratusan Warga Rebutkan Tumpeng Agung Hari Jadi Trenggalek Ke 823

Ratusan warga Trenggalek padati halaman pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (31/8). Kedatangan warga di Pendopo ini untuk memperebutkan tumpeng sesaji yang dikemas dalam bentuk Tumpeng...

Peringatan Hari Jadi Trenggalek Berlangsung Cukup Sakral

31 AGUSTUS

Peringatan Hari Jadi Trenggalek Berlangsung Cukup Sakral

Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek berlangsung cukup meriah. Meskipun meriah kesakralan peringatan Hari Jadi ini tidak pernah ditinggalkan sedikitpun dari tahun ketahun. Prosesi hari jadi...

Hari Jadi 823 Trenggalek, Emil Dardak dan Arumi Bachcin Naiki Kereta Kyai Garuda Kencana

31 AGUSTUS

Hari Jadi 823 Trenggalek, Emil Dardak dan Arumi Bachcin Naiki Kereta Kyai Garuda Kencana

Peringatan HUT Kabupaten Trenggalek ke 823 berlangsung cukup meriah. Lebih-lebih dengan kehadiran Kereta Kencana Kyai Garuda Kencana yang ditunggangi keluarga Bupati Trenggalek dalam kirab pusaka,...

Ziarah Makam Leluhur Jelang Hari Jadi Trenggalek

28 AGUSTUS

Ziarah Makam Leluhur Jelang Hari Jadi Trenggalek

Menjelang Hari Jadi Trenggalek ke 823, Forkopimda beserta Seluruh Pejabat dilingkup Pemkab Trenggalek menggelar ziarah makam leluhur, Senin (28/8). Ziarah makam leluhur ini merupakan agenda...

Telusur Sejarah Makam Mbah Kawak

28 AGUSTUS

Telusur Sejarah Makam Mbah Kawak

Mbah Kawak atau Eyang Kawak diyakini masyarakat Trenggalek sebagai tokoh yang membuka kawasan Trenggalek yang dulunya masih dikenal dengan Trenggalih atau terange ing galih (terangnya...

Jaga Kualitas Infrastruktur, Pemkab Perketat Pengawasan

27 AGUSTUS

Jaga Kualitas Infrastruktur, Pemkab Perketat Pengawasan

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc., dengan tegas menginstruksikan kepada jajarannya untuk ketat dalam mengawasi kontraktor maupun pengawas nakal. Hal tersebut menindaklanjuti laporan warga...

Festival Jaranan Ditonton Ribuan Massa, Bupati Emil: Padahal Bukan Dangdut Atau Band, Hebat!!

26 AGUSTUS

Festival Jaranan Ditonton Ribuan Massa, Bupati Emil: Padahal Bukan Dangdut Atau Band, Hebat!!

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc., secara resmi membuka Festival Jaranan Trenggalek 2017, Sabtu (26/8/2017). Festival ini adalah yang ke-22, artinya sudah 22 tahun...

DPRD Setujui Ranperda Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Menjadi Perda

25 AGUSTUS

DPRD Setujui Ranperda Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Menjadi Perda

DPRD Kabupaten Trenggalek, setujui Ranperda Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Menjadi Peraturan Daerah, Kamis (24/8). Ranperda terkait hak keuangan pimpinan dan...

Kejaksaan Lakukan Upaya Pencegahan Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa

25 AGUSTUS

Kejaksaan Lakukan Upaya Pencegahan Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa

Melalui sosialisasi Dana Desa dan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), Kejaksaan Negeri Trenggalek mencoba melakukan upaya pencegahan penyimpangan pengelolaan Dana Desa...

Atlet Asal Trenggalek Mampu Berprestasi Di SEA Games Malaysia

23 AGUSTUS

Atlet Asal Trenggalek Mampu Berprestasi Di SEA Games Malaysia

Dua atlet asal Trenggalek berhasil sumbangkan pundi-pundi medali untuk Indonesia. Dwi Samsul Maarif pria asal Kecamatan Watulimo dan Gustin Dwi Jayanti perempuan asal Wonoanti Gandusari...

Kedekatan Seorang Pemimpin Dengan Masyarakatnya Tanpa Sekat Pemisah

22 AGUSTUS

Kedekatan Seorang Pemimpin Dengan Masyarakatnya Tanpa Sekat Pemisah

Usai Buka pameran UMKM Kecamatan Bendungan Senin (21/8), Wakil Bupati Trenggalek H. Moch. Nur Arifin tinjau langsung seluruh stand pameran yang ada. Nampak terlihat keakraban...

Remaja Masjid Diberikan Pelatihan Diharapkan Bisa Peka Terhadap Permasalahan Sosial di Lingkungannya

22 AGUSTUS

Remaja Masjid Diberikan Pelatihan Diharapkan Bisa Peka Terhadap Permasalahan Sosial di Lingkungannya

Lebih dari 50 Remaja Masjid (Remas) dan Mushola di Kabupaten Trenggalek dibekali pelatihan pengembangan dan pemberdayaan, Selasa (22/8). Dengan pelatihan ini diharapkan bisa lebih peka...

Wabup Arifin Ajak 27 KK Warga Kampung Baru Segera Tempati Rusunawa

21 AGUSTUS

Wabup Arifin Ajak 27 KK Warga Kampung Baru Segera Tempati Rusunawa

Wakil Bupati Trenggalek H. Moch. Nur Arifin kembali sosialisasikan Rusunawa Prigi. Sebanyak 27 kepala keluarga (KK) warga Kampung Baru dihadirkan di Masjid Baiturrahman, Senin (21/8/2017)....

Ngalab Berkah Larung Kepala Kerbau

19 AGUSTUS

Ngalab Berkah Larung Kepala Kerbau

Larung Ndas (kepala) Kebo (Kerbau), tradisi yang tidak bisa ditinggalkan dalam kegiatan Bersih Desa Dam Bagong. Tujuan utama diadakannya tradisi ini sebenarnya perwujudan rasa syukur...

Emil Dardak : Bersih Dam Bagong Tradisi Yang Kaya Akan Sejarah

18 AGUSTUS

Emil Dardak : Bersih Dam Bagong Tradisi Yang Kaya Akan Sejarah

Jum'at Kliwon Bulan Selo penanggalan jawa, warga Desa Ngantru bersama para petani yang teraliri air sungai Dam Bagong menggelar tradisi bersih Dam Bagong. Acara ini...

Emil Dardak Resmikan Prasasti Watu Kilang Kucur

18 AGUSTUS

Emil Dardak Resmikan Prasasti Watu Kilang Kucur

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, resmikan Prasasti Watu Kilang Kucur, Jum'at (18/8). Prasasti ini dibuat untuk menandai pembangunan destinasi wisata baru yang dipelopori...

Sungkem Kepada Veteran, Hormati dan Teladani Para Pejuang

17 AGUSTUS

Sungkem Kepada Veteran, Hormati dan Teladani Para Pejuang

Usai pelaksanaan upacara peringatan detik-detik Proklamasi pada HUT RI ke-72 di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (17/8/2017), Wakil Bupati Trenggalek, H. Moch. Nur Arifin...

Arti Kemerdekaan Bagi Mochamad Nur Arifin

17 AGUSTUS

Arti Kemerdekaan Bagi Mochamad Nur Arifin

Kemerdekaan merupakan cita-cita semua bangsa, tak terkecuali Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus 2017 hari ini, berarti sudah 72 tahun Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.   Menurut kamus besar bahasa...

Arti Kemerdekaan Bagi Emil Dardak

17 AGUSTUS

Arti Kemerdekaan Bagi Emil Dardak

Hari ini, 17 Agustus 2017 seluruh elemen bangsa, memperingati 72 tahun Indonesia Medeka. Hari dimana 72 tahun yang lalu bangsa Indonesia menancapkan tonggak sejarah perjuangan...

Tabur Bunga, Kenang Jasa Pahlawan

17 AGUSTUS

Tabur Bunga, Kenang Jasa Pahlawan

Tabur Bunga di pusara para pahlawan mengawali puncak peringatan HUT RI ke-72 tahun 2017 di Kabupaten Trenggalek, Kamis (17/8/2017). Ziarah Nasional di Taman Makan Pahlawan...

Bertatap Muka Dengan Penyandang Disabilitas, Arifin Yakinkan Pembangunan Trenggalek Inklusif

11 AGUSTUS

Bertatap Muka Dengan Penyandang Disabilitas, Arifin Yakinkan Pembangunan Trenggalek Inklusif

Wakil Bupati Trenggalek, H. Moch. Nur Arifin jalin silaturahmi dengan para penyandang disabilitas, Kamis (10/8). Di Kediaman Asisten II Daerah, Arifin sapaan akrab Wakil Bupati...